Berita Jepang | Japanesestation.com

Banyaknya anime, drama, atau film Jepang bertema sekolah membuat penonton penasaran tentang kehidupan sekolah di sana yang sebenarnya. Bahkan, tak jarang ada penonton yang tertarik untuk bersekolah di Jepang. Karena ini, kehidupan sekolah di Jepang selalu menarik untuk dibahas. Kali ini, JS akan berbagi informasi mengenai kegiatan dan acara tahunan yang pada umumnya diadakan di sekolah negeri yang ada di Jepang.

Berbeda dengan sekolah di Indonesia, tahun ajaran baru sekolah di Jepang dimulai pada awal bulan April dan berakhir di akhir bulan Maret tahun berikutnya. Pada umumnya, satu tahun dibagi menjadi 3 semester. Tetapi, ada juga beberapa sekolah yang hanya dua semester. Berikut ini adalah berbagai kegiatan dan acara sekolah negeri di Jepang yang menerapkan sistem pembagian tiga semester beserta dengan waktu pelaksanaannya.

Semester pertama dimulai dari bulan April hingga Juli. Akhir bulan Juli hingga akhir Agustus merupakan masa libur musim panas. Libur musim panas berlangsung kurang lebih selama 30-40 hari (tergantung pada wilayah sekolah itu terletak). Selama musim panas berlangsung, para siswa sekolah di Jepang diharuskan untuk mengerjakan tugas atau pekerjaan rumah.

Semester kedua dimulai pada bulan September dan berakhir pada bulan Desember. Menjelang akhir tahun, Jepang memasuki musim dingin. Sehingga, kegiatan belajar dan mengajar di Jepang dijeda kurang lebih selama dua minggu, yakni mulai akhir Desember hingga awal Januari.

Setelah masa libur musim dingin berakhir, semester ketiga pun dimulai. Semester ketiga selesai pada akhir Maret. Pada bulan Maret biasanya musim semi telah tiba dan bunga sakura mulai bermekaran. Tak lama kemudian akan berlangsung libur musim semi dari akhir Maret hingga awal April (sekitar dua minggu). Setelah itu, tahun ajaran baru di sekolah Jepang dimulai.

Sepanjang tahun, sekolah-sekolah di Jepang mengadakan berbagai jenis kegiatan dan acara. Tidak semua sekolah di Jepang mengadakan kegiatan dan acara yang akan disebutkan di bawah ini. Semua tergantung pada kebijakan sekolah masing-masing. Tanggal pelaksanaan kegiatan atau acara juga berbeda-beda tergantung kalender akademik yang berlaku di sekolah tersebut.

Berikut ini adalah kegiatan atau acara yang pada umumnya diadakan di sekolah negeri Jepang.

Semester Pertama (April-Juli)

Upacara Pembukaan Semester. Setiap semester baru akan dimulai, selalu diadakan upacara pembukaan terlebih dahulu. Upacara pembukaan semester dalam bahasa Jepang disebut 始業式 (shigyou shiki).

Upacara Penerimaan Siswa Baru. Dalam bahasa Jepang disebut 入学式 (nyuugaku shiki). Upacara ini diadakan untuk menyambut siswa baru. Para siswa baru biasanya tidak datang sendiri ke sekolah, tetapi mereka ditemani oleh orangtua atau wali mereka. Orangtua atau wali siswa turut mengikuti upacara.

Wisata Sekolah. Dalam bahasa Jepang disebut 修学旅行 (shuugaku ryokou). Di Indonesia, acara atau kegiatan ini lebih dikenal dengan sebutan “Study Tour”. Pada umumnya, siswa yang berada di kelas teratas (kelas 6 SD dan kelas 3 SMP) akan pergi ke suatu tempat untuk berlibur sambil belajar bersama teman-teman sekolah selama beberapa hari.

Belajar di Luar Ruangan. Siswa sekolah Jepang tidak hanya belajar di dalam ruang kelas. Sesekali mereka akan keluar kelas untuk melakukan suatu kegiatan belajar di ruang terbuka sepanjang hari. Kegiatan ini disebut dengan 校外学習 (kougai gakushuu).

Observasi Kelas. Dalam bahasa Jepang disebut 授業参観 (jugyou sankan). Orangtua atau wali siswa akan datang ke sekolah untuk melihat bagaimana situasi dan kondisi anak mereka saat sedang belajar di dalam kelas. 

Upacara Penutupan Semester. Diadakan pada saat setiap semester akan berakhir. Dalam bahasa Jepang, upacara ini disebut 終業式 (shuugyou shiki).