Share on

Solo-ju 1

Advertise With Us

Siapa bilang kalau semua perempuan seakan 'wajib' berkelompok saat bepergian atau beraktivitas? Padahal, mirisnya masyarakat masih banyak yang menganggap bahwa perempuan yang beraktivitas sendirian itu tidak punya teman. Pola pikir ini rupanya ingin didobrak oleh para wanita Jepang yang tampak sudah mulai masa bodoh dengan anggapan orang, dan malah membuat praktik beraktivitas sendirian semakin populer. Hingga, lahirlah istilah Solo-ju (menikmati waktu panjang sendirian) dan Solo-katsu (beraktivitas seorang diri). Popularitas tren ini rupanya bahkan dimanfaatkan secara cerdik nan kreatif oleh sejumlah layanan-layanan solo berikut ini.

Solo-ju: Cara para Wanita Jepang Menikmati 'Me Time'
Ingin makan yakiniku sendirian? Bukan masalah!
Solo-ju: Cara para Wanita Jepang Menikmati 'Me Time'
Restoran shabu-shabu solo juga ada, lho.
Solo-ju: Cara para Wanita Jepang Menikmati 'Me Time'
Melampiaskan stres dengan menyanyi keras-keras seorang diri pun menjadi nyaman dengan kehadiran Onekara, solo karaoke service.
Solo-ju: Cara para Wanita Jepang Menikmati 'Me Time'
Di Jepang, sudah semakin banyak pula agen-agen pariwisata yang menyediakan paket bagi para solo traveller.
Solo-ju: Cara para Wanita Jepang Menikmati 'Me Time'
Malas pergi ke bioskop sendirian? Tapi ngga gini juga kali...