Share on

Nintendo telah menjadi fenomena global, tetapi tidak selalu seperti itu. Ketika mereka memasuki pasar video game Barat pada awal 1980-an, Nintendo dipandang sebagai langkah yang berisiko. Namun pada tahun 1990, 30% keluarga di Amerika memiliki Nintendo Entertainment System. Itu adalah angka dan pencapaian yang luar biasa dan bukti dari daya tarik Nintendo modern, tetapi sejarah perusahaannya jauh lebih panjang dibandingkan dengan video game-nya. Untuk para penggemar game dan sejarah, jalan-jalan di Kyoto akan membawa kamu ke cerita asal usul Nintendo yang sederhana.

Advertise With Us

Semuanya dimulai dengan permainan kartu. Nintendo mendirikan markas besar mereka di Kyoto timur pada tahun 1889, di dekat tepi Sungai Kamo. Pendiri Nintendo, Fusajiro Yamauchi, saat itu berusaha memanfaatkan popularitas permainan kartu yang meningkat, yang sejak lama dipandang rendah selama Zaman Edo karena hubungannya dengan perjudian.

Markas Nintendo
'Markas' Nintendo di Kyoto (tokyoweekender.com)

Pada akhir 1800-an, tren Eropa menjadi populer dan pembatasan lama pada perjudian dicabut. Yamauchi tahu bahwa ini adalah sebuah peluang ketika dia melihatnya, ia mulai membuat permainan kartunya sendiri yang ia beri nama “Hanafuda”, dan kemudian menjadi sangat populer. Meskipun saat ini cara bermainnya dianggap rumit, tetapi pada masa itu, permainan kartu ini adalah cara terbaik untuk menghabiskan waktu.

Bermain hanafuda
Orang Jepang zaman dulu bermain hanafuda (tokyoweekender.com)

Fusajiro adalah pria yang menarik. Sebelum bisnis kartunya memanas, nama belakangnya adalah Fukui dan ia terlibat dalam penyediaan semen untuk proyek Kanal Danau Biwa yang dimulai pada tahun 1885. Naluri bisnisnya terbukti sangat mahir sehingga bosnya mengadopsinya dan mengajaknya ke bisnis beton keluarga. Ia menjadi bagian dari keluarga Yamauchi dan menggunakan akses barunya ke kekayaan keluarga untuk mencoba membuat permainan kartu.

Nintendo segera memperluas jangkauannya, mereka mulai membuat permainan kartu lain yang juga populer dan salah satunya adalah kartu remi ala Barat. Ada beberapa perdebatan mengenai tanggal pasti Nintendo pertama kali mulai mencetak kartu remi, tetapi yang jelas popularitas kartu di Jepang meledak pesat.

Nintendo Cards
Nintendo Cards (tokyoweekender.com)

Tetapi bagaimana Nintendo memastikan bahwa popularitas kartu mereka akan terus tumbuh? Inilah kunci kesuksesan Nintendo yang tampaknya jarang diketahui. Tembakau. Fusajiro bermitra dengan Yoshihiro Murai yang memiliki julukan "Raja Tembakau" untuk memajukan merek kartunya. Setiap bungkus rokok berisi satu kartu hanafuda. Penggemar Nintendo mengumpulkan bungkus tembakau jauh sebelum mereka mengumpulkan Pokemon.

Pada tahun 1933, Nintendo membutuhkan ruang yang lebih besar untuk memproduksi dan mendistribusikan kartu remi-nya, sehingga bangunan kayu tua di Shomen Dori diganti dengan bangunan modern. Tetapi kamu masih bisa melihat markas tua mereka hingga hari ini, di lingkungan yang tenang dekat Stasiun Kyoto.

Bangunan Modern
Pusat Nintendo tahun 1933 (tokyoweekender.com)

Di gedung tahun 1933 itulah Nintendo berkembang menjadi pusat hiburan yang kita kenal sekarang. Pada 1950-an, cucu Yamauchi mendapat izin untuk membuat kartu remi dengan karakter Disney, yang pada dasarnya adalah lisensi untuk mencetak uang. Berkat keajaiban Disney, kartu remi tidak lagi dilihat sebagai judi dan menjadi hiburan keluarga. Kesuksesan besar inilah yang mendorong Nintendo untuk mencoba peruntungannya di bidang lain seperti taksi, love hotel, mainan, dan bahkan mesin drum dan beras instan.

Bagian dalam
Bagian dalam gedung Nintendo modern (tokyoweekender.com)
Nintendo Playing Card Co.
Tanda Nintendo Playing Card Co. di Markas Nintendo Kyoto (tokyoweekender.com)

Tetapi baru pada akhir tahun 1970-an mereka mendapatkan popularitas gila-gilaan dengan gadget video game yang mereka luncurkan. Faktanya, salah satu game hit pertama dari Nintendo yang tidak banyak diketahui adalah Game & Watch berjudul “Mario’s Cement Factory” (pabrik semen Mario). Pada 2017, Kyoto membagikan foto lama yang ditemukan di arsipnya, yaitu foto markas Nintendo asli di Jalan Shomen Dori pada tahun 1889. Kamu dapat melihat tanda putih berkilau dari Nintendo Playing Card Co. di sebelah kanan, dan kayu tua yang sudah pudar.

Nintendo Game & Watch
Nintendo Game & Watch, Mario's Cement Factory (tokyoweekender.com)
Nintendo Table Top
Nintendo Table Top, Mario's Cement Factory (tokyoweekender.com)