SHARE THIS ARTICLE

Olahraga memanah merupakan salah satu tradisi yang telah berkembang di dalam budaya masyarakat Jepang. Aktivitas ini dikenal dengan istilah kyudo. Seni bela diri ini mulai masuk ke dalam kurikulum sekolah sejak era Meiji. Hingga saat ini, banyak sekolah hingga universitas menawarkan kyudo sebagai kegiatan ekstrakurikuler. Yuk mengenal olahraga tradisional ini lebih jauh!

Seni Panah Jepang. Kyudo merupakan seni bela diri memanah tradisional asal Jepang yang masih dilestarikan hingga saat ini. Busur Jepang yang biasa digunakan disebut yumi, yang memiliki bentuk besar dan terbuat dari bambu. Pemanah biasanya menggunakan sebuah sarung tangan yang disebut yukage, dengan bahan kulit rusa, dan hanya menutupi 3-4 jari. Ada 8 teknik yang umumnya digunakan oleh pemanah, mereka cukup memilih teknik yang paling disukai dan dikuasai.

Kyudo Sebagai Meditasi. Olahraga ini biasanya digunakan sebagai salah satu bentuk meditasi masyarakat Jepang. Konsentrasi dan ketenangan sangat diperlukan untuk menyelaraskan tubuh dan pikiran agar dapat mencapai hasil yang diharapkan. Kegiatan ini berguna untuk meningkatkan fokus pikiranmu. Selain itu, ketajaman insting dan analisis juga dapat diasah dengan baik, mengingat kegiatan ini membutuhkan perhitungan yang akurat untuk mencapai target.

Latihan Fisik Yang Baik. Memanah merupakan bentuk olahraga yang membutuhkan ketahanan tubuh. Kegiatan ini dapat mengembangkan kekuatan, koordinasi, dan stabilitas tubuh. Menarik busur panah secara konstan dan berulang dapat membantu terbentuknya massa otot tubuh.

Melatih Sikap Mental. Kyudo juga dapat melatih sikap mental dan attitude bagi anggotanya. Olahraga ini murni tentang permainan, tidak ada yang menang maupun kalah. Tujuan utamanya adalah busur panah dapat mengenai sasaran dengan tepat, sehingga yang dibutuhkan adalah fokus dan konsentrasi, bukan taktik saling mengalahkan lawan. Latihan ini melatih kesabaran dan keuletan diri dalam usaha meraih tujuan yang kamu inginkan.

Memanfaatkan latihan ini dapat menjadi salah satu teknik meraih keseimbangan dalam hidup, Temans.

Source : clear
COMMENT