SHARE THIS ARTICLE

onikuma-mizuki-shigeru

Apa yang berjalan dengan kaki belakangnya seperti manusia, ditutupi bulu, dan menyeret kuda di tengah malam untuk dimakan? Jika kalian menjawab Onikuma, beruang iblis, maka kalian pasti hafal tentang yokai Jepang.

Apa artinya Onikuma?

Nama Onikuma dipecah menjadi dua kanji 鬼 (oni, iblis, raksasa) + 熊 (kuma, beruang). Ini adalah nama yang tidak biasa untuk yokai dari jenis ini, sebagian besar hewan yokai ajaib menggunakan beberapa variasi dengan kata bake- di depannya, seperti bakekujira, atau bakeneko. Mengapa hewan ini tidak disebut bakeguma?

Dalam hal ini kata “oni” mengartikan bahwa mahluk ini adalah beruang setengah oni. Oni hanya digunakan sebagai istilah deskriptif, yang berarti mahluk ini adalah salah satu beruang yang besar dan tangguh.

Legenda Onikuma

shunsen oniguma ehon monogatari

Onikuma berasal dari provinsi Kiso (di zaman modern saat ini adalah Prefektur Nagano). Mereka adalah yokai yang cukup tersembunyi, salah satu dari beberapa penggambaran yang diketahui dari mereka adalah dari Ehon Hyakumonogatari (1841). Seperti halnya semua hewan yokai ajaib, Onikuma adalah beruang yang telah menjalani kehidupan yang sangat panjang dan telah berubah menjadi yokai.

Onikuma tidak memiliki kekuatan khusus selain berjalan dengan kedua kakinya seperti manusia, dan menjadi sangat kuat. Legenda mengatakan suatu Onikuma dapat memindahkan bebatuan yang bahkan 10 orang pun tidak bisa melakukannya. Masih ada beberapa batu di beberapa tempat aneh di sekitar prefektur Nagano yang dikabarkan telah diletakkan oleh Onikuma.

Makanan favorit mereka adalah kuda. Mereka jarang terlihat, tapi kadang-kadang menyelinap ke desa-desa di malam hari untuk membawa keluar kuda dengan kaki depan mereka, yang kemudian mereka lahap di gua mereka.

Berburu Onikuma

Sebuah legenda mengatakan bahwa sekelompok penduduk desa pernah sekali memburu dan membunuh suatu Onikuma. Mereka muak karena kuda mereka dibawa oleh Onikuma, mereka lalu mengikuti Onikuma kembali ke sarang guanya. Sebagai persiapan, mereka mengukir tombak panjang dari pohon-pohon besar, dan menempatkan daging segar sebagai umpan di depan gua Onikuma tersebut. Ketika ia keluar untuk makan malam, para penduduk menyerang dengan tombak panjang mereka dan membunuhnya, Mereka mengambil bangkai Onikuma dan kembali ke desa mereka di mana mereka mengupas kulit Onikuma. Dikatakan bahwa kulitnya cukup besar untuk menutupi seluruh lantai ruangan besar

Mahluk bersejarah atau kaiju?

Di Hokkaido, istilah “Onikuma” digunakan untuk beruang raksasa yang telah membunuh dan memakan manusia. Dalam bukunya Mujyara, Mizuki Shigeru membuat kasus bahwa Onikuma mungkin bukanlah jenis mahluk bersejarah yang dapat berubah wujud seperti bakeneko, tetapi hanya beruang mengerikan yang harus dianggap sebagai yokai jenis kaiju (raksasa).

COMMENT