Jepang kembali menjadi negara dengan kekuatan besar yang paling dipercaya oleh penduduk Asia Tenggara. Berdasarkan survei yang dirilis oleh ISEAS-Yusof Ishak Institute asal Singapura pada Kamis (03/04), pendekatan dan sikap kooperatif yang dimiliki Jepang terhadap keterlibatan regional membuat kepercayaan penduduk Asia Tenggara terhadap Jepang meningkat dalam satu tahun terakhir dengan tingkat kepercayaan sebesar 66,8%.
Survei yang dilakukan pada 3 Januari hingga 15 Februari ini menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan terhadap Jepang tetap tinggi meski adanya pergeseran politik dalam pemerintahan Perdana Menteri Shigeru Ishiba.
Uni Eropa menempati peringkat kedua dengan kepercayaan mencapai 51,9%, diikuti oleh Amerika Serikat dengan 47,2%, dan Tiongkok dengan 36,6%. Kuatnya pengaruh ekonomi Tiongkok membuat angka kepercayaan pada Negeri Tirai Bambu terus meningkat meski disertai dengan munculnya kekhawatiran akan ancaman kepentingan dan kedaulatan negara responden.
Di lain sisi, terdapat 16,5% responden yang menyatakan ketidakpercayaan terhadap Jepang, 33% terhadap Amerika Serikat, dan 41,2% terhadap Tiongkok.
Survei ini melibatkan sekitar 2.000 responden dari kalangan akademisi, bisnis, jurnalisme, pemerintah, dan masyarakat sipil dari sepuluh negara ASEAN dan Timor Leste.