Berita Jepang | Japanesestation.com

Hal-hal aneh mulai terjadi pada hari Alicia Adachi pindah rumah ke sebuah unit di sisi barat pangkalan udara Yokota, Jepang, pada tahun 2012.

Dia bercerita bahwa terkadang dia menemukan seprai dan selimut di kasur di kamar tidur cadangannya terlepas sendiri tanpa alasan yang jelas. Dia juga sering mendengar suara benturan keras di dapurnya di tengah malam, tetapi tidak menemukan apa pun yang jatuh atau rusak. Kadang-kadang, dia terbangun dan mendapati semua lemari dapurnya terbuka lebar, padahal dia yakin sudah menutupnya pada malam sebelumnya.

Serangkaian peristiwa aneh yang terjadi membuatnya mencari informasi dan konfirmasi dengan berbagi pengalaman, dan akhirnya memulai Klub Pemburu Hantu Yokota, yang saat ini memiliki lebih dari 900 anggota di Facebook. Klub ini mendorong anggotanya untuk berbagi pengalaman, video, fenomena suara elektronik, dan bukti foto spiritual dan paranormal.

Awal bulan ini, Staff Sgt. Breanna Adams dari Skuadron Insinyur Sipil ke-374 menulis kepada klub tersebut bahwa dia dan suaminya sering mendengar suara ketukan yang jelas dan terus menerus di dalam unit menara sisi timur lama mereka. Rekaman kamera keamanan juga menunjukkan televisi dan lampu kamar menyala dan mati sendiri ketika tidak ada orang di rumah.

Pangkalan Udara Yokota
Pemandangan Pangkalan Udara Yokota, Jepang, menunjukkan menara perumahan dan bangunan lain yang sedang dibangun di sisi timur pada pertengahan 1970-an (stripes.com)

Adachi mengatakan dia memulai klub pemburu hantu ini karena dia tidak ingin merasa sendirian dalam hal ini dan mendapatkan konfirmasi bahwa dia tidak "gila" karena pengalamannya.

"Pada awalnya, saya bisa mengabaikan semuanya, berpikir bahwa semuanya dilakukan oleh suami saya saat itu," kata Adachi dalam wawancara dengan Stars and Stripes melalui Facebook Messenger dari rumahnya di Oregon. "Tapi ketika dia ditugaskan (untuk bekerja), saya ditinggalkan tanpa ada orang lain di rumah yang bisa saya salahkan atas apa yang terjadi."

Grup tersebut juga memberi asupan untuk rasa ingin tahu anggotanya tentang paranormal dan membangun pertemanan baru. “Berbagi cerita hantu sebenarnya adalah konsep yang bagus untuk menciptakan komunitas, karena kami menerima orang-orang dari semua latar belakang yang berbeda, skeptis dan sama-sama percaya,” katanya Adachi.

Tentang Yokota

Sejarawan Yokota, Lesleigh Jones, seorang spesialis dalam sejarah arsitektur, mengatakan hubungan antara suatu tempat dan ceritanya sering kali berhubungan dengan usia dan penampilan suatu bangunan, yang memungkinkan imajinasi seseorang mengambil alih logikanya.

“Hal ini sering kali dikaitkan,” katanya. “Bukan berarti hal-hal mengerikan tidak dapat terjadi di gedung-gedung baru, tapi legenda dan cerita hantu cenderung berasal dari gedung-gedung tua dengan karakteristik menyeramkan.”

Jones, yang tiba di Yokota pada bulan September, mengatakan bahwa dia sedang meneliti setiap bangunan di pangkalan udara Yokota dan menyisir arsip yang tidak tersentuh sejak pendahulunya pindah dua tahun lalu.

One Night in Tokyo 1948
Sejarawan Lesleigh Jones mengatakan legenda dan cerita hantu cenderung berasal dari bangunan tua (stripes.com)

“Beberapa bangunan memiliki sejarah yang terasa berhantu bagi mereka yang menghubungkan fakta dengan legenda,” katanya. Hanggar di sepanjang jalur penerbangan, misalnya, adalah beberapa bangunan tertua yang berasal dari era Perang Dunia II. Struktur bawah tanah yang pernah digunakan untuk penyimpanan amunisi juga merupakan situs yang menarik.

Detail sejarah yang paling menarik tentang Yokota, menurut Jones, adalah bahwa Airlift Avenue di pangkalan itu berdiri di jalur menuju sebuah kuil kuno yang didedikasikan untuk para samurai. Kaisar dan keluarganya biasanya melakukan perjalanan di sepanjang jalur ini. Dikatakan bahwa pejalan kaki yang tidak memberikan rasa hormat atau berlaku sopan di rute yang dianggap suci ini bisa terbunuh, dan seseorang mungkin pernah terbunuh karena alasan itu.

“Di Jepang, konsep ‘angker’ berkaitan dengan kepercayaan orang Jepang bahwa roh menghuni benda-benda mati,” kata Steve Matsumoto, teknisi komputer di perpustakaan pangkalan.

Matsumoto mengatakan dia mengalami aktivitas paranormal ketika dia bekerja di Pusat Komunitas Taiyo, di sisi barat pangkalan. Pintu bilik kamar mandi terbuka dan tertutup sendiri, dan dia mendengar suara seseorang memainkan piano saat dia sendirian di pusat.

"Saya bukan orang yang spiritual, tapi saya percaya pada hantu," katanya. "Di Jepang, kepercayaannya adalah bahwa kita dihantui oleh entitas manusia, bukan monster atau roh iblis."

Situs militer cenderung mengumpulkan cerita hantu, dan bukan hanya disebabkan oleh kematian dalam pertempuran. Jones mengatakan kelompok seperti Klub Pemburu Hantu Yokota menumbuhkan minat dalam sejarah.

“Penampakan menyimpan sejarah dalam kesadaran kita,” katanya. “Ini memungkinkan mereka untuk menyampaikan informasi, jadi sejarah tidak hanya terjebak di dalam buku catatan.”

Misteri Kucing

Angkatan Udara AS di Jepang
Angkatan Udara AS di Jepang pada era Perang Dunia II (stripes.com)

Adachi mengatakan puncak pengalaman supernaturalnya terjadi pada suatu malam ketika dia melihat kucingnya yang biasanya manja menjadi diam tidak biasa.

“Saya bangun dan mulai mencarinya. Saya memeriksa di rumah, kecuali kamar tidur cadangan yang sekarang terus saya tutup setiap saat karena banyak aktivitas paranormal yang terjadi di sana,” katanya.

“Saya menemukannya di ruang tertutup yang tidak mungkin bisa dia masuki, dalam ketakutan, gemetar di bawah tempat tidur. Ketika dia menyadari itu adalah saya dan bukan seseorang atau sesuatu yang lain, dia merangkak ke arah saya dan sangat takut meninggalkan saya. Saya melihat wajahnya dan kami langsung pergi ke dokter hewan, karena terdapat luka di wajahnya."

Dokter hewan bingung dengan luka kucing itu, mengatakan bahwa lukanya tampak seperti ada hewan besar yang menggigit sebagian wajahnya, kata Adachi. Dokter juga mengatakan lukanya seperti memiliki sedikit bekas luka bakar.

Adachi mengatakan dia tidak punya hewan peliharaan lain di rumah atau pemanas ruangan atau apa pun yang bisa menyebabkan luka bakar. Pada titik ini, Adachi memberi tahu suaminya tentang apa yang terjadi, dan dia memutuskan akan membeli salib dan kalung hewan peliharaan dengan liontin Santo Fransiskus untuk perlindungan.

"Bertahun-tahun kemudian, sekarang sudah bercerai, kucing saya masih memakai liontin yang sama untuk berjaga-jaga," kata Adachi.