Share on

Meski dicap sebagai salah satu negara teraman di dunia, Jepang tetap tak luput dari tindak kriminal seperti penipuan hingga pembunuhan sadis. Nah, penipuan ini bukan hanya bisa terjadi pada orang Jepang saja lho, kita yang orang asing dan kebetulan berada di sana pun bisa! Nah, biar lebih waspada, JS membuat daftar 5 penipuan yang sering terjadi di Jepang, Apa saja?

Advertise With Us

1. “Halo, Ini Aku!”

penipuan Jepang japanesestation.com
Ilustrasi korban penipu (pakutaso.com)

Orang asing nyatanya tak luput dari penipuan semacam ini. Jadi, jika sebuah nomor tak dikenal meneleponmu, jawablah dengan bahasa ibumu atau berpura-pura tak mengerti bahasa Jepang. Dengan ini, mungkin mereka akan menyerah dan mematikan teleponnya.

Atau jika kamu berani menghentikan mereka, “bermainlah” sedikit den berusaha mengorek informasi. Setelah telepon ditutup, segera hubungi polisi dan berikan semua informasi yang telah terkumpul. Semakin banyak bukti, semakin besar kesempatan penipu ini tertangkap.

2. Penipuan Bar

Penipuan jenis ini bisa terdiri dari bermacam-macam versi. Pertama, ada seorang kyakuhiki (penarik pelanggan) dari sebuah bar mencurigakan yang menawarkan suatu bar lain dan mengantarmu ke sana, Namun di tengah jalan, ia menelepon bar tersebut dan ternyata..barnya penuh! Ia pun membawamu ke bar mencurigakan tempatnya bekerja di mana kamu akan diminta untuk membayar layanan “tersembunyi.”

Ada juga versi di mana seorang gadis cantik menggodamu dan membuatmu membeli sebuah minuman mahal untuknya. Minuman yang tidak kamu pesan pun terkadang disajikan bersama minuman itu. Gadis ini juga biasanya akan membuatmu membawanya ke apartemenmu. Setelah itu kamu akan bertemu dengan beberapa pria kekar yang memalakmu. Ada juga yang sengaja membubuhkan obat tidur ke minuman agar dapat merampokmu dengan mudah.

Nah, agar tak terkena penipuan semacam ini, jauhi Akyakuhiki yang berpakaian kasual, biasanya mereka palsu. Selain itu, jangan pernah meminum minuman yang tak kamu pesan. Akan lebih baik lagi jika kamu memilih minum dari minuman kaleng karena akan lebih sulit untuk membubuhkan obat tidur di dalamnya. Terakhir, sebaiknya carilah informasi mengenai bar yang aman, seperti beberapa bar Tokyo berikut.

3. Polisi Palsu

Polisi Jepang
Polisi Jepang (pakutaso.com)

Diinterogasi polisi dalam bahasa ibu saja sudah mengerikan, apalagi dalam bahasa asing kan? Tidak aneh sih saat polisi Jepang mendekati orang asing dan meminta mereka unuk memperlihatkan kartu identitas dan bertanya apa urusan mereka di Jepang. Umumnya mereka bertanya baik-baik dan akan membiarkanmu pergi setelah itu, namun nampaknya kamu harus tetap berhati-hati, pasalnya, banyak polisi palsu!

Pada tahun 2014, Japan Times pernah membuat artikel mengenai orang-orang tak bertanggung jawab yang menyamar menjadi polisi dan menargetkan orang asing sebagai korbannya. Jadi, jika seorang petugas polisi mendekatimu dan terlihat mencurigakan, mintalah mereka untuk memperlihatkan badge-nya atau pergi ke kouban (pos polisi) terdekat.

4. Penipuan Donasi

penipuan Jepang japanesestation.com
Ilustrasi biksu (izanau.com)

Mungkin di antara penipuan yang lain, inilah penipuan yang paling umum, Biasanya, ada beberapa biksu palsu di sekitar Akihabara yang meminta donasi. Bahkan seperti beberapa penipuan semacam ini di Indonesia, mereka juga memiliki buku dengan nama dan besar donasi (palsu) yang diberikan.

Ada juga yang memanfaatkan bencana alam serta dana bantuan untuk anak yatim di Thailand. Memang sih tak semuanya palsu, tapi tetap main aman ya!

5. Penipuan Gaji Terakhir

Hal ini bisa berdampak langsung bagi kamu yang sempat bekerja sementara di Jepang. Beberapa perusahaan bisa saja mencoba untuk tak membayar gaji terakhirmu karena saat kamu kembali ke negara asal, tentu tak ada yang bisa dilakukan dan sulit untuk protes kan? Jadi, pastikan untuk selalu mengecek kontrakmu dengan seksama dan pelajari tentang perusahaan yang memperkerjakanmu.

Nah, itulah 5 kasus penipuan yang kerap terjadi di Jepang. Jadi, tetap waspada ya!

Sumber:

Izanau

Japan Times

Travel Scams