Dulu harga sebungkus onigiri cuma sekitar ¥100-an, sekarang harganya bisa mencapai lebih dari ¥300! Artikel ini membahas kenapa harganya naik, dan apakah memang layak dibeli di harga segitu? Kita Cari tahu disini.
Beberapa tahun lalu, onigiri di konbini Jepang sering dijual sekitar 100 yen (sekitar IDR 12,000). Namun, sekarang harga sudah naik drastis — bahkan onigiri tuna mayones biasa saja harganya hampir 200 yen. Bahkan ada yang lebih dari 300 yen!
Karena harganya makin tinggi, penulis artikel mencoba membandingkan onigiri dari tiga rantai konbini besar di Jepang — 7-Eleven, Lawson, dan Family Mart — dan mencoba dua varian dari masing-masing toko untuk melihat apakah harga mahal itu sepadan.
Berikut beberapa contoh yang dicoba:
· 7-Eleven
o Salmon Roe in Soy Sauce — sekitar 307 yen
o Red Salmon & Salt — sekitar 267 yen
· Lawson
o Just Like a Hamburg Steak Bowl — sekitar 354 yen
o Salmon Roe Pickled in Soy Sauce — sekitar 308 yen
· Family Mart
o Salmon Seaweed — sekitar 320 yen
o Large Rice Ball with Salmon Mayonnaise & Pollock Roe — sekitar 348 yen
Varian paling mahal yang dicoba adalah onigiri bergaya hamburg steak dari Lawson — harganya 354 yen. Bola nasi ini bahkan punya daging hamburg teriyaki, telur, dan mayones di dalamnya: sangat kreatif, tapi rasanya kurang maksimal kalau tidak dipanaskan di microwave.
Dalam perbandingan salmon roe, penulis lebih menyukai versi 7-Eleven karena ikuranya lebih besar dan rasanya lebih seimbang, sementara versi Lawson cenderung terlalu kuat rasa kecapnya. Namun, untuk kualitas nasi sendiri, Lawson unggul soal tekstur.
Adapun onigiri dari Family Mart yang lebih besar dan berat terasa lebih mengenyangkan, terutama yang dengan salmon, mayones, dan pollock roe — cocok buat yang mau kenyang banyak.
Jadi, apakah onigiri ini sepadan dengan harganya? Itu tergantung selera kamu: