Share on

Jepang memang dikenal sebagai salah satu negara paling aman di dunia. Tetapi, bukan berarti kamu tidak akan berurusan dengan polisi selama kamu ada di negara sakura tersebut. Pergi ke kantor polisi di Jepang bisa menjadi pengalaman yang menantang karena ada banyak kata dan frasa rumit yang hanya digunakan dalam keadaan tersebut. Sebagai permulaan, hanya membedakan kouban (kantor polisi yang menangani kejahatan kecil) dan keisatsu sho (kantor polisi yang menangani kejahatan besar) bisa menjadi rumit. Karena itu, berikut ini adalah kalimat dan istilah yang bisa kamu gunakan kalau-kalau harus  pergi dan berbicara dengan polisi di Jepang.

Advertise With Us

1. Menyerahkan barang yang hilang

- 財布を見つけた / saifu o mitsuketa (saya menemukan dompet)

Ketika seseorang kehilangan barang di Jepang, barang itu pasti akan kembali, entah ditemukan di tempat dimana barang itu hilang atau di kantor polisi. Jika kamu menemukan barang hilang seperti dompet, cukup pergi ke kouban dengan dompet yang kamu temukan, bicara dengan polisi disana, kemudian kamu akan diminta untuk mengisi formulir.

formulir barang yang hilang
Kamu perlu mengisi formulir ketika menyerahkan barang yang hilang kepada polisi di Jepang (pakutaso.com)

2. Meminjam uang

- お金を貸し て く れ ま せ ん か? / okane o kashite kuremasenka? (bisakah anda meminjamkan saya uang?)

Anehnya, polisi di Jepang tidak keberatan meminjamkan uang. Jika kamu mengalami kejahatan, atau bahkan kehilangan dan tidak punya uang sama sekali, kamu sebenarnya bisa meminjam uang dari kouban, dan cukup membayarnya nanti. Tentu saja ada batasan jumlah uang yang bisa kamu pinjam, tetapi ini pastinya bisa membantu kamu.

3. Meminta petunjuk arah

- 駅の行き方を教えて下さ / eki no ikikata o oshite kudasai (tolong beri tahu saya cara pergi ke stasiun)

Fungsi lain dari kouban adalah untuk memberikan petunjuk arah. Kamu akan terkejut ketika melihat bagaimana polisi Jepang yang tampak garang sekalipun bisa tiba-tiba berubah menjadi pemandu yang sangat sopan saat kamu menanyakan arah. Beberapa petugas mungkin akan memandu secara berlebihan dan akan bersikeras untuk menunjukkan pada salah satu peta mereka yang sangat terperinci.

4. Klaim asuransi

- 事故に遭いました/ jiko ni aimashita (saya mengalami kecelakaan)

Dalam kasus kecelakaan, ada baiknya mengunjungi kantor polisi jika ada kerusakan atau cedera. Tentu saja, segala bentuk pertanggungjawaban atau klaim asuransi akan melibatkan sejumlah dokumen resmi yang membingungkan.

Kejahatan di Jepang
Istilah kejahatan di Jepang (pakutaso.com)

5. Melaporkan kejahatan

- 犯罪 / hanzai (kejahatan)

Tentu saja, ada istilah-istilah penting lainnya yang perlu kamu ketahui. Untuk mempersiapkan diri kalau-kalau kamu harus berbicara dengan polisi di Jepang, ada baiknya mempelajari kosakata yang merujuk pada masing-masing kejahatan besar yang paling mungkin kamu temui:

-          財布を盗まれました /  saifu o nusumaremashita : dompet saya dicuri

-          すり / suri : pencopet / penjambret

-          暴力 / bouryoku : kekerasan

-          叩いた / tataita : diserang

-          暴走族 / bousou zoku : geng motor

-          痴漢に遭いました / chikan ni aimashita : saya bertemu orang cabul

Jika kamu ragu berbahasa Jepang, cukup minta pembicara bahasa Inggris “英語が話せる方いらっしゃいますか?" (eigo ga hanaseru kata irasshaimasuka?). Sebagian besar kantor polisi di Jepang memiliki akses ke penerjemah, walaupun hanya dengan telepon. Semoga kamu tidak perlu menggunakan istilah dan kalimat-kalimat di atas ketika berkunjung ke Jepang, ya!