SHARE THIS ARTICLE
LearnJapanese-Perbedaan-Kata-Aku-Kamu-Dalam-Bahasa-Jepang
Foto ilustrasi Ⓒ Japanese Station

Minna, kalian pasti sering mendengar kata-kata bahasa Jepang ini di dalam anime atau dorama yang kalian tonton. Kata ‘aku’, yakni watashi atau atashi atau boku atau ore, dan kata ‘kamu’ yaitu anata atau kimi atau omae atau teme. Sebenarnya apa sih perbedaannya? Yuk kita lihat di bawah ini!

Watashi, atashi, boku, dan ore:

1. Watashi / 私(わたし)
Watashi digunakan untuk laki-laki maupun perempuan yang masih belum akrab satu sama lain. Misalnya, saat perkenalan.
はじめまして、私はリーと申します。よろしく。
Hajimemashite! Watashi, Lee to moushimasu. Yoroshiku!
Artinya: Perkenalkan! Nama saya Lee. Salam kenal semua!)
Penggunaan kata watashi ini juga sering kali digunakan orang Jepang yang dirasa belum dekat atau belum terlalu mengenal lawan bicara. Kata ini digunakan saat lawan bicaranya lebih tua atau berpangkat lebih tinggi.

2. Atashi / あたし
Kalau atashi apakah sama dengan watashi? Kata atashi biasa digunakan oleh para kaum hawa. Kata ini juga menunjukkan nuansa manis dan imut seorang perempuan.
Misalnya:
あたしはねえ料理ならインドネシアの料理さいこだと思う。
Atashi wa nee, ryouri nara Indonesia no ryouri saikou da to omou!
Artinya: Aku…, kalau masalah masakan, kayaknya aku paling suka masakan Indonesia.

3. Boku / 僕(ぼく)
Boku digunakan untuk nuansa maskulin. Biasanya boku digunakan para lelaki. Boku tidak boleh digunakan saat berbicara dengan lawan bicara yang lebih tua atau yang pangkatnya lebih tinggi. Karena nuansa kata ini yaitu jiwa maskulin lelaki muda, yang biasanya digunakan saat berbincang dengan rekan kerja, atau teman karib.

4. Ore / 俺(おれ)
Ore biasanya digunakan untuk menunjukan rasa gagah dan keberanian. Kata ini sering kali digunakan lelaki yang sama sekali tidak ingin menunjukkan kelemahan mereka.
Misalnya: Untuk menyatakan cinta.
俺はお前のことが好きだ。
Ore wa, omae no koto ga suki da.”
Artinya: Aku, suka kamu.

Anata, kimi, omae, dan teme:

1. Anata / あなた
Anata bisa berarti ‘kamu’ atau ‘anda’. Saat pertama kali bertemu dengan orang yang tidak dikenal, kata ini boleh digunakan, tetapi, tidak disarankan. Mengapa? Anata memiliki nuansa yang shitsurei atau kurang sopan. Akan lebih baik, jika kalian menggunakan kata ano untuk mengundang perhatian lawan bicara dan langsung menanyakan hal yang ingin kalian tanyakan tanpa harus menggunakan kata ‘kamu’.
Misalnya:
あの、お名前は何ですか。
Ano… Onamae wa nan desuka?
Artinya: Hm… Nama anda siapa ya?
Kata anata memiliki arti ‘sayang’ lho! Biasanya anata digunakan oleh istri kepada suami dan menunjukkan nuansa kasih sayang. Nah, kalian juga harus hati-hati saat mengucapkan anata dengan anta. Karena anta memiliki nuansa yang lebih kasar dibanding anata.
Misalnya: “Anta dare?” (Artinya: Kamu siapa?)

2. Kimi / 君(きみ)
Nah, kalau kata ini pasti temen-temen sering dengar pada judul lagu atau anime atau dorama. Kimi memiliki arti ‘kamu’ dan biasanya digunakan oleh sesama rekan kerja atau teman sejawat. Kata ini lebih baik digunakan hanya kepada teman, seumur, atau yang lebih muda.
Misalnya:
ねえ君ちょっとこっち来て.
Nee, kimi, chotto kocchi kite!
Artinya: Eh kamu, coba ke sini sebentar!

3. Omae / お前(おまえ)
Kata yang satu ini, pasti juga sering kalian dengar di dalam anime atau dorama. Kadang-kadang kata ini juga sering muncul dalam anime atau dorama yang ada perkelahiannya. Omae berarti ‘kamu´ akan tetapi bernuansa kuat, gagah berani, dan jantan. Coba lihat lagi contoh ini yang sebelumnya juga ada pada kata ore.
俺は、お前のことが好きだ。
Ore wa, omae no koto ga suki da.”
Artinya: Aku… suka kamu.
Karena bernuansa demikian, biasanya ore digunakan oleh para lelaki yang sangat ingin menunjukkan kejantanan mereka di depan para wanita.

4. Teme / てめぇ–
Nah, kalau teme memiliki arti ‘kamu’ yang sederajat dengan binatang. Kata ini bernuansa kuat, sangat kasar, dan biasanya sangat marah terhadap lawan bicaranya. Kata yang satu ini juga pasti sering kalian dengar di dalam anime atau dorama tentang perkelahian. Karena kata ini memiliki nuansa yang sangat kuat dan berarti sangat kasar, lebih baik jangan digunakan ya!

(Text by Roku)

Learning Japanese Supported By: Aki no Sora

COMMENT