Share on

Bakeneko adalah sejenis mahluk mitologi atau yōkai Jepang berwujud kucing. Orang-orang seringkali bingung membedakan Bakeneko dengan Nekomata, yōkai berwujud kucing lainnya. Perbedaan antara keduanya memang sedikit ambigu, tetapi perbedaan terbesarnya adalah bahwa Nekomata memiliki dua ekor, sedangkan Bakeneko hanya memiliki satu.

Advertise With Us

Ada beberapa alasan mengapa kucing dianggap sebagai mahluk mitologi  atau yokai dalam beberapa kisah legenda di Jepang. Yaitu karena iris mata mereka yang bisa berubah bentuk, bulu mereka yang dapat memercik ketika dibelai (karena listrik statis), mereka bisa berjalan tanpa menimbulkan suara, sifat liar mereka yang tetap ada terlepas dari kelembutan yang mereka tunjukkan, mereka sulit dikendalikan (tidak seperti anjing), mereka terkadang suka menjilat darah, dan banyak lagi.

Bakeneko sebenarnya adalah kucing biasa dan memiliki karakteristik yang sama seperti kucing pada umumnya. Mereka bisa berada di rumah sebagai hewan peliharaan, di pertanian sebagai pembasmi hama, atau di jalanan seperti kucing-kucing liar yang tersesat. Tetapi ketika kucing-kucing ini beranjak dewasa, mereka mengembangkan kekuatan gaib dan berubah menjadi yokai Jepang. Perlahan-lahan mereka mulai berjalan menggunakan kedua kaki belakang mereka. Lalu, setelah usia dan kekuatan mereka bertambah, ukuran tubuhnya akan tumbuh hingga lebih besar dari manusia.

Bakeneko
Bakeneko dalam wujud manusia (storiespreschool.com)

Selain itu, Bakeneko juga memiliki kemampuan untuk berubah bentuk menjadi apapun, bahkan manusia. Beberapa dari mereka bahkan bisa berbicara seperti manusia sungguhan. Dalam beberapa versi cerita, Bakeneko dikatakan berubah wujud menjadi manusia dengan mengenakan handuk di kepala mereka untuk menutupi telinga mereka yang tidak bisa ikut berubah.

Bakeneko merupakan yokai Jepang yang berbahaya. Mereka bisa memakan sesuatu yang berukuran lebih besar dari tubuh mereka, dan memakan sesuatu yang beracun tanpa kesulitan. Hal ini memungkinkan mereka untuk memakan majikan mereka, dan berubah wujud lalu hidup dengan berpura-pura seperti majikan yang telah mereka makan.

Japanese Bobtail
Japanese Bobtail, ras kucing dari Jepang dengan ekor pendek (catster.com)

Menurut cerita, ada beberapa hal yang menyebabkan kucing biasa berubah menjadi Bakeneko. Yang pertama adalah berumur panjang (lebih dari 13 tahun), lalu tumbuh hingga ukuran tertentu dengan berat melebihi 3,75 kilogram. Dipercaya bahwa tanda yang terlihat ketika kucing akan berubah menjadi Bakeneko adalah ekor yang sangat panjang. Hal inilah yang menyebabkan mitos kucing di Jepang ekornya dipotong pendek sejak kecil (Japanese Bobtail) untuk menghindari mereka berubah menjadi Bakeneko ketika dewasa.

Artikel dari berbagai sumber.