Share on

Pernahkah kamu bermimpi untuk memiliki rumah secara gratis di Jepang? Kini, impianmu bisa jadi nyata! Negeri sakura ini memberi penawaran untuk memiliki rumah kosong secara cuma-cuma! Mengapa bisa? Dan bagaimana caranya? Nah, biar gak penasaran, langsung saja simak penjelasan berikut ya!

Advertise With Us

Seperti yang sudah sering dibahas di berbagai media besar, Jepang memang tengah mengalami penurunan populasi dan angka kelahiran, terutama di daerah pedesaan. Hal inilah yang membuat penduduk desa khawatir akan kemajuan desanya jika yang tersisa hanyalah lansia. Saking putus asanya, mereka memutuskan untuk memberi rumah “gratis” pada penduduk muda berusia di bawah 43 tahun. Senang? Tapi tunggu dulu, ternyata rumah ini tidak 100% gratis, dan para calon pembeli harus bersedia memenuhi beberapa syarat!

Syarat pertama, tentunya sang calon pembeli harus mau tinggal di daerah pedesaan. Kebanyakan rumah ini ada di daerah Shichikashuku, Prefektur Miyagi, Tsuwano di Prefektur Shiwane, atau beberapa desa di Okutama, Kagoshima, Kochi, dan Wakayama. Nah, ini baru syarat pertama, masih ada beberapa syarat lain. Simak penjelasan berikut untuk lebih jelasnya.

Apa Saja sih Kondisi yang Harus Dipenuhi?

rumah Jepang gratis japanesestation.com
Rumah kosong di Jepang (Twitter: @ladbible)

Tadi sudah dijelaskan kan kalau rumah ini tidak 100% gratis? Memang, rumah ini awalnya disewakan dengan harga super murah dengan opsi sang pembeli dapat memiliki rumah tersebut setelah memenuhi syarat. Misalnya, di Shichikashuku, harga menyewa rumah kosong adalah 35.000 yen per bulan. Nah, calon pembeli harus membayar harga sewa sambil menetap di desa tersebut. Dan 20 tahun kemudian, rumah itu resmi deh jadi milikmu! Jadi, biaya yang kamu keluarkan adalah sekitar 8,4 juta yen hingga rumah itu menjadi milikmu. Masih terhitung murah sih.

Selain itu, perlu diingat ya, tidak semua kondisi rumah bagus. Ada yang harus direnovasi. Dan tentunya, harus menggunakan biaya sendiri. Jangan lupa ya!

Nah, apa cuma itu? Iya, jika kamu memilih tinggal di Shichikashuku, Tetapi, tidak semudah itu dengan Okutama.

Di Okutama, yang boleh tinggal di rumah ini adalah keluarga muda dengan orang tua berusia di bawah 43 tahun dam anak-anak mereka yang berusia di bawah usia SMP. Tapi, Okutama punya hal menguntungkan jika keluargamu memiliki banyak anak-anak lho, setiap satu anak (dimulai dari anak kedua) akan mengurangi biaya sewa sebesar 5.000 yen. Jadi, jika anakmu ada 10, bisa nih tinggal di sini secara gratis dengan lebih cepat.

rumah Jepang gratis japanesestation.com
Rumah kosong di Jepang (blog.gaijinpot.com)

Ukuran rumah di Okutama juga tidak terlalu besar, hanya sekitar 50 meter persegi, akan sedikit sempit jika anakmu banyak, meski memiliki sebuah taman dan tempat parkir. Tapi, rumah di Miyagi cukup besar, berukuran 125 meter persegi dengan 3 kamar, jadi mungkin kamu bisa memilih Miyagi untuk rumah yang lebih luas.

Tapi, jangan sedih dulu. Masih ada rumah kosong atau akiya yang benar-benar bisa didapatkan dengan gratis alias 0 yen. Kamu bisa melihatnya di situs Inaka no Seikatsu. Jika ingin daftar lengkapnya, bisa mengunjungi situs  Akiya at Home atau Homes.

Apakah Warga Negara Asing Bisa Membeli Rumah Ini?

Sebenarnya bisa! Tapi, meihat syarat di atas yang membuat sang calon pembeli harus menetap di rumah tersebut untuk waktu yang panjang, berarti dapat membuat visamu hangus kan? Tapi, jika kamu benar-benar berniat ingin tinggal di Jepang, tidak ada larangannya kok.

Bagaimana? Tertarik ingin membeli rumah gratis di Jepang?

Sumber:

Rethink Tokyo

Gaijinpot