Share on

Sebagian besar makanan lezat ini hanya dimakan di bagian-bagian tertentu Jepang, sehingga rata-rata orang Jepang hanya akan mencoba sekitar tiga sampai lima dari mereka. Sama seperti tidak semua orang Inggris suka makan “haggis”, tidak semua orang Jepang memilih untuk makan hidangan unik ini. Namun, salah satu keseruan dari melakukan wisata kuliner saat liburan adalah dengan mencoba makanan khas yang hanya bisa kalian temui di tempat ini, jadi kenapa kalian tidak mencoba 5 hidangan unik ini yang hanya bisa kalian temui di Jepang?!

Natto

Natto adalah kedelai hasil fermentasi yang memiliki aroma cukup kuat dan tekstur agak berlendir. Baru-baru ini, manfaat kesehatan natto telah banyak dilaporkan dan sekarang orang dapat membelinya di supermarket seluruh Jepang. Namun tiga puluh tahun yang lalu, tidak umum bagi orang-orang di Jepang barat untuk memakannya. Natto sangat kaya akan protein, vitamin K, dan serat makanan. Di beberapa restoran Jepang di luar Jepang, kalian juga mungkin dapat memesan natto. Meskipun mungkin disajikan dengan cara yang berbeda dengan di Jepang asli. Kebanyakan diolah menjadi natto-maki, gulungan sushi dengan natto di dalamnya.

Natto
Natto (tsunagujapan.com)

Kurage (Ubur-ubur)

Ubur-ubu atau jellyfish dapat dimakan baik mentah atau kering di Jepang. Meskipun penampilannya demikian, kurage tidak memiliki tekstur seperti jeli tetapi justru lebih renyah. Hanya enam jenis ubur-ubur yang dapat dimakan dan oleh karena itu penting untuk dipahami bahwa tidak semua ubur-ubur yang ditemukan di pantai aman dikonsumsi. Hidangan unik yang tidak memiliki banyak rasa ini banyak dinikmati justru dikarenakan teksturnya yang khas.

Kurage
Kurage (tsunagujapan.com)

Kamenote

Kamenote, yang berarti tangan kura-kura, adalah sejenis crustacea yang dapat ditemukan di pantai berbatu. Hidangan unik ini lebih sering dimakan di Jepang selatan. Orang sering memasukkannya ke dalam sup miso atau memasaknya dalam air garam. Meskipun bukan spesies yang sama, hidangan dari hewan yang sangat mirip juga dimakan di Spanyol dan Portugal.

Kamenote
Kamenote (tsunagujapan.com)

Suppon (Kura-kura Bercangkang Lunak)

Menurut penemuan arkeologi, suppon, kura-kura bercangkang lunak, dimakan oleh masyarakat Jepang sejak periode Jomon Tengah (2500-1500 SM). Saat ini, hidangan unik tersebut sering dimakan sebagai bagian dari nabe (hot pot), suimono (sup bening) atau zosui (risotto Jepang), karena kaldu yang terbuat dari suppon amatlah lezat. Bagian cangkangnya dipercaya sebagai afrodisiak dan oleh karena itu mereka dapat dikeringkan yang kemudian diolah menjadi bubuk untuk dicerna.

Suppon
Suppon (tsunagujapan.com)

Kusaya

Kusaya adalah ikan asin kering yang biasa diproduksi di Kepulauan Izu. Hidangan unik ini dibuat dengan mengasinkan ikan segar di kusaya-jiru (mirip dengan saus ikan) selama 8-20 jam dan kemudian mencucinya dengan air segar, hingga akhirnya dikeringkan di bawah sinar matahari selama satu hingga dua hari. Kusaya diberikan kepada Shogun sebagai hadiah di Periode Edo dan terkenal karena aromanya yang unik.

Kusaya
Kusaya (tsunagujapan.com)