Share on

Jika di Indonesia ada istilah ketindihan, di Jepang ada istilah Kanashibari. Kanashibari adalah istilah Jepang untuk sleep paralysis, sebuah fenomena tubuh masih lumpuh dalam keadaan tidur, namun mata dalam keadaan terbuka dengan pikiran setengah sadar. Sehingga dunia nyata dan mimpi bercampur bersama, dan badan terasa tidak dapat digerakkan.

Cerita tentang kanashibari di zaman dulu dikaitkan dengan kekuatan supernatural yang terjadi pada tubuh. Ada sejumlah legenda tentang kanashibari, dan masing-masing menunjukan penyebab yang berbeda.

Bentuk kanashibari yang paling umum berasal dari kesurupan. Berbagai cerita hantu mengenai kisah kanashibari mulai tersebar pada zaman Edo. Masyarakat Jepang percaya bahwa gangguan ini terjadi kepada anak-anak muda. Sehingga banyak adegan film horror Jepang yang memperlihatkan pemuda atau gadis yang dihantui dan ditindih oleh hantu sehingga mereka tidak bisa bergerak. Hal tersebut mempengaruhi anak muda di Jepang sehingga mereka secara psikologis merasa takut terkena gangguan kanashibari.

Pernah Terkena Ketindihan? Ternyata di Jepang Hal Ini Disebut Kanashibari!
(image: Yokai)

Beberapa penderita melaporkan bahwa mata mereka terbuka dan mereka dapat melihat sekeliling tetapi tidak dapat melakukan hal lain. Seringkali, kelumpuhan disertai dengan halusinasi pendengaran dan visual. Penderita mungkin mendengar suara-suara bersenandung yang aneh, melihat cahaya, merasakan kehadiran hantu di dalam ruangan, merasakan tekanan di dada, mengalami kesulitan bernapas, dan kadang-kadang memiliki perasaan mengambang di atas tempat tidur. Sebagian besar penderitanya mengalami teror ekstrem dan sering percaya bahwa mereka akan mati.

Di Jepang, kanashibari juga dapat disebabkan oleh manusia yang biasanya dilakukan oleh biksu atau ahli sihir. Kisah Kiyohime menampilkan satu bagian di mana sang putri cemburu dan mengejar kekasihnya, Anchin. Mencoba melarikan diri, Anchin meminta biksu di kuil Kumano untuk menjebak Kiyohime dengan kanashibari, seingga akhirnya Anchin mampu melarikan diri.

Berdasarkan berbagai legenda dan cerita modern, biasanya hantu yang menindih mereka adalah seorang hantu wanita yang berambut panjang dimana muka hantu tersebut menatap lurus ke kepala yang dihantuinya.

(featured image: IMGur)