Share on

Wabah virus corona (COVID-19) telah menyebabkan banyak kematian di dunia. Komedian terkenal asal Jepang, Ken Shimura meninggal karena pneumonia yang disebebakan oleh virus corona. Dia adalah selebriti Jepang pertama yang diketahui meninggal akibat COVID-19. Dilansir dari Japan Today, Shimura dirawat di rumah sakit Tokyo dan meninggal pada hari Minggu. Komedian ini tutup usia di umur 70 tahun.

Advertise With Us

Shimura terinspirasi oleh ikon komedi Amerika Serikat, Jerry Lewis. Shimura sangat terkenal lintas generasi dengan gaya komedinya yang slapstick serta ekspresi wajah yang lucu. Dia didiagnosis dengan pneumonia setelah terinfeksi virus corona. Pada 20 Maret, dia dirawat di rumah sakit setelah demam dan masalah pernapasan, sehingga harus menggunakan ventilator.

Terlahir sebagai Yasunori Shimura, dia baru-baru ini dikenal dengan karakter populernya Baka Tonosama (Stupid Warlord) di acara komedi TV. Shimura sendiri adalah mantan anggota band rock komedi Drifters, yang terkenal pada tahun 1970-an dan 1980-an. Dia juga memimpin teater komedi, Shimurakon (Shimura Spirit), sejak 2006.

Sebelum kematinnya, Shimura tengah bersiap untuk film baru. Dia juga akan berlari dalam relay Obor Olimpiade untuk mewakili  Higashimurayama, sebuah kota di pinggiran Tokyo, kata agensinya, Izawa Office

"Saya rasa Shimura sendiri tidak berpikir akan pergi dengan cara seperti ini," kata seorang staf Izawa Office kepada wartawan, dengan menambahkan bahwa acara komedi masih akan muncul di TV.

"Saya harap kalian akan mengingatnya dan tertawa," katanya. "Sampai akhir, dia berkomitmen untuk menghadirkan tawa kepada orang-orang."

Berita kematian Ken Shimura langsung menjadi sorotan di televisi Jepang. Para penggemar dan media berkumpul di luar rumah sakit tempat dia dirawat.

Tokyo sendiri sedang mengalami lonjakan kasus baru virus corona. Gubernur Tokyo pun meminta warganya untuk tetap di rumah hingga 12 April. Bahkan, hanami yang biasanya menjadi event besar tahunan pun banyak dibatalkan. Tokyo hingga saat ini memiliki 68 kasus baru virus pada hari Minggu, sehingga total prefektur menjadi 430.

Selamat jalan, Ken Shimura, terima kasih telah membuat warga Jepang tertawa.