Share on

Para pecinta buku pasti tahu dong novel Norwegian Wood karangan novelis Jepang, Haruki Murakami? Ya, novel roman itu merupakan salah satu novel terlaris dan terpopuler-nya Haruki Murakami. Tapi, tahukah kamu kalau novelis kelahiran Kyoto ini masih punya banyak judul novel lain yang gak kalah seru dari Norwegian Wood? Nah, inilah 10 novel terbaik Haruki Murakami!

10. Killing Commendatore (2017 di Jepang /2018 di Inggris)

Killing Commendatore (jw-webmagazine.com)
Killing Commendatore (jw-webmagazine.com)

Killing Commendatore (騎士団長殺し) adalah novel terbaru dari Haruki Murakami yang terbit pada tahun 2017 di Jepang, sekitar 7 tahun setelah dirilisnya 1Q84. Novel ini menceritakan tentang sang protagonis yang meninggalkan rumah setelah bertikai dengan istrinya dan pindah ke sebuah studio di gunung. Di kehidupan barunya, ia bertemu orang-orang dengan sifat yang berbeda-beda dan hal yang aneh pun terjadi.

9. Sputnik Sweetheart (1999/2001)

Sputnik Sweetheart (jw-webmagazine.com)
Sputnik Sweetheart (jw-webmagazine.com)

Novel ke-9 karya Haruki Murakami ini diterbitkan pada tahun 1999 dan sering disebut-sebut sebagai  satu-satunya novel karya Haruki yang menggunakan sudut pandang orang pertama. Untuk ceritanya, "Sputnik Sweetheart" mengisahkan tentang sang protagonis (yang lebih mirip orang yang bercerita) yang jatuh cinta pada seorang gadis bernama Sumire. Sayangnya, gadis ini menyukai orang lain dan jarak antara Sumire dan sang protagonis semakin jauh saja. Fakta menarik, judul novel ini berasal dari nama sebuah pesawat ruang angkasa yang diluncurkan oleh Uni Soviet pada 1957.

8. Hear the Wind Sing (1979/1987)

Hear the Wind Sing (jw-webmagazine.com)
Hear the Wind Sing (jw-webmagazine.com)

Ingin membaca karya pertama Haruki Murakami? Hear the Wind Sing (風の歌を聴け) adalah novel debut Haruki Murakami saat memulai karirnya sebagai novelis pada tahun 1979. Novel yang menjadi buku pertama dari seri “Trilogy of the Rat” ini selesai ditulis Haruki setelah ia menutup bar jazz-nya.  Karakter utama dalam buku ini dikisahkan memutuskan untuk mulai menulis pada umurnya yang ke-29 tahun, sama dengan Haruki Murakami, seakan-akan sang novelis merefleksikan dirinya sendiri ke dalam karakternya. Cerita dalam "Hear the Wind Sing" berlanjut di novel keduanya, "Pinball, 1973".

7. A Wild Sheep Chase (1982/1989)

A Wild Sheep Chase (jw-webmagazine.com)
A Wild Sheep Chase (jw-webmagazine.com)

A Wild Sheep Chase (羊をめぐる冒険) adalah bagian ketiga dari “Trilogy of the Rat”yang terdiri dari: "Hear the Wind Sing"; "Pinball, 1973"; "A Wild Sheep Chase" dan "Dance Dance Dance". Novel ini menceritakan tentang petualangan sang protagonis di Tokyo dan Hokkaido yang mengejar seekor domba. Dalam novel ini, protagonis juga mengalami masa patah hati yang parah.

6. Kafka on the Shore (2002/2005)

Kafka on the Shore (jw-webmagazine.com)
Kafka on the Shore (jw-webmagazine.com)

Berikutnya, ada salah satu masterpiece Haruki Murakami yang dirilis di Jepang pada tahun 2002, Kafka on the Shore (海辺のカフカ). Novel yang masuk ke dalam “10 Buku Terbaik di Tahun 2005” versi The New York Times  dan memenangkan World Fantasy Award 2006 ini menceritkan tentang seorang remaja 15 tahun bernama Kafka yang tumbuh dalam kesendirian dan perjalannnya memulai kehidupan saat ia dewasa.