Share on

Untuk sebagian orang, praktik bedah plastik masih menjadi hal tabu yang dilakukan dengan tujuan untuk mengubah dan meningkatkan penampilan sesuai dengan public figure atau bahkan mengubah secara total beberapa bagian sekitar wajah. Lain halnya untuk kasus seperti 'kecacatan' yang tidak disengaja dengan berbagai alasan seperti kecelakaan, terbakar atau lainnya, praktik ini bertujuan untuk sebisa mungkin mengembalikan kehidupan normal sehari-hari dari pasien.

Advertise With Us

Insiden mengenai kebakaran yang terjadi di studio anime Kyoto Animation (KyoAni), Kyoto membuat luka yang sangat membekas bagi para korban, keluarga korban, pihak perusahaan bahkan para fans anime di seluruh dunia.

Atas keprihatinan seusai kejadian tersebut, seorang penggemar mencoba menghubungi Katsuya Takasu, seorang Dokter kecantikan dan ahli bedah plastik yang terkenal di Jepang. Melalui jejaring sosial twitter, ia berhasil mengirimkan permintaannya kepada dokter Takasu. Nama pengguna dari penggemar tersebut adalah @shizuku_yugiri

Ia berkata dalam cuitannya dengan menyertakan nama akun dokter Takasu

https://twitter.com/shizuku_yugiri/status/1152548011882381314?ref_src=twsrc%5Etfw%7Ctwcamp%5Etweetembed%7Ctwterm%5E1152548011882381314&ref_url=https%3A%2F%2Fsoranews24.com%2F2019%2F07%2F23%2Ffree-treatment-for-kyoto-animation-arson-burn-victims-offered-by-japans-leading-cosmetic-surgeon%2F

Dokter Takasu! Apakah ada yang bisa anda lakukan untuk Kyoto Animation? Tindakan yang dilakukan oleh seseorang tersebut telah merenggut banyak korban nyawa. Ini tidak bisa dimaafkan.

Saya tahu kalau egois dengan meminta kepada anda, tapi tolong bantu mereka” ucapnya.

Tak lama dari tweet tersebut dikirim, Takasu segera meresponnya,

https://twitter.com/katsuyatakasu/status/1152548240694235136?ref_src=twsrc%5Etfw%7Ctwcamp%5Etweetembed%7Ctwterm%5E1152548240694235136&ref_url=https%3A%2F%2Fsoranews24.com%2F2019%2F07%2F23%2Ffree-treatment-for-kyoto-animation-arson-burn-victims-offered-by-japans-leading-cosmetic-surgeon%2F

Saya akan lakukan apapun yang saya bisa. Apa yang bisa saya lakukan?

Melihat jawaban dari Dokter Takasu, seorang mengguna twitter lainnya megusulkan konsultasi gratis kepada korban selamat dari serangan tersebut, namun sebenarnya usulan itu tidak perlu diajukan karena Takasu sendiri memiliki kebijakan atas pekerjaanya, seperti dalam balasan yang diunggah oleh Dokter kecantikan tersebut,

https://twitter.com/katsuyatakasu/status/1152559211756191744?ref_src=twsrc%5Etfw%7Ctwcamp%5Etweetembed%7Ctwterm%5E1152559211756191744&ref_url=https%3A%2F%2Fsoranews24.com%2F2019%2F07%2F23%2Ffree-treatment-for-kyoto-animation-arson-burn-victims-offered-by-japans-leading-cosmetic-surgeon%2F

Saya memiliki kebijakan sendiri untuk tidak mengenakan biaya saat berkonsultasi. Selain itu, saya tidak pernah menerima pembayaran saat merawat para korban dengan keadaan yang tragis.” Ucapnya melalui cuitannya di twitter.

Tweet selanjutnya menyatakan bahwa Dokter Takasu bersedia menangani para korban dari Kyoto Animation.

https://twitter.com/katsuyatakasu/status/1152728411808206849?ref_src=twsrc%5Etfw%7Ctwcamp%5Etweetembed%7Ctwterm%5E1152728411808206849&ref_url=https%3A%2F%2Fsoranews24.com%2F2019%2F07%2F23%2Ffree-treatment-for-kyoto-animation-arson-burn-victims-offered-by-japans-leading-cosmetic-surgeon%2F

Jika ada korban yang datang kepada saya untuk berkonsultasi, saya akan melakukan semua yang saya bisa untuk merawat mereka. Menyembuhkan orang lain adalah tujuan hidup saya, berapa lama pun yang dibutuhkan. Saya berharap dapat bertemu dengan para korban dari serangan tersebut” ucapnya.

Seperti yang disinggung pada cuitannya, ini bukan pertama kalinya Takasu menawarkan jasanya secara gratis kepada para korban. Ketika bencana gempa bumi Hanshin terjadi pada tahun 1995, yang merusak wilayah Kobe dan bagian Jepang Tengah lainnya, Takasu juga melakukan tindakan yang sama untuk para korban yang selamat.

Dengan ini, diharapkan menjadi sebuah penghibur dan berita baik untuk para korban yang berhasil selamat dalam insiden kebakaran Studio Kyoto Animation pada hari Jumat lalu.

  Featured image: tokyo reporter

Sumber: soranews24, twitter