Akibat salju ekstrem pada 25 Januari, layanan kereta cepat bandara JR Hokkaido di Bandara New Chitose dihentikan, menyebabkan sekitar 7.000 orang terpaksa bermalam di bandara. JR Hokkaido menyatakan koordinasi dengan pengelola bandara berjalan baik, namun Hokkaido Airports membantahnya secara resmi, menilai informasi dari JR sangat kurang dan menjadi penyebab kekacauan penanganan penumpang. Presiden JR Hokkaido, Yasuyuki Watanuki mengakui kesalahan tersebut dan meminta maaf, menyatakan bahwa koordinasi memang tidak berjalan baik dan penyampaian informasi ke bandara sangat tidak memadai, bahkan ada telepon yang tidak terjawab saat rapat. JR berjanji memperbaiki sistem berbagi informasi, termasuk menambah staf khusus komunikasi.
Pekerjaan pembersihan salju dilakukan hingga malam selama dua hari. Layanan kereta dari dan ke Sapporo sempat dihentikan setelah pukul 21.00, namun jadwal normal sebagian besar telah pulih. Sementara itu, bus bandara dari pusat Sapporo ke New Chitose kembali beroperasi pada 30 Januari, kecuali beberapa rute yang masih ditangguhkan dan akan dievaluasi sesuai kondisi salju.