Berita Jepang | Japanesestation.com

Dikutip dari surat kabar The Mainichi Shimbun, pada hari Rabu (24/7) salah satu color designer untuk Kyoto Animation, Naomi Ishida (49) meninggal dunia saat insiden kebakaran yang terjadi pada 18 Juli yang lalu. Surat kabar tersebut mengonfirmasi kematian Ishida saat melakukan wawancara kepada keluarga korban.

Ishida menjadi salah satu dari 34 orang yang dikabarkan meninggal dunia dalam insiden kebakaran tersebut.

Kepada media, orang tua Ishida mengatakan bahwa mereka sama sekali tidak menyangka kalau anaknya akan menjadi salah satu korban kebakaran. Menurut pemaparannya, pada saat insiden terjadi, mereka (orang tua) memberi kabar pada kerabatnya bahwa Ishida baik-baik aja karena sebelumnya mereka mengetahui bahwa Ishida bekerja di gedung kedua dari Studio Kyoto Animation. Namun ternyata Ishida tidak dapat dihubungi melalui ponselnya. Mereka mengatakan barulah kemudian pada pukul 9:30 malam waktu setempat pihak Kyoto Animation mengunjungi mereka untuk mengabarkan bahwa mereka tidak dapat mengonfirmasi keselamatannya.

Pada hari selasa (23/7) pihak berwenang memberitahu orang tua Ishida bahwa mereka telah mengidentifikasi jenazah Ishida setelah dilakukan pengujian DNA.

Naomi Ishida merupakan seorang animator color designer untuk Kyoto Animation yang memulai karirnya pada tahun 1993 ketika usianya menginjak 22 tahun. Ia menjadi color designer untuk anime-anime yang diproduksi oleh KyoAni seperti Amagi Brilliant Park, Hyouka, Liz and the Blue Bird, Koe no Katachi (A Silent Vioce), Haruhi Suzumiya, dan masih banyak lagi.

Pada hari kamis, pihak yang berwajib mengonfirmasi telah melakukan tes DNA kepada seluruh korban yang tewas pada kebakaran tersebut yang berjumlah 34 orang yang terdiri dari 21 korban perempuan dan 13 orang laki-laki. Usia para korban berkisar antara 20 tahun hingga 60 tahun, lebih dari separuh korban kebakaran berusia 20 tahun dan 30 tahunan. Sumber pun mengatakan bahwa pihak berwenang akan memberitakan nama para korban secepatnya.

  Featured image: wikipedia

Sumber: ANN, Mainichi Shimbun, Wikipedia