Pada 5 Februari 2026, Japan Meteorological Corporation (JMC) merilis prakiraan keempat mengenai waktu mulai mekarnya bunga sakura (kaika) dan puncak mekarnya (mankai) di Jepang. Dalam laporan ini, JMC memperkirakan jadwal mekarnya sakura jenis Somei Yoshino di sekitar 1.000 lokasi hanami yang tersebar di berbagai kota, mulai dari Hokkaido di utara hingga Kagoshima di selatan Jepang. JMC juga menyatakan bahwa prakiraan ini akan terus diperbarui secara berkala, dengan pembaruan berikutnya dijadwalkan pada 19 Februari 2026.
Mekanisme Mekarnya Bunga Sakura
Waktu mekarnya bunga sakura tidak hanya ditentukan oleh suhu saat musim semi, tetapi sangat dipengaruhi oleh pola suhu sejak musim gugur tahun sebelumnya. Kuncup bunga sakura sebenarnya sudah terbentuk sejak musim panas pada tahun sebelumnya. Namun, kuncup ini tidak langsung berkembang menjadi bunga. Sebelum mekar, mereka harus melalui dua tahap utama, yaitu masa dormansi dan masa pertumbuhan.
Pada masa dormansi, kuncup berada dalam kondisi “istirahat”. Fase ini memungkinkan kuncup bertahan menghadapi musim dingin dengan suhu rendah dan durasi siang yang lebih pendek. Fenomena dormansi tidak hanya terjadi pada sakura, tetapi juga pada berbagai jenis tanaman di wilayah beriklim sedang. Selama musim gugur dan musim dingin, tanaman membutuhkan paparan suhu dingin tertentu: sekitar -5 hingga 15 derajat Celsius agar dapat “terbangun” dan bersiap menyambut musim semi.
Setelah dormansi terlewati, kuncup memasuki masa pertumbuhan. Pada tahap ini, kenaikan suhu menjadi faktor utama yang memengaruhi kecepatan perkembangan bunga. Semakin hangat suhu udara, semakin cepat kuncup tumbuh menuju fase mekar. Secara visual, kuncup yang memasuki masa pertumbuhan akan mulai membesar. Ujungnya berubah menjadi kuning kehijauan, dan menjelang waktu berbunga, kelopak bunga mulai terlihat jelas. Proses inilah yang akhirnya menentukan kapan sakura akan mulai bermekaran dan mencapai puncak keindahannya di berbagai wilayah Jepang.
Kawazu Sakura, Pilihan Menikmati Sakura Lebih Awal
Selain prakiraan sakura secara nasional, JMC juga merilis perkiraan khusus untuk Kawazu Sakura di Kawazu Town, Prefektur Shizuoka. Berbeda dari sakura pada umumnya, Kawazu Sakura dikenal sebagai varietas yang mekar lebih awal, bahkan sejak akhir Januari. Berdasarkan prakiraan JMC yang diumumkan pada 5 Februari 2026, mekarnya Kawazu Sakura diperkirakan berlangsung secara bertahap di berbagai titik populer.
Untuk kamu yang berencana berlibur ke Jepang pada musim sakura, prakiraan ini dapat menjadi panduan awal dalam menyusun jadwal perjalanan. Namun, karena waktu mekarnya sakura sangat dipengaruhi oleh kondisi cuaca yang dapat berubah, pastikan kamu terus mengikuti pembaruan prakiraan terbaru agar momen menikmati hanami dapat berlangsung di waktu yang paling tepat.
Sumber: https://n-kishou.com/