Berita Jepang | Japanesestation.com

Tahukah kamu kalau di balik suasana Kota Tokyo yang serba modern, ada area yang disebut dengan Shitamachi alias area lama Tokyo? Nah, sebenarnya ada di mana sih area Shitamachi itu?

Menurut situs Old Tokyo, Shitamachi yang memiliki arti literal "kota bawah" bisa diartikan sebagai kota yang ditinggali oleh orang-orang kelas bawah dan tinggal di area bawah yang sering banjir. Selain itu, Shitamachi juga disebut-sebut memiliki ciri sebagai berikut:

  • banyak lorong di jalanannya
  • banyak bengkel
  • banyak pot bunga di jalanan dan  rumah-rumahnya
  • biasanya rumahnya jarang memiliki pagar
  • banyak kucing liar

Deskripsi di atas sangat cocok dengan area-area seperti Asakusa, Kappabashi, Nezu, Yanaka, dan Ueno. Nah, tempat-tempat ini punya banyak hal menarik yang bisa bikin kamu cinta lho, apa saja?

Menonton Latihan Pagi Pesumo

Menonton latihan pagi atlet sumo di Shitamachi. (jw-webmagazine.com)
Menonton latihan pagi atlet sumo di Shitamachi. (jw-webmagazine.com)

Jika ingin merasakan pengalaman yang tidak biasa di Shitamachi, cobalah menonton latihan pagi para atlet sumo. Jika ingin menontonnya, datang saja ke area Ryogoku ward, "rumah" dari olahraga asli Jepang ini. Kamu akan menemukan banyak  Sumo stables di sini, beberapa juga dibuka untuk umum lho! Jadi, kamu bisa menonton latihannya.

Tokyo Skytree

Tokyo Skytree (jw-webmagazine.com)
Tokyo Skytree (jw-webmagazine.com)

Jika sumo tidak menarik bagimu, bisa datang ke Tokyo Skytree di pagi hari untuk menghindari kerumunan massa. Menara bertinggi 634m tower dengan dua  observation deck di ketinggian 350m dan 450m ini menyajukan pemandangan spektakuler! 

Asakusa

Kuil Sensoji di Asakusa (jw-webmagazine.com)
Kuil Sensoji di Asakusa (jw-webmagazine.com)

Jika jalan-jalan di Asakusa, wajib mengunjungi Kuil Sensoji, kuil tertua di Tokyo yang sudah berdiri sejak tahun 645. Setelah memasuki gerbang dengan lentera raksasa “Kaminarimon”, berjalanjalah menuju main hall-nya, “Nakamise Street”, di mana berbagai souvenir lokal dan street food dijajakan.

Kappabashi

Kappabashi (jw-webmagazine.com)
Kappabashi (jw-webmagazine.com)

Kappabashi () merupakan jalan yang terletak di antara area Asakusa dan Ueno. Jalanan ini ditempati dengan ratusan toko yang menjual berbagai peralatan dapur, termasuk pisau Jepang dan alat masak tradisional. Jika kamu hobi memasak, tempat ini bisa jadi surga buatmu!

Ameyoko

Ameyoko (jw-webmagazine.com)
Ameyoko (jw-webmagazine.com)

Ameya Yokocho () alias Ameyoko adalah market street terkenal yang terletak di dekat rel kereta di Shitamachi.

Ameyoko memiliki ratusan toko dan stall yang menjajakan berbagai macam barang. Mulai dari sayur-mayur, makanan kering, apotik, butik, semua ada di sini! Tempat ini juga punya izakaya kecil dan stall Kaisendon (seafood di atas rice bowl) lho. Bagaimana jika mencoba makan siang di sini?

Ueno Park

Kebun bjnatang Ueno (jw-webmagazine.com)
Kebun Binatang Ueno (jw-webmagazine.com)

Berikurnya ada Ueno Park, taman raksasa di area Ueno. Taman ini punya museum terbesar di Tokyo, berbagai situs bersejarah, dan kebun binatang terkenal. Asyik kan?

Yanaka

Yanaka (jw-webmagazine.com)
Yanaka (jw-webmagazine.com)

Jika Ueno dan Asakusa selalu dipenuhi pengunjung, Yanaka malah sebaliknya, sepi dan tersembunyi.

Shopping arcade lokal Yanaka, "Yanaka Ginza" punya berbagai toko, cafe dan restoran. Tempat ini adalah tempat terbaik untuk menikmati street food lokal karena banyak stall di sepanjang jalannya, ada bir dan sake juga lho!

Nezu

Gerbang Torii menuju Kuil Nezu (jw-webmagazine.com)
Gerbang torii Kuil Nezu (jw-webmagazine.com)

Hanya berjalan sedikit dari area Yanaka, ada Nezu, area tersembunyi lain di area lama Tokyo, Shitamachi. Tempat wisata utama di area ini adalah Kuil Nezu alias Fushimi Inari Taisha-nya Tokyo, karena sama-sama memiliki jalur yang dibentuk dengan sejumlah gerbang torii berwarna merah nan cantik.

Kuil luas ini sangat nyaman dijelajahi. Di bulan Mei, kuil ini akan dipenuhi oleh bunga azalea yang indah, membuatnya menarik perhatian para pengunjung.

Sumber:

Old Tokyo

JW Web Magazine