Share on

Jepang memang dikenal sebagai negara berteknologi tinggi dan kerap menciptakan berbagai penemuan kreatif. Tapi, tahukah kamu kalau ada banyak penemuan asal Jepang yang keberadaannya mampu mengubah kehidupan kita ke arah yang lebih baik dan praktis? Nah, dari sekian banyak penemuan asal Jepang, ada 5 penemuan yang berjasa dalam mengubah kehidupan manusia di dunia. Apa saja? Simak daftarnya yang dikutip dari Tokyo Weekender berikut.

Advertise With Us

1. Rice Cooker Elektrik

penemuan asal Jepang japanesestation.com
Rice cooker elektrik (tokyoweekender.com)

Sederhana, namun sangat praktis dan berguna, itulah rice cooker elektrik. Nah, rice cooker elektrik (suihanki) pertama dibuat di Jepang lho, tepatnya oleh Mitsubishi Electric Corporation pada tahun 1945 silam. Sayangnya, rice cooker ini masih kurang praktis, membuat nasinya butuh diawasi secara terus menerus. Pada tahun 1956, Yoshitada Minami menemukan rice cooker praktis dengan sebuah thermostat yang dapat mati secara otomatis, mencegah nasi gosong. Toshiba pun mulai menjual rice cooker elektrik tersebut dan hanya 4 tahun saja, benda ini sudah bisa ditemukan di hampir semua rumah keluarga Jepang.

2. Paving Taktil

penemuan asal Jepang japanesestation.com
Paving Taktil (tokyoweekender.com)

Karena ingin menolong temannya yang buta, Seiichi Miyake menggunakan uangnya untuk membuat balok taktil (biasa dikenal sebagai tenji block di Jepang) agar para pejalan kaki yang kehilangan daya pengelihatannya bisa merasakan bahaya di depan mereka saat berjalan, seperti trotoar atau tepi platform di stasiun kereta. Benda ini dikembangkan pada tahun 1965 dengan permukaan kuning bergelombang, bar dan bulatan dan dipasang di sepanjang jalan raya di sekitar sekolah bagi mereka yang buta di Okayama dua tahun kemudian. Di dekade berikutnya, seluruh platform  Japan National Rail diberi mandat untuk memasang penemuan ini. Kini, paving taktil bisa kamu temukan di seluruh dunia, termasuk di beberapa tempat di Indonesia.

3. Karaoke

penemuan asal Jepang japanesestation.com
Karaoke (tokyoweekender.com)

Dikenal sebagai penemu karaoke, Daisuke Inoue dideskripsikan sebagai, “salah satau orang Asia paling berpengaruh di abad 20” oleh majalah Times. Mungkin memang benar, jika ia tidak ada, kita tidak bisa bernyanyi di karaoke box nih sekarang. Nah dalam sejarah, pada tahun 1971 silam, ia bersama anggota bandnya didesak para fansnya untuk merekam musik yang biasa mereka mainkan di atas panggung, sehingga musik itu bisa didengarkan di mana saja sambil bernyanyi. Karena itu, ia mencoba merekamnya dengan sebuah tape recorder. Menyadari potensinya, ia pun mulai membuat sebuah mesin karaoke dari sebuah speaker mobil, coin box dan amplifier lalu meminjamkannya ke bar-bar di Kobe.

Jika ingin melihat sejarah lengkapnya, bisa baca artikel JS sebelumnya, Karaoke Jepang, Budaya yang Makin Mendunia!

4. Emoji

penemuan asal Jepang japanesestation.com
Emoji (tokyoweekender.com)

Chatting rasanya kurang seru jika tanpa didampigi emoji. Nah, tahukah kamu kalau emoji sebenarnya berasal dari Jepang? Emoji sendiri sebenarnya merupakan gabungan dari dua kata bahasa Jepang yang berarti “karakter bergambar,” dan muncul di Jepang pada akhir abad ke-20. SkyWalker DP-211 SW, handphone yang dirilis oleh Softbank (atau J-Phone) pada 1 November 1997 silam dipercaya sebagai handphone pertama yang memiliki emoji. TSaat itu, ada 90 emoji berwarna hitam putih, dan salah satunya adalah simbol poop yang ikonik. Nah, 2 tahun kemudian, Shigetaka Kurita mendesain sebuah set berisi 176 gambar kartun berwarna menggunakan kanvas berukuran 12 x 12 untuk Docomo. Kini, ada lebih dari 3.000 emoji di dunia, termasuk di dalamnya emoji “wajah dengan tangisan bahagia” yang konon paling sering digunakan oleh orang-orang.

5. Jam Tangan Quartz

penemuan asal Jepang japanesestation.com
Jam Tangan Quartz (tokyoweekender.com)

Ternyata, quartz dalam jam tangan bukan merk lho, tapi nama bahan yang digunakan untuk membuatnya. Penggunaan Kristal quartz sebagai penunjuk waktu memang telah ada sejak 1880 saat Pierre Curie (suami Marie Curie) dan adiknya menemukan kemampuan piezoelektrik dari Kristal tersebut. Empat puluh tujuh tahun kemudian, Bell Laboratories mulai membuat jam quartz, membuktikan bahwa jam ini jauh lebih akurat dibandingkan pendahulunya. Nah, berikutnya, mulai muncul ide untuk memperkecil semua komponen jam menjadi sebuh jam tangan. Jam tangan quartz akhinya berhasil dibuat oleh Seikosha dengan merilis Seiko Quartz Astron pada hari Natal tahun 1969, hari yang mengubah sejarah horological dunia.  

Tentu saja selain 5 penemuan di atas, masih banyak penemuan-penemuan asal Jepang lain yang berjasa dalam kehidupan manusia. Tapi, 5 benda di atas benar-benar terlihat kan fungsinya sekarang?