SHARE THIS ARTICLE
Wow! Seniman Jepang mengubah sampah menjadi karya seni ilusi bayangan! (1)
Karya seni ciptaan Fukuda berjudul “Lunch With a Helmet On” (1987) yang terbuat dari sendok, garpu, dan pisau

Sampah biasanya adalah benda yang sudah tidak berguna lagi. Tapi di tangan para seniman, sampah bisa menjadi suatu karya seni yang mengagumkan, salah satunya adalah karya seni dari seniman Jepang bernama Shigeo Fukuda. Selain menggambar poster-poster tentang anti perang, kehidupan sosial, dan tentang lingkungan hidup, di waktu luangnya Fukuda juga menerapkan kemampuan seninya dalam mengubah berbagai macam sampah menjadi serangkaian karya seni.

Wow! Seniman Jepang mengubah sampah menjadi karya seni ilusi bayangan! (2)
Karya seni ciptaan Fukuda berjudul “Lunch With a Helmet On” yang terbuat dari 2084 gunting, yang bayangannya membentuk kapal M.S. Shin-Nippon Maru

Seperti dilansir dari spoon-tamago.com, berbagai benda yang sudah tak terpakai lagi, seperti sendok, garpu, pisau, dan lainnya ia ubah menjadi karya seni yang dinamakan “Lunch with a Helmet On” yang ia ciptakan pada tahun 1987. Kalau kita melihatnya sekilas tidak ada yang berubah dari benda-benda sampah tersebut, malah terlihat seperti patung dari onggokan sampah tak berguna. Tapi, kalau kita menerangi patung tersebut dan melihat bayangannya, maka kita akan melihat ada bayangan sebuah sepeda motor di lantainya yang tidak pernah kita duga sebelumnya.

Karya seni berjudul “Aquarium for Swimming Characters” (1988) yang bayangannya menciptakan huruf-huruf kanji
Karya seni berjudul “Aquarium for Swimming Characters” (1988) yang bayangannya menciptakan huruf-huruf kanji

Di tahun 80-an, setelah putrinya yang bernama Miran lahir, Fukuda mulai tertarik pada seni tiga dimensi yang ia buat sebagai patung dan mainan untuk putrinya. Keluarga Fukuda sendiri adalah keluarga pembuat mainan jadi sudah bukan hal yang aneh lagi kalau bakat seni itu diturunkan dari keluarganya.

“Bonjour, Mademoiselle” (1982)
“Bonjour, Mademoiselle” (1982)

Sugoi desu ne!

Source : spoon-tamago.com
COMMENT