Berita Jepang | Japanesestation.com

Jepang adalah salah satu tempat paling berhantu di dunia. Dalam kepercayaan rakyat, Jepang sebagai pulau diresapi dengan kekuatan supernatural. Tanah di daratan tersebut dipercaya memiliki potensi, energi magis, dan manusia berbagi energi ini. Di dalam setiap manusia ada reikon, makhluk dengan kekuatan luar biasa yang dilepaskan saat kematian. Orang Jepang takut pada hantu, tetapi mereka juga menghormati hantu.

Zaman Keemasan bagi para hantu Jepang atau yurei adalah periode Edo (1603-1868), masa damai dan kemakmuran yang belum pernah terjadi sebelumnya. Orang-orang bertukar cerita hantu dalam permainan mendongeng yang disebut Hyakumonogatari Kaidankai. Para pemain duduk melingkar dan menceritakan kisah secara berurutan saat seratus lilin dipadamkan satu per satu. Cahaya perlahan meredup mengikuti ritme permainan. Untuk mencari lebih banyak cerita, orang-orang Jepang mengintip ke setiap sudut yang gelap, menggali setiap batu yang setengah terkubur di kuil yang ditinggalkan, dan bertanya ke orang-orang tua untuk mengambil cerita lama mereka.

Berikut ini adalah beberapa cerita hantu Jepang yang sudah ada sejak zaman dulu, dan pastinya membuat bulu kuduk berdiri.

5. Hantu Oyuki

Hantu Oyuki
Hantu Oyuki (hyakumonogatari.com)

Hantu Oyuki adalah lukisan hantu Jepang yang paling terkenal dan berpengaruh. Ini adalah gambaran awal untuk gagasan seluruh Jepang tentang "seperti apa rupa hantu." Gadis berwajah putih pucat, berambut hitam dengan kimono putih memiliki akar dalam tradisi, tetapi gambaran ini berasal dari kuas Maruyama Ōkyo.

Suatu malam Maruyama terbangun dan melihat Oyuki melayang di ujung tempat tidurnya. Dia tinggal di sana sebentar dan menghilang. Ketika dia pergi, Maruyama melompat dari tempat tidurnya dan melukis Oyuki persis seperti wujud yang muncul di hadapannya.

4. Yurei dari Aizuwakamatsu

Hantu Aizuwakamatsu
Hantu Aizuwakamatsu yang menganggu pasangan suami istri (hyakumonogatari.com)

Dahulu kala, di kota Aizuwakamatsu (yang sekarang prefektur Fukushima) hiduplah seorang pria bernama Iyo tinggal bersama istrinya. Suatu malam, hantu wanita tak dikenal muncul di rumah mereka.

Awalnya hantu muncul di taman. Dia mengetuk pintu dan memanggil nama istri Iyo, yang tidur di sampingnya. Ketika dia mendengar yurei memanggil namanya, dia berteriak "Siapa kamu dan apa yang kamu inginkan?" Tak ada jawaban selain yurei yang kembali memanggil namanya.

Bersiap untuk hal seperti itu, istri Iyo mengeluarkan ofuda, jimat pengusir setan. Ia melemparkan ofuda ke arah yurei tersebut, dan yurei menghilang seperti asap

Namun, ini belum selesai. Malam berikutnya yurei itu muncul di dapur. Setelah itu, dia muncul di taman lagi, berjalan di sekeliling dan memukul lonceng dengan palu kayu. Ini berlangsung selama empat hari.

Di hari kedelapan, merasa lelah, istri Iyo pergi ke kuil setempat untuk meminta bantuan dari dewa dan roh Buddha untuk melindungi rumah mereka. Ia dengan hormat berdoa, dan rumah mereka menjadi aman untuk malam itu. Yurei tidak muncul.

Tetapi ternyata perlindungan istri Iyo hanya bertahan satu malam saja. Kali ini yurei wanita itu muncul langsung di kamar tidur mereka, melayang di atas mereka. Perlahan dia berjalan ke ujung tempat tidur, di mana dia mulai membelai kaki istri Iyo dengan tangannya yang dingin.

Merasa tidak tahan, Iyo dan istrinya keluar dari rumah. Wanita hantu itu tetap menjadi misteri, tak seorang pun di keluarga Iyo pernah melihatnya sebelumnya, atau tahu apa yang diinginkannya, atau mengapa ia muncul.

3. Chikaramochi Yurei

Chikaramochi Yurei
Chikaramochi Yurei (hyakumonogatari.com)

Dahulu kala pada periode Empou (1670 - 1683), seorang istri petani tinggal di sebuah desa kecil bernama Mikoharabara. Ia dianggap tidak biasa karena beberapa alasan. Pertama, dia memiliki sisik ikan yang tumbuh di bawah ketiaknya. Kedua, putingnya sangat panjang sehingga dia bisa melemparkannya ke bahunya dan menyusui bayinya saat berbaring di punggungnya. Terakhir, dia sangat kuat, dikatakan bahwa ia dapat melakukan pekerjaan 4-5 pria dewasa sendirian.

Namun, suatu musim dingin, istri petani ini jatuh sakit dan meninggal. Hari ke-17 setelah kematiannya, dia kembali sebagai yurei dan menghantui suaminya sampai mati. Tidak ada yang benar-benar tahu apa yang dia lakukan sehingga pantas mendapatkan kutukan dari istrinya. Meski begitu, dia masih belum puas. Dari waktu ke waktu, yurei itu akan muncul di desa untuk menakut-nakuti orang dan menyebabkan kerusakan.

Akhirnya, muncul seorang pria bernama Sakuzou yang sedang melakukan perjalanan melalui pegunungan, dia mampir di desa. Setelah mendengar cerita penduduk desa, dia bertanya-tanya apakah mungkin ada lubang di kuburannya. Menurutnya, ini akan menjelaskan mengapa ia masih menghantui desa bahkan setelah membunuh suaminya. Penduduk desa pergi untuk memeriksa, dan benar saja ada lubang yang dalam di kuburannya. Sakuzou dan penduduk desa kemudian bekerja sama menutup lubang dengan batu besar.

Namun, dendam wanita itu malah berpindah ke Sakuzou dan mulai menghantuinya. Di tengah penyerangan, Sakuzou melakukan ziarah ke kuil terdekat dan meminjam pedang yang disimpan di sana. Pedang itu dikenal sebagai jimat melawan yurei dengan kekuatan penumpas hantu. Sakuzou terus-menerus menyimpan pedang di sisinya, dan tidak lagi diganggu. Dia kemudian mengembalikan pedangnya ke kuil

Sakuzou melanjutkan perjalanan pulang melalui jalan pegunungan yang curam. Tidak berjalan lama ketika dia merasakan kehadiran aneh datang di belakangnya. Dia tidak punya waktu untuk bereaksi sebelum dia diangkat dan terlempar ke tepi jalan dan ke lembah pegunungan di bawahnya. Hantaman itu membuatnya tidak sadarkan diri, tampak seolah-olah telah mati. Hantu istri petani itu rupanya puas mengira dia telah membunuh Sakuzou, dan ia tidak pernah terlihat lagi.

2. Manekute no Yurei

Manekute no Yurei
Manekute no Yurei (hyakumonogatari.com)

Larut malam, ketika harus bangun untuk pergi ke kamar mandi, sebuah tangan misterius muncul, melamai-lambai dan memanggil dari dinding. Itu cukup aneh, tetapi ketika kamu pergi ke ruangannya, tidak ada orang di sana. Kemungkinan besar, kamu pernah bertemu dengan yurei seseorang yang meninggal di ruangan itu sejak lama. Mereka menginginkan sesuatu, tetapi hanya memiliki kekuatan untuk menampakkan satu tangan.

Jenis cerita seperti ini adalah tipikal di Jepang. Umumnya, mereka hanya menginginkan seseorang untuk mengakui kehadiran mereka, atau mendoakan mereka di kuil setempat. Meskipun menyeramkan, ini adalah salah satu jenis yurei yang tidak berbahaya.

1. Hantu Musisi Wanita Buta

Goze no Yurei
Goze no Yurei (hyakumonogatari.com)

Seorang samurai bernama Hotsumi Kanji melakukan perjalanan tahunan ke ibu kota Edo satu tahun ketika dia singgah di sebuah penginapan di sepanjang jalan.

Dari kamarnya, dia mendengar suara nyanyian terindah yang pernah dia dengar dalam hidupnya. Itu berasal dari salah satu kamar penginapan, dan milik seorang goze, salah satu wanita buta yang berkeliling negara mencari nafkah dengan bernyanyi dan bermain shamisen.

Berpikir bahwa suara yang begitu indah harus melekat pada tubuh yang sama indahnya, Hotsumi memutuskan untuk memiliki wanita itu. Menemukan kamar sumber suara, dia bersembunyi dalam kegelapan, menunggu wanita itu pulang. Ketika goze kembali, Hotsumi melompat dari tempat persembunyiannya dan meniduri wanita itu, namun ia tidak berontak sedikit pun.

Keesokan paginya, Hotsumi kaget saat mengetahui bahwa wanita dengan suara indah itu sangat jelek. Wajahnya yang mengerikan berseri-seri padanya dengan ekspresi bahagia, berpikir bahwa dia akhirnya menemukan cinta. Hotsumi dengan cepat membuat rencana, ia membawa wanita itu bersamanya dalam perjalanan ke Edo. Ketika tiba di pegunungan, dia mendorong wanita itu ke jurang, membunuhnya. Berpikir telah menyelesaikan masalah, Hotsumi melanjutkan perjalanannya.

Tahun berikutnya, Hotsumi benar-benar melupakan kejadian itu. Sekali lagi, tibalah waktunya untuk perjalanannya ke Edo, dan kali ini dia singgah di kuil gunung kecil untuk bermalam. Malam itu, yurei goze muncul di hadapannya. Dia berkata, “Apakah kamu sudah lupa musim gugur lalu? Kamu bermain denganku, dan kemudian membuangku setelah kamu selesai. Aku tidak punya mata, tapi aku bisa melihatmu sekarang! "

Dia menyeret kaki Hotsumi yang berjuang untuk melepaskan diri, tetapi kekuatannya tidak seberapa dibandingkan dengan amarah yurei. Hotsumi diseret ke kuburan kuil. Yurei goze berhenti di depan kuburan tertentu, tersenyum tipis, lalu memeluk Hotsumi dan menjatuhkannya ke tanah dengan satu tarikan yang kuat.

Para biksu kuil mendengar keributan itu dan berlari untuk melihat apa yang terjadi. Mereka mengikuti jalan setapak ke kuburan, dan setelah mengambil sekop mereka menggali dengan cepat ke dalam tanah. Mereka menemukan tubuh Hotsumi, dengan kerangka wanita melilitnya. Entah nasib atau takdir, Hotsumi telah memilih kuil tempat tubuh goze dikuburkan setelah ditemukan di jurang.