Berita Jepang | Japanesestation.com

Pemerintah Jepang meminta agar penduduk Jepang segera meminta bantuan jika mereka sulit mengatasi masalah mereka pada Senin (28/9). Hal ini dilakukan setelah kasus kematian seorang aktris terkenal yang diduga akibat bunuh diri pada minggu lalu.

Tewasnya bintang "Miss Sherlock" Yuko Takeuchi (40) memang membuat seisi Jepang terkejut. Apalagi, sebelumnya ada beberapa kasus serupa yang menimpa selebriti Jepang, Memperlihatkan adanya peningkatan angka bunuh diri akhir-akhir ini.

Sekretaris Kabinet, Katsunobu Kato, memang tidak menyebutkan suatu kasus tertentu, namun ia mengakui bahwa banyak orang-orang yang mengalami stress dan depresi selama pandemi virus corona berlangsung. Hal ini membuat potensi bunuh diri meningkat.

"Terjadi peningkatan jumlah kasus bunuh diri sejak Juli. Kami harus mengakui fakta bahwa begitu banyak orang yang mengakhiri hidup mereka yang berharga akhir-akhir ini," ujar Kato yang sebelumya menjabat sebagai menteri kesehatan hingga awal bulan ini.

Karena itu, ia pun meminta agar orang-orang menghubungi hotline pencegahan bunuh diri seperti TELL Japan dan layanan sejenisnya.

Kembali ke Takeuchi, sebelum meninggal, aktris terkenal ini sempat memainkan peran utama dalam seri dorama "Miss Sherlock" pada 2018 dan memerankan peran minor di film horror klasik Jepang, “Ring” pada tahun 1998.

Pada awal September, aktris populer Jepang lain, Sei Ashina ditemukan tewas dengan dugaan bunuh diri. Sebelumnya, aktor muda dan bertalenta Jepang, Haruma Miura juga ditemukan meninggal dengan dugaan yang sama.

Hana Kimura, pegulat dan bintang reality show "Terrace House" milik Netflix juga ditemukan meninggal di kediamannya pada Mei lalu, Sebelum ditemukan tewas, ia menderita akibat bullying yang dilakukan netizen.

Pada bulan Agustus lalu, angka kasus bunuh diri di Jepang ada 1.900 kasus, naik 15,3% dari tahun sebelumnya. Sementara itu, di awal tahun, sempat ada penurunan angka kasus bunuh diri di Jepang begitu pula dengan tahun 2019, di mana banyak kelompok non-pemerintah yang meningkatkan usaha mereka dalam menangani masalah bunuh diri di Jepang.