<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#">
    <channel>
        <title>Japanese Station</title>
        <atom:link href="https://japanesestation.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
        <link>https://japanesestation.com</link>
        <description>Temukan informasi tentang berita wisata Jepang , cara ke Jepang, Tempat wisata di Tokyo, Hotel di Jepang dan informasi semua tentang liburan ke Jepang terlengkap disini.</description>
        <language>en-us</language>
        <copyright>Copyright 2026, Japanese Station</copyright>
        <lastBuildDate>Tue, 21 Jul 2026 01:06:17 +0700</lastBuildDate>
        <image>
            <title>Japanese Station</title>
            <link>https://japanesestation.com</link>
            <url>https://media.japanesestation.com/site_settings/site_image_89906.jpg</url>
            <width>100</width>
            <height>100</height>
            <description>Berita Jepang Terkini Indonesia</description>
        </image>
                                                    <item>
                    <title><![CDATA[Jepang Beri Lampu Hijau untuk "Melarang" Penginapan Pribadi di Pemukiman]]></title>
                    <link>https://japanesestation.com/japan-travel/accomodation/jepang-beri-lampu-hijau-untuk-melarang-penginapan-pribadi-di-pemukiman</link>
                    <pubDate>Mon, 20 Jul 2026 10:00:00 +0700</pubDate>
                    <dc:creator><![CDATA[Japanese Station]]></dc:creator>
                    <category><![CDATA[Japan Travel]]></category>
                    <category><![CDATA[Accomodation]]></category>
                                    <category><![CDATA[minpaku]]></category>
                                        <category><![CDATA[penginapan jepang]]></category>
                                        <guid isPermaLink="true">https://japanesestation.com/japan-travel/accomodation/jepang-beri-lampu-hijau-untuk-melarang-penginapan-pribadi-di-pemukiman</guid>
                    <description>
                        <![CDATA[
                            <img title="Poster penginapan " alt="Poster menentang penginapan pribadi &quot;minpaku&quot; " align="left" src="https://media.japanesestation.com/images/750x422/2026/07/20/67652-poster-penginapan.jpg"/><br>
                             Jepang kini mengizinkan pemerintah daerah melarang penginapan pribadi atau minpaku demi melindungi kenyamanan warga.
                        ]]>
                    </description>
                    <content:encoded>
                        <![CDATA[
                            <p>Pemerintah Jepang mengeluarkan pemberitahuan kepada pemerintah daerah bahwa mereka dapat secara efektif melarang pengoperasian penginapan pribadi atau <em>minpaku</em>. Langkah ini diambil untuk melindungi kawasan permukiman dari berbagai gangguan seperti kebisingan, sampah, dan masalah lain yang ditimbulkan oleh turis.</p>
<p>Pemberitahuan tersebut, yang diterbitkan pada hari Rabu (15 Juli) oleh Japan Tourism Agency bersama dua lembaga pemerintah lainnya, menyusul meningkatnya jumlah penginapan minpaku yang dinilai berdampak pada kualitas lingkungan tempat tinggal warga.</p>
<p>Berdasarkan hukum di Jepang, pemilik rumah dapat menyewakan rumah kosong atau sebagian ruang di rumah mereka kepada turis hingga 180 hari dalam setahun. Namun, belakangan sejumlah pemerintah daerah mulai mempertimbangkan untuk menetapkan batas hari operasional menjadi nol hari melalui peraturan daerah, yang berarti melarang operasional <em>minpaku</em>. Disebutkan juga bahwa pelarangan atau pembatasan operasional minpaku dinilai tepat apabila keberadaannya mengganggu lingkungan permukiman atau kawasan fasilitas pendidikan.</p>
<p>Kebijakan ini menandai perubahan sikap pemerintah Jepang. Sebelumnya, pemerintah berpendapat bahwa pembatasan semacam itu tidak sejalan dengan upaya mendorong perkembangan bisnis <em>minpaku</em>.</p>
<p>Untuk fasilitas minpaku yang sudah beroperasi, pemerintah menyatakan bahwa apabila tidak ada langkah lain yang dapat mengatasi masalah yang timbul, pelarangan atau pembatasan jumlah hari operasional dapat diberlakukan setelah masa tenggang tertentu.</p>
<p>Selain itu, agar pelaku usaha lebih proaktif dalam mencegah perilaku yang mengganggu warga sekitar, pemerintah juga menyebut bahwa pemerintah daerah dapat mewajibkan pemasangan alat pengukur kebisingan serta kamera di pintu masuk dan keluar properti untuk mengumpulkan data. Tentunya, sesuai dengan kondisi di masing-masing daerah.</p>
                        ]]>
                    </content:encoded>
                                        <media:content url="https://media.japanesestation.com/images/750x422/2026/07/20/67652-poster-penginapan.jpg" type="image/jpeg" medium="image"></media:content>
                </item>
                                            <item>
                    <title><![CDATA[Menelusuri Museum Sastra Endō Shūsaku, Jejak Novel Silence di Nagasaki]]></title>
                    <link>https://japanesestation.com/japan-travel/travel-destination/menelusuri-museum-sastra-endo-shusaku-jejak-novel-silence-di-nagasaki</link>
                    <pubDate>Fri, 10 Jul 2026 12:00:00 +0700</pubDate>
                    <dc:creator><![CDATA[Chiastari]]></dc:creator>
                    <category><![CDATA[Japan Travel]]></category>
                    <category><![CDATA[Travel Destination]]></category>
                                    <guid isPermaLink="true">https://japanesestation.com/japan-travel/travel-destination/menelusuri-museum-sastra-endo-shusaku-jejak-novel-silence-di-nagasaki</guid>
                    <description>
                        <![CDATA[
                            <img title="Menelusuri Museum Sastra Endō Shūsaku, Jejak Novel Silence di Nagasaki" alt="Menelusuri Museum Sastra Endō Shūsaku, Jejak Novel Silence di Nagasaki" align="left" src="https://media.japanesestation.com/images/750x422/2026/07/06/47376-menelusuri-museum-sastra-endo-shusaku-jejak-novel-silence-di-nagasaki.jpg"/><br>
                            Museum tepi laut di Nagasaki yang mengabadikan kisah Silence. 
                        ]]>
                    </description>
                    <content:encoded>
                        <![CDATA[
                            <p>Jika berkunjung ke Nagasaki, sempatkan mampir ke Museum Sastra Endō Shūsaku yang berdiri di kawasan pesisir Sotome. Museum ini tak hanya menyimpan perjalanan hidup sang novelis ternama, tetapi juga menjadi pintu masuk untuk mengenal sejarah umat Kristen tersembunyi di Jepang yang menginspirasi lahirnya novel Silence.</p>
<p><br />Museum ini berada di kawasan Sotome, wilayah yang menjadi latar utama novel Silence karya Endō Shūsaku. Novel yang terbit pada 1966 tersebut mengangkat pergulatan iman umat Kristen Jepang pada masa pelarangan agama Kristen dan telah diterjemahkan ke dalam 13 bahasa serta dikenal luas di berbagai negara.</p>
<figure class="image"><img title="Menelusuri Museum Sastra Endō Shūsaku, Jejak Novel Silence di Nagasaki" src="https://media.japanesestation.com/images/652x367/2026/07/06/47376-menelusuri-museum-sastra-endo-shusaku-jejak-novel-silence-di-nagasaki.jpg" alt="Menelusuri Museum Sastra Endō Shūsaku, Jejak Novel Silence di Nagasaki" />
<figcaption>Tampilan dalam museum yang ikonik (www.nippon.com)</figcaption>
</figure>
<p>Di dalam museum, pengunjung dapat melihat naskah asli, koleksi pribadi, hingga kisah perjalanan hidup Endō. Inspirasi penulisan Silence bermula saat ia menemukan fumie, lempeng bergambar Yesus atau Maria yang pada masa lalu digunakan untuk menguji kesetiaan umat Kristen dengan cara menginjaknya. Pengalaman itu mendorong Endō menulis kisah yang mengangkat pergulatan antara keyakinan, pengkhianatan, dan kemanusiaan.</p>
<figure class="image"><img title="Menelusuri Museum Sastra Endō Shūsaku, Jejak Novel Silence di Nagasaki" src="https://media.japanesestation.com/images/652x367/2026/07/06/71807-menelusuri-museum-sastra-endo-shusaku-jejak-novel-silence-di-nagasaki.jpg" alt="Menelusuri Museum Sastra Endō Shūsaku, Jejak Novel Silence di Nagasaki" />
<figcaption>Endō Shūsaku (www.nippon.com)</figcaption>
</figure>

<p>Selain koleksinya, museum ini juga terkenal karena panorama Laut Sumōnada dan pemandangan matahari terbenam yang memukau. Endō bahkan pernah menyebut kawasan Sotome sebagai "tempat yang Tuhan siapkan untuknya", menjadikan museum ini bukan hanya destinasi sastra, tetapi juga tempat untuk menikmati sejarah, budaya, dan keindahan alam Nagasaki.</p>
                        ]]>
                    </content:encoded>
                                        <media:content url="https://media.japanesestation.com/images/750x422/2026/07/06/47376-menelusuri-museum-sastra-endo-shusaku-jejak-novel-silence-di-nagasaki.jpg" type="image/jpeg" medium="image"></media:content>
                </item>
                                            <item>
                    <title><![CDATA[Nukazuke Acar Jepang yang Tetap Populer Selama Ratusan Tahun ]]></title>
                    <link>https://japanesestation.com/japan-travel/culinary/nukazuke-acar-jepang-yang-tetap-populer-selama-ratusan-tahun</link>
                    <pubDate>Wed, 08 Jul 2026 10:00:00 +0700</pubDate>
                    <dc:creator><![CDATA[Chiastari]]></dc:creator>
                    <category><![CDATA[Japan Travel]]></category>
                    <category><![CDATA[Culinary]]></category>
                                    <guid isPermaLink="true">https://japanesestation.com/japan-travel/culinary/nukazuke-acar-jepang-yang-tetap-populer-selama-ratusan-tahun</guid>
                    <description>
                        <![CDATA[
                            <img title="Nukazuke Acar Jepang yang Tetap Populer Selama Ratusan Tahun " alt="Nukazuke Acar Jepang yang Tetap Populer Selama Ratusan Tahun " align="left" src="https://media.japanesestation.com/images/750x422/2026/07/03/42427-nukazuke-acar-jepang-yang-tetap-populer-selama-ratusan-tahun.jpg"/><br>
                            Di balik rasanya yang khas, makanan sederhana ini telah menjadi bagian penting dari budaya kuliner Jepang.
                        ]]>
                    </description>
                    <content:encoded>
                        <![CDATA[
                            <p>Masakan Jepang memiliki beragam makanan fermentasi yang tidak hanya lezat, tetapi juga menyehatkan. Salah satunya adalah nukazuke, acar tradisional yang dibuat melalui proses fermentasi dedak padi. Di balik rasanya yang khas, makanan sederhana ini telah menjadi bagian penting dari budaya kuliner Jepang selama ratusan tahun dan masih digemari hingga kini.</p>
<h2>Acar Fermentasi dengan Cita Rasa Unik</h2>
<figure class="image"><img title="Nukazuke Acar Jepang yang Tetap Populer Selama Ratusan Tahun " src="https://media.japanesestation.com/images/652x367/2026/07/03/68312-nukazuke-acar-jepang-yang-tetap-populer-selama-ratusan-tahun.jpg" alt="Nukazuke Acar Jepang yang Tetap Populer Selama Ratusan Tahun " />
<figcaption>Proses pembuatan Nukazuke. (&copy; PhotoAC)</figcaption>
</figure>
<p><br />Nukazuke dibuat dengan merendam sayuran dalam nukadoko, yaitu campuran dedak padi, garam, dan air yang difermentasi. Selama proses tersebut, sayuran menyerap berbagai nutrisi sekaligus menghasilkan rasa gurih, sedikit asam, dan aroma khas hasil fermentasi. Teknik ini mulai populer sejak zaman Edo ketika konsumsi nasi putih meningkat dan dedak padi dimanfaatkan sebagai bahan pengawet alami.</p>
<figure class="image"><img title="Nukazuke Acar Jepang yang Tetap Populer Selama Ratusan Tahun " src="https://media.japanesestation.com/images/652x367/2026/07/03/13666-nukazuke-acar-jepang-yang-tetap-populer-selama-ratusan-tahun.jpg" alt="Nukazuke Acar Jepang yang Tetap Populer Selama Ratusan Tahun " />
<figcaption>Nukazuke bisa ditambah berbagai sayuran kesukaan sesuai selera (&copy; PhotoAC)</figcaption>
</figure>

<p>Sayuran yang paling sering digunakan antara lain mentimun, lobak daikon, terong, dan wortel. Namun kini, bahan lain seperti tomat ceri, paprika, okra, telur rebus, hingga keju juga mulai diolah menjadi nukazuke dengan cita rasa yang berbeda. Setiap daerah di Jepang bahkan memiliki resep nukadoko sendiri, misalnya dengan menambahkan rumput laut kombu, cabai, kulit yuzu, atau jamur shiitake untuk memperkaya rasa.</p>
<h2>Baik untuk Kesehatan</h2>
<figure class="image"><img title="Nukazuke Acar Jepang yang Tetap Populer Selama Ratusan Tahun " src="https://media.japanesestation.com/images/652x367/2026/07/03/32981-nukazuke-acar-jepang-yang-tetap-populer-selama-ratusan-tahun.jpg" alt="Nukazuke Acar Jepang yang Tetap Populer Selama Ratusan Tahun " />
<figcaption>Bumbu nukazuke bisa ditambahkan bumbu agara rasanya lebih lezat. (&copy; PhotoAC)</figcaption>
</figure>
<p><br />Selain menjadi pelengkap makan, nukazuke dikenal sebagai makanan yang baik untuk kesehatan usus. Proses fermentasi menghasilkan berbagai bakteri baik, termasuk bakteri asam laktat, yang membantu menjaga keseimbangan mikrobiota usus. Sayuran yang difermentasi juga menyerap nutrisi dari dedak padi, seperti vitamin B1 dan kalium, sehingga nilai gizinya meningkat.\</p>
<p>Meski terlihat sederhana, membuat nukazuke membutuhkan perawatan rutin. Adonan fermentasi harus diaduk setiap hari agar mikroorganisme di dalamnya tetap aktif. Tak heran jika banyak keluarga di Jepang mewariskan nukadoko dari generasi ke generasi, sehingga setiap rumah memiliki cita rasa nukazuke yang unik dan khas.</p>
                        ]]>
                    </content:encoded>
                                        <media:content url="https://media.japanesestation.com/images/750x422/2026/07/03/42427-nukazuke-acar-jepang-yang-tetap-populer-selama-ratusan-tahun.jpg" type="image/jpeg" medium="image"></media:content>
                </item>
                                            <item>
                    <title><![CDATA[Jepang Perketat Syarat Bahasa untuk Pemohon Izin Tinggal Tetap]]></title>
                    <link>https://japanesestation.com/news/politics-economy/jepang-perketat-syarat-bahasa-untuk-pemohon-izin-tinggal-tetap</link>
                    <pubDate>Tue, 07 Jul 2026 10:00:00 +0700</pubDate>
                    <dc:creator><![CDATA[Japanese Station]]></dc:creator>
                    <category><![CDATA[News]]></category>
                    <category><![CDATA[Politics Economy]]></category>
                                    <category><![CDATA[bahasa jepang]]></category>
                                        <guid isPermaLink="true">https://japanesestation.com/news/politics-economy/jepang-perketat-syarat-bahasa-untuk-pemohon-izin-tinggal-tetap</guid>
                    <description>
                        <![CDATA[
                            <img title="Tokyo Station, Wawa Wardana" alt="Tokyo Station, Wawa Wardana" align="left" src="https://media.japanesestation.com/images/750x422/2025/08/07/20414-tokyo-station-wawa-wardana.jpg"/><br>
                            Jepang berencana memperketat syarat bagi para pemohon izin tinggal tetap (permanent residency), termasuk bahasa dan etika. 
                        ]]>
                    </description>
                    <content:encoded>
                        <![CDATA[
                            <p>Pemerintah Jepang tengah menyusun aturan baru yang akan memperketat persyaratan bagi warga negara asing yang ingin memperoleh izin tinggal tetap (<em>permanent residency</em>). Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat proses integrasi warga asing sekaligus meningkatkan standar seleksi bagi mereka yang ingin menetap secara permanen di Jepang.</p>
<p>Rancangan kebijakan yang dipublikasikan pada 3 Juli tersebut disusun oleh tim khusus di bawah Badan Layanan Imigrasi Jepang. Salah satu usulan utamanya adalah pembentukan Program Pembelajaran Bahasa Jepang dan Kehidupan Bermasyarakat yang nantinya akan menjadi syarat bagi pemohon izin tinggal tetap. Program serupa juga berpotensi diterapkan dalam proses pengajuan kewarganegaraan Jepang.</p>
<p>Selain memenuhi syarat yang sudah berlaku, seperti masa tinggal minimum, penghasilan yang stabil, dan kepatuhan membayar pajak, pemohon nantinya juga diwajibkan mengikuti program tersebut. Pemerintah bahkan mempertimbangkan penyediaan materi pembelajaran secara daring sebelum warga asing tiba di Jepang, sehingga proses adaptasi dapat dimulai lebih awal.</p>
<p>Materi program tidak hanya berfokus pada kemampuan berbahasa Jepang, tetapi juga pengetahuan mengenai kehidupan sehari-hari di Jepang. Peserta akan mempelajari aturan memilah sampah, etika hidup bermasyarakat, kesiapsiagaan menghadapi bencana, hingga berbagai prosedur administrasi yang umum dijumpai.</p>
<p>Selama ini, Jepang belum memiliki program integrasi nasional yang dikelola pemerintah pusat seperti yang diterapkan di banyak negara Barat. Berbagai pelatihan bagi warga asing umumnya masih diselenggarakan oleh pemerintah daerah atau perusahaan dan sifatnya sukarela.</p>
<p>Melalui usulan terbaru ini, pemerintah ingin menghadirkan sistem yang lebih terstandardisasi di seluruh Jepang. Meski rincian seperti tingkat kemampuan bahasa yang diwajibkan masih belum ditetapkan, pembahasan sebelumnya mengarah pada Japanese Language Proficiency Test (JLPT) N2 sebagai acuan.</p>
<p>Status izin tinggal tetap memberikan hak tinggal tanpa batas waktu, meski pemegangnya tetap harus memperbarui kartu izin tinggal secara berkala. Karena itu, pemerintah diperkirakan akan menetapkan persyaratan kemampuan bahasa yang setidaknya setara dengan syarat untuk jenis visa lainnya.</p>
<p>Usulan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah Jepang untuk memperkuat standar integrasi warga asing, seiring jumlah penduduk asing yang mencapai rekor 4,12 juta orang pada akhir 2025.</p>
<p>Pedoman program dan sistem pencatatan partisipasi ditargetkan rampung pada tahun fiskal 2027, sebelum mulai diuji coba pada tahun fiskal 2028.</p>
                        ]]>
                    </content:encoded>
                                        <media:content url="https://media.japanesestation.com/images/750x422/2025/08/07/20414-tokyo-station-wawa-wardana.jpg" type="image/jpeg" medium="image"></media:content>
                </item>
                                            <item>
                    <title><![CDATA[Polisi Jepang Tangkap Pria yang Semprotkan Bear Spray di Dalam Kantor Pos]]></title>
                    <link>https://japanesestation.com/news/crime/polisi-jepang-tangkap-pria-yang-semprotkan-bear-spray-di-dalam-kantor-pos</link>
                    <pubDate>Mon, 06 Jul 2026 10:00:00 +0700</pubDate>
                    <dc:creator><![CDATA[Chiastari]]></dc:creator>
                    <category><![CDATA[News]]></category>
                    <category><![CDATA[Crime]]></category>
                                    <category><![CDATA[kriminal]]></category>
                                        <category><![CDATA[berita kriminal]]></category>
                                        <guid isPermaLink="true">https://japanesestation.com/news/crime/polisi-jepang-tangkap-pria-yang-semprotkan-bear-spray-di-dalam-kantor-pos</guid>
                    <description>
                        <![CDATA[
                            <img title="Polisi Jepang Tangkap Pria yang Semprotkan Bear Spray di Dalam Kantor Pos" alt="Polisi Jepang Tangkap Pria yang Semprotkan Bear Spray di Dalam Kantor Pos" align="left" src="https://media.japanesestation.com/images/750x422/2026/07/06/76831-polisi-jepang-tangkap-pria-yang-semprotkan-bear-spray-di-dalam-kantor-pos.jpg"/><br>
                            Delapan orang terdampak, pria di Jepang ditahan akibat semprotan Anti-Beruang
                        ]]>
                    </description>
                    <content:encoded>
                        <![CDATA[
                            <p>Kejadian tak biasa terjadi di sebuah kantor pos di Kota Nagoya, Jepang. Seorang pria menyemprotkan cairan pengusir beruang (bear spray) di dalam gedung hingga menyebabkan sejumlah orang mengalami gangguan kesehatan. Simak kronologi dan hasil penyelidikan sementara dari insiden tersebut.</p>
<p>Insiden terjadi pada 1 Juli di Kantor Pos Ryumachi, Nagoya. Delapan orang mengalami iritasi pada tenggorokan dan gejala lainnya setelah semprotan anti-beruang dilepaskan di dalam ruangan. Lima korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun seluruhnya dilaporkan hanya mengalami luka ringan.</p>
<figure class="image"><img title="Polisi Jepang Tangkap Pria yang Semprotkan Bear Spray di Dalam Kantor Pos" src="https://media.japanesestation.com/images/652x367/2026/07/06/26491-polisi-jepang-tangkap-pria-yang-semprotkan-bear-spray-di-dalam-kantor-pos.jpg" alt="Polisi Jepang Tangkap Pria yang Semprotkan Bear Spray di Dalam Kantor Pos" />
<figcaption>(Youtube / Fnn)</figcaption>
</figure>

<p>Polisi kemudian menangkap seorang pria berusia 22 tahun, warga negara Vietnam yang tinggal di Prefektur Gifu. Ia mengaku semprotan tersebut terpicu secara tidak sengaja. Namun, rekaman kamera pengawas menunjukkan pengaman pada tabung semprotan telah dilepas sebelum digunakan, sehingga penyidik meragukan pengakuannya.</p>
<p>Selain itu, lokasi kejadian berada di kawasan pusat Kota Nagoya, jauh dari habitat beruang, sehingga polisi menilai tidak ada alasan yang masuk akal untuk membawa atau mengoperasikan semprotan anti-beruang di dalam kantor pos. Saat ini, pria tersebut ditahan atas dugaan mengganggu aktivitas bisnis, sementara penyelidikan mengenai motif dan unsur kesengajaan masih terus berlangsung.</p>
                        ]]>
                    </content:encoded>
                                        <media:content url="https://media.japanesestation.com/images/750x422/2026/07/06/76831-polisi-jepang-tangkap-pria-yang-semprotkan-bear-spray-di-dalam-kantor-pos.jpg" type="image/jpeg" medium="image"></media:content>
                </item>
                                            <item>
                    <title><![CDATA[Bukan Sekadar Taburan Nasi, Ini Alasan Furikake Digemari di Jepang]]></title>
                    <link>https://japanesestation.com/lifestyle/japan-fact/bukan-sekadar-taburan-nasi-ini-alasan-furikake-digemari-di-jepang</link>
                    <pubDate>Sun, 05 Jul 2026 12:00:00 +0700</pubDate>
                    <dc:creator><![CDATA[Chiastari]]></dc:creator>
                    <category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
                    <category><![CDATA[Japan Fact]]></category>
                                    <category><![CDATA[makanan jepang]]></category>
                                        <category><![CDATA[furikake]]></category>
                                        <guid isPermaLink="true">https://japanesestation.com/lifestyle/japan-fact/bukan-sekadar-taburan-nasi-ini-alasan-furikake-digemari-di-jepang</guid>
                    <description>
                        <![CDATA[
                            <img title="Bukan Sekadar Taburan Nasi, Ini Alasan Furikake Digemari di Jepang" alt="Bukan Sekadar Taburan Nasi, Ini Alasan Furikake Digemari di Jepang" align="left" src="https://media.japanesestation.com/images/750x422/2026/06/30/66174-bukan-sekadar-taburan-nasi-ini-alasan-furikake-digemari-di-jepang.jpg"/><br>
                            Furikake mampu mengubah semangkuk nasi putih menjadi hidangan yang lebih lezat.
                        ]]>
                    </description>
                    <content:encoded>
                        <![CDATA[
                            <p>Makanan Jepang tidak hanya identik dengan sushi atau ramen. Ada satu bumbu sederhana yang hampir selalu tersedia di banyak rumah tangga, yaitu furikake. Meski bentuknya hanya berupa taburan kering, furikake mampu mengubah semangkuk nasi putih menjadi hidangan yang lebih gurih, lezat, dan menggugah selera.</p>
<figure class="image"><img title="Bukan Sekadar Taburan Nasi, Ini Alasan Furikake Digemari di Jepang" src="https://media.japanesestation.com/images/652x367/2026/06/30/96243-bukan-sekadar-taburan-nasi-ini-alasan-furikake-digemari-di-jepang.jpg" alt="Bukan Sekadar Taburan Nasi, Ini Alasan Furikake Digemari di Jepang" />
<figcaption>Taburan furikake yang beragam (By Semiprecious stone via Wikipedia)</figcaption>
</figure>

<p>Furikake merupakan bumbu tabur yang digunakan di atas nasi hangat. Campurannya beragam, mulai dari rumput laut nori, wijen sangrai, daun shiso, ikan kering, telur, hingga salmon. Di Jepang, furikake tersedia dalam berbagai pilihan rasa sehingga praktis digunakan sebagai pelengkap makanan sehari-hari.</p>
<p>Salah satu varian paling populer adalah Noritama, yang memadukan nori dan telur kering. Produk ini diperkenalkan pada era 1960-an dan ikut memicu popularitas furikake di seluruh Jepang.</p>
<p>Tak hanya ditaburkan di atas nasi, furikake juga sering dicampurkan ke dalam onigiri atau digunakan sebagai pelengkap mi udon, pasta, hingga berbagai hidangan modern. Berkat cita rasanya yang gurih dan kaya umami, bumbu ini menjadi solusi praktis untuk membuat makanan sederhana terasa lebih nikmat, baik untuk anak-anak maupun orang dewasa.</p>
                        ]]>
                    </content:encoded>
                                        <media:content url="https://media.japanesestation.com/images/750x422/2026/06/30/66174-bukan-sekadar-taburan-nasi-ini-alasan-furikake-digemari-di-jepang.jpg" type="image/jpeg" medium="image"></media:content>
                </item>
                                            <item>
                    <title><![CDATA[Mengenal Shojin Ryori, Hidangan Tradisional Para Biksu Buddha di Jepang]]></title>
                    <link>https://japanesestation.com/culture/history/mengenal-shojin-ryori-hidangan-tradisional-para-biksu-buddha-di-jepang</link>
                    <pubDate>Sun, 05 Jul 2026 10:00:00 +0700</pubDate>
                    <dc:creator><![CDATA[Chiastari]]></dc:creator>
                    <category><![CDATA[Culture]]></category>
                    <category><![CDATA[History]]></category>
                                    <category><![CDATA[makanan khas jepang]]></category>
                                        <category><![CDATA[makanan budaya jepang]]></category>
                                        <category><![CDATA[budaya jepang]]></category>
                                        <guid isPermaLink="true">https://japanesestation.com/culture/history/mengenal-shojin-ryori-hidangan-tradisional-para-biksu-buddha-di-jepang</guid>
                    <description>
                        <![CDATA[
                            <img title="Mengenal Shojin Ryori, Hidangan Tradisional Para Biksu Buddha di Jepang" alt="Mengenal Shojin Ryori, Hidangan Tradisional Para Biksu Buddha di Jepang" align="left" src="https://media.japanesestation.com/images/750x422/2026/07/03/97500-mengenal-shojin-ryori-hidangan-tradisional-para-biksu-buddha-di-jepang.jpg"/><br>
                            Kuliner berbasis nabati dengan makna mendalam.
                        ]]>
                    </description>
                    <content:encoded>
                        <![CDATA[
                            <p>Masakan Jepang tidak hanya menawarkan cita rasa yang lezat, tetapi juga menyimpan filosofi mendalam. Salah satunya adalah shojin ryori, hidangan tradisional para biksu Buddha yang telah diwariskan selama berabad-abad. Tak sekadar menu berbahan nabati, shojin ryori mengajarkan rasa syukur, kesederhanaan, dan penghormatan terhadap setiap bahan makanan yang digunakan.</p>
<p><br />Shojin ryori berasal dari tradisi Buddhisme Zen dan mulai berkembang di Jepang sejak abad ke-13. Hidangan ini tidak menggunakan daging, ikan, maupun bahan hewani lainnya. Sebagai gantinya, berbagai sayuran musiman, tahu, miso, rumput laut, dan aneka olahan kedelai diolah menjadi sajian yang sederhana, tetapi kaya rasa.</p>
<p>Di Kuil Kenchōji di Kamakura, salah satu kuil Zen tertua dan paling berpengaruh di Jepang, memasak hingga menyantap makanan dianggap sebagai bagian dari latihan spiritual. Para biksu diajarkan untuk menghargai setiap bahan makanan, menghindari pemborosan, dan memasak dengan penuh perhatian sebagai bentuk pengendalian diri.</p>
<p>Salah satu hidangan khas yang lahir dari tradisi ini adalah kenchin-jiru, sup berisi tahu dan aneka sayuran yang dipercaya berasal dari Kuil Kenchōji. Menu tersebut menjadi simbol pemanfaatan bahan makanan secara maksimal tanpa menyisakan limbah, sekaligus mencerminkan filosofi hidup sederhana yang dianut dalam ajaran Zen. Kini, shojin ryori tidak hanya dinikmati di kuil-kuil, tetapi juga mulai populer di restoran sebagai pilihan makanan sehat dan ramah lingkungan.</p>
                        ]]>
                    </content:encoded>
                                        <media:content url="https://media.japanesestation.com/images/750x422/2026/07/03/97500-mengenal-shojin-ryori-hidangan-tradisional-para-biksu-buddha-di-jepang.jpg" type="image/jpeg" medium="image"></media:content>
                </item>
                                            <item>
                    <title><![CDATA[Penumpang Tunanetra Ungkap Posisi Berdiri Paling Aman di Kereta Jepang]]></title>
                    <link>https://japanesestation.com/lifestyle/life-relationship/penumpang-tunanetra-ungkap-posisi-berdiri-paling-aman-di-kereta-jepang</link>
                    <pubDate>Fri, 03 Jul 2026 14:00:00 +0700</pubDate>
                    <dc:creator><![CDATA[Chiastari]]></dc:creator>
                    <category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
                    <category><![CDATA[Life Relationship]]></category>
                                    <category><![CDATA[penumpang kereta]]></category>
                                        <category><![CDATA[penumpang disabilitas]]></category>
                                        <category><![CDATA[budaya kereta jepang]]></category>
                                        <guid isPermaLink="true">https://japanesestation.com/lifestyle/life-relationship/penumpang-tunanetra-ungkap-posisi-berdiri-paling-aman-di-kereta-jepang</guid>
                    <description>
                        <![CDATA[
                            <img title="Penumpang Tunanetra Ungkap Posisi Berdiri Paling Aman di Kereta Jepang" alt="Penumpang Tunanetra Ungkap Posisi Berdiri Paling Aman di Kereta Jepang" align="left" src="https://media.japanesestation.com/images/750x422/2026/06/30/50747-penumpang-tunanetra-ungkap-posisi-berdiri-paling-aman-di-kereta-jepang.jpg"/><br>
                            Cari tahu pengalaman tunanetra Jepang sebagai penumpang kereta.
                        ]]>
                    </description>
                    <content:encoded>
                        <![CDATA[
                            <p>Menaiki kereta mungkin terasa sebagai aktivitas sehari-hari bagi banyak orang. Namun bagi penyandang tunanetra, setiap perjalanan memiliki tantangan tersendiri yang sering kali luput dari perhatian. Melalui kisah nyata ini, kita diajak memahami bagaimana hal-hal sederhana dapat memberikan rasa aman dan membuat perjalanan menjadi jauh lebih nyaman.</p>
<h3>Berdiri di Samping Pintu Lebih Aman</h3>
<p>Ryoku, seorang penyandang tunanetra yang rutin menggunakan kereta di Tokyo, membagikan alasan mengapa ia selalu berusaha berdiri di area samping pintu. Menurutnya, posisi tersebut lebih mudah dikenali sehingga ia tidak perlu berjalan terlalu jauh ke dalam gerbong yang berisiko membuatnya bertabrakan dengan penumpang lain.</p>
<figure class="image"><img title="Penumpang Tunanetra Ungkap Posisi Berdiri Paling Aman di Kereta Jepang" src="https://media.japanesestation.com/images/652x367/2026/06/30/75404-penumpang-tunanetra-ungkap-posisi-berdiri-paling-aman-di-kereta-jepang.jpg" alt="Penumpang Tunanetra Ungkap Posisi Berdiri Paling Aman di Kereta Jepang" />
<figcaption>Penumpang Tunanetra Ungkap Posisi Berdiri Paling Aman di Kereta Jepang (www.pakutaso.com)</figcaption>
</figure>

<p>Sebelum naik, Ryoku biasanya mengandalkan suara di sekitar untuk mengetahui apakah penumpang sudah selesai turun dan kondisi di dalam kereta cukup aman. Setelah masuk, ia langsung mencari ruang di samping pintu agar dapat berdiri dengan tenang selama perjalanan.</p>
<p>Namun, tempat itu tidak selalu tersedia. Jika area tersebut sudah dipenuhi penumpang, Ryoku terpaksa berdiri tepat di depan pintu. Kondisi ini membuatnya harus turun sejenak setiap kali kereta berhenti agar tidak menghalangi penumpang yang hendak keluar atau masuk. Baginya, pilihan itu masih lebih aman dibandingkan dengan harus bergerak ke tengah gerbong yang ramai.</p>
<h3>Bantuan Sederhana yang Sangat Berarti</h3>
<p>Ryoku mengaku sangat terbantu ketika ada penumpang yang dengan sukarela memberikan ruang di samping pintu. Gestur sederhana itu membuatnya merasa lebih aman sekaligus mengurangi kekhawatiran akan mengganggu orang lain selama perjalanan.</p>
<p>Melalui pengalamannya, Ryoku tidak meminta perlakuan khusus. Ia hanya berharap masyarakat lebih memahami kebutuhan penyandang disabilitas saat menggunakan transportasi umum. Terkadang, memberi sedikit ruang atau menunjukkan kepedulian sudah cukup untuk membuat perjalanan seseorang menjadi jauh lebih mudah.</p>
                        ]]>
                    </content:encoded>
                                        <media:content url="https://media.japanesestation.com/images/750x422/2026/06/30/50747-penumpang-tunanetra-ungkap-posisi-berdiri-paling-aman-di-kereta-jepang.jpg" type="image/jpeg" medium="image"></media:content>
                </item>
                                            <item>
                    <title><![CDATA[Seri Booster Pack "Ancaman Bayangan" Tawarkan Strategi Baru dalam Pokémon Game Kartu Koleksi]]></title>
                    <link>https://japanesestation.com/games/news/ancaman-bayangan-tawarkan-strategi-baru-dalam-pokemon-game-kartu-koleksi</link>
                    <pubDate>Fri, 03 Jul 2026 10:00:00 +0700</pubDate>
                    <dc:creator><![CDATA[Japanese Station]]></dc:creator>
                    <category><![CDATA[Games]]></category>
                    <category><![CDATA[News]]></category>
                                    <category><![CDATA[pokemon]]></category>
                                        <category><![CDATA[kartu pokemon]]></category>
                                        <guid isPermaLink="true">https://japanesestation.com/games/news/ancaman-bayangan-tawarkan-strategi-baru-dalam-pokemon-game-kartu-koleksi</guid>
                    <description>
                        <![CDATA[
                            <img title="Kartu Pokemon" alt="Kartu Pokemon" align="left" src="https://media.japanesestation.com/images/750x422/2026/07/02/92394-kartu-pokemon.jpg"/><br>
                            Booster Pack Pokémon Game Kartu Koleksi Evolusi Mega "Ancaman Bayangan" resmi diluncurkan.
                        ]]>
                    </description>
                    <content:encoded>
                        <![CDATA[
                            <p>Booster Pack Pok&eacute;mon Game Kartu Koleksi Evolusi Mega "Ancaman Bayangan" yang resmi diluncurkan pada Jumat (26/6) mulai menunjukkan pengaruhnya dalam permainan kompetitif. Sehari setelah peluncurannya, sejumlah kartu dari seri terbaru ini telah dimanfaatkan oleh para peserta dalam penyelenggaraan Master Ball League (MBL), turnamen Pok&eacute;mon Game Kartu Koleksi terbesar di Indonesia.</p>
<p>Beragam kartu yang diperkenalkan melalui Booster Pack "Ancaman Bayangan", baik itu kartu-kartu Pok&eacute;mon Evolusi Mega ex, kartu Trainer, hingga Energi Spesial baru, memberikan lebih banyak alternatif bagi para Trainer untuk membangun deck dan mengembangkan gaya bermain sesuai preferensi masing-masing.</p>
<p>"Beberapa kartu dari Booster Pack 'Ancaman Bayangan' seperti Dhelmise, Shuppet, Banette, Poltchageist, dan Sinistcha sudah digunakan pada Master Ball League pekan lalu. Salah satu kombinasi yang cukup menarik adalah penggunaan kartu-kartu tersebut bersama Clefairy ex untuk menghadapi Dragapult ex, yang menjadi salah satu deckpaling banyak digunakan pada turnamen kemarin," ujar Fachrul Amrullah, Head of Marketing AKG Entertainment. "Kami antusias melihat para Trainer begitu cepat mengeksplorasi potensi kartu-kartu baru ini. Hal tersebut menunjukkan bahwa Booster Pack &lsquo;Ancaman Bayangan&rsquo; mampu menghadirkan pendekatan permainan yang lebih beragam."</p>
<p>Selain kartu-kartu yang mulai dimanfaatkan dalam turnamen, Booster Pack "Ancaman Bayangan" juga memperkenalkan sejumlah Pok&eacute;mon Evolusi Mega ex yang menjadi daya tarik seri ini. Salah satunya adalah Mega Greninja ex dengan ability Syuriken Mematikan, yang memungkinkannya memberikan kerusakan kepada Pok&eacute;mon lawan bahkan sebelum melancarkan serangan utama. Kemampuan tersebut menjadikannya pilihan menarik bagi pemain yang menyukai permainan agresif.</p>
<p>Popularitas Mega Greninja di kalangan penggemar juga menjadi inspirasi dalam rangkaian peluncuran Booster Pack "Ancaman Bayangan". Karena itu, AKG Entertainment menghadirkan program "Misi Rahasia Temukan Mega Greninja" yang berlangsung hingga 12 Juli 2026 di 10 mitra penjualan Pok&eacute;mon Game Kartu Koleksi yang berpartisipasi. Program ini berlangsung di tujuh lokasi di wilayah Jabodetabek, yaitu Paperclip Mall Kota Kasablanka, Paperclip Mall Gandaria City, Playhaus Indonesia BSD, Gramedia World Karawang, Gramedia Artha Gading, Toy City Pondok Indah Mall 1, dan Kinokuniya Central Market PIK. Sementara itu, tiga lokasi lainnya berada di Paperclip Pakuwon City Mall 3 (Surabaya), Paperclip Delipark Mall (Medan), dan Chandra Mall Karang (Lampung).</p>
<p>Mengusung konsep scavenger hunt, program ini mengajak para Trainer berburu petunjuk melalui Quiz Rally untuk menemukan Mega Greninja sekaligus berkesempatan memperoleh berbagai merchandise resmi Pok&eacute;mon. Program ini juga menghadirkan New Trainer Journey, yaitu sesi Learn &amp; Play Pok&eacute;mon Game Kartu Koleksi bersama tutor resmi bagi pemain baru. Melalui aktivitas tersebut, para Trainer dapat mengenal lebih dekat Booster Pack "Ancaman Bayangan" sekaligus merasakan keseruan Pok&eacute;mon Game Kartu Koleksi secara langsung.</p>
<p>"Kami berharap Booster Pack &lsquo;Ancaman Bayangan&rsquo; dapat dinikmati oleh berbagai kalangan, baik Trainer yang ingin mengembangkan strategi permainan maupun mereka yang baru mulai mengenal Pok&eacute;mon Game Kartu Koleksi. Melalui produk dan berbagai aktivitas yang dihadirkan, kami ingin semakin banyak masyarakat merasakan keseruan Pok&eacute;mon Game Kartu Koleksi sekaligus menjadi bagian dari komunitas yang terus berkembang di Indonesia," tutup Fachrul.</p>
<p>Saat ini, seri Booster Pack "Ancaman Bayangan" masih tersedia dalam format Booster Pack dan Set 10 Pak PLUS. Booster Pack tersedia dengan harga Rp20.000, sedangkan Set 10 Pak PLUS tersedia dengan harga Rp230.000 yang berisi 10 Booster Pack "Ancaman Bayangan", satu pak Kartu Promo, serta satu Deck Case berbahan kertas.</p>
                        ]]>
                    </content:encoded>
                                        <media:content url="https://media.japanesestation.com/images/750x422/2026/07/02/92394-kartu-pokemon.jpg" type="image/jpeg" medium="image"></media:content>
                </item>
                                            <item>
                    <title><![CDATA[RUU Baru Akan Disahkan Demi Keberlangsungan Kekaisaran Jepang]]></title>
                    <link>https://japanesestation.com/news/politics-economy/ruu-baru-akan-disahkan-demi-keberlangsungan-kekaisaran-jepang</link>
                    <pubDate>Wed, 01 Jul 2026 16:00:00 +0700</pubDate>
                    <dc:creator><![CDATA[Japanese Station]]></dc:creator>
                    <category><![CDATA[News]]></category>
                    <category><![CDATA[Politics Economy]]></category>
                                    <category><![CDATA[kekaisaran jepang]]></category>
                                        <category><![CDATA[keluarga kekaisaran jepang]]></category>
                                        <guid isPermaLink="true">https://japanesestation.com/news/politics-economy/ruu-baru-akan-disahkan-demi-keberlangsungan-kekaisaran-jepang</guid>
                    <description>
                        <![CDATA[
                            <img title="Keluarga Kekaisaran Jepang" alt="keluarga kaisar Jepang " align="left" src="https://media.japanesestation.com/images/750x422/2026/07/01/12532-keluarga-kekaisaran-jepang.jpg"/><br>
                            Jumlah anggota keluarga kekaisaran terus berkurang dan kabinet memutuskan rancangan undang-undang baru untuk menyelamatkan masa depan kekaisaran Jepang. 
                        ]]>
                    </description>
                    <content:encoded>
                        <![CDATA[
                            <p>Kabinet Jepang pada Selasa (30 Juni) menyetujui rancangan undang-undang untuk menjaga keberlangsungan keluarga kekaisaran yang jumlah anggotanya terus berkurang. Meski begitu, pemerintah tetap mempertahankan sistem pewarisan takhta yang hanya bisa diteruskan oleh laki-laki dari garis keturunan ayah.</p>
<p>Revisi Undang-Undang Rumah Tangga Kekaisaran 1947 ini diharapkan dapat disahkan sebelum masa sidang parlemen berakhir pada 17 Juli. Ada dua poin utama dalam rancangan tersebut. Pertama, keluarga kekaisaran akan diizinkan mengadopsi laki-laki berusia 15 tahun ke atas yang merupakan keturunan garis ayah dari kaisar dalam 11 cabang keluarga kekaisaran lama. Kedua, anggota perempuan keluarga kekaisaran tetap bisa mempertahankan status bangsawan mereka meski menikah dengan warga biasa.</p>
<p>Aturan ini menjadi pengecualian dari hukum yang saat ini melarang adopsi. Meski laki-laki yang diadopsi tidak bisa menjadi kaisar, keturunan laki-laki mereka nantinya tetap berhak masuk dalam garis suksesi takhta. Usulan ini mencerminkan sikap konservatif LDP dan diperkirakan bisa memicu perdebatan di parlemen. Pasalnya, isu perubahan sistem suksesi kekaisaran sebenarnya belum banyak dibahas dalam forum lintas partai yang menjadi dasar penyusunan rancangan undang-undang tersebut.</p>
<p>Yang patut menjadi sorotan adalah bahwa rancangan ini tidak menyinggung kemungkinan perempuan atau keturunan dari garis ibu untuk naik takhta. Padahal, ide tersebut mendapat dukungan luas dari publik Jepang. Menurut aturan yang berlaku saat ini, hanya laki-laki yang berasal dari garis keturunan ayah kaisar yang bisa menjadi penerus takhta.</p>
<p>Sementara itu, anggota perempuan keluarga kekaisaran akan kehilangan statusnya setelah menikah. Akibatnya, jumlah anggota keluarga kekaisaran dan calon pewaris terus menyusut. Saat ini hanya ada tiga orang yang masuk dalam garis suksesi Kaisar Naruhito (66), yaitu adiknya Putra Mahkota Fumihito (60), keponakannya Pangeran Hisahito (19), dan pamannya Pangeran Hitachi (90).</p>
<figure class="image"><img title="Kekaisaran Jepang " src="https://media.japanesestation.com/images/original/2026/07/01/45067-kekaisaran-jepang.jpg" alt="pohon keluarga kaisar Jepang" />
<figcaption>Anggota Keluarga Kekaisaran Jepang (sumber: Kyodo News)</figcaption>
</figure>
<p>Sebelas cabang keluarga yang disebut dalam rancangan undang-undang itu memiliki leluhur yang sama dengan keluarga kekaisaran saat ini, yang hidup sekitar 600 tahun lalu. Pada 1947, sebanyak 51 anggota dari 11 cabang keluarga tersebut kehilangan status bangsawan mereka. Namun, tiga keluarga keturunan saudara Kaisar Hirohito&mdash;yang setelah wafat dikenal sebagai Kaisar Showa&mdash;tetap mempertahankan status kekaisarannya pada masa pendudukan Amerika Serikat setelah Perang Dunia II.</p>
<p>Dua usulan revisi ini sebenarnya sudah muncul sejak 2021 melalui rekomendasi panel pemerintah. Namun, panel tersebut tidak membahas kemungkinan perempuan atau keturunan dari garis ibu menjadi kaisar karena dianggap masih terlalu dini. Sementara itu, survei Kyodo News pada Mei lalu menunjukkan bahwa 83 persen responden mendukung kemungkinan Jepang memiliki kaisar perempuan.</p>
                        ]]>
                    </content:encoded>
                                        <media:content url="https://media.japanesestation.com/images/750x422/2026/07/01/12532-keluarga-kekaisaran-jepang.jpg" type="image/jpeg" medium="image"></media:content>
                </item>
                        </channel>
</rss>