SHARE THIS ARTICLE
Ahli Dermatologi dari Lancer Dermatology Amerika Serikat, dr. Harold Lancer mengatakan kandungan garam pada sushi dapat menyerap kelembaban kulit. Ini menyebabkan kulit menjadi kusam.
Ahli Dermatologi dari Lancer Dermatology Amerika Serikat, dr. Harold Lancer mengatakan kandungan garam pada sushi dapat menyerap kelembaban kulit. Ini menyebabkan kulit menjadi kusam.

Kabar buruk untuk para pecinta sushi. Makanan Jepang yang satu ini dikabarkan bisa merusak kulit. Hal ini seperti yang dikatakan Ahli Dermatologi dari Lancer Dermatology Amerika Serikat, dr. Harold Lancer dilansir Bellasugar, Selasa 7 April 2015. Menurutnya ikan memang bagus untuk kulit namun setelah menjadi sushi manfaatnya berubah.

Banyak jenis ikan yang bagus untuk kulit karena kandungan asam lemak omeganya tinggi, seperti salmon. Namun setelah diolah menjadi sushi, ikan tersebut merusak kulit. Hal ini karena proses pengawetan yang menggunakan garam terlalu banyak. Gulungan sushi juga disajikan dengan beras putih dengan jumlah besar,” kata Harold.

Kandungan garam yang terlalu tinggi dapat menyerap kelembaban dan merusak sirkulasi kulit. Hal ini mengakibatkan kulit menjadi kusam, kering dan terjadi penuaan dini.

Hindari konsumsi garam yang berlebihan, ada faktor penting yang membuat kulit menjadi cerah yaitu bahagia. Hilangkan stres dan fokus pada sesuatu yang positif maka kulit akan menjadi sehat,” kata Harold.

Selain itu cara untuk menghindari masalah kulit kering yakni dengan mengonsumsi jus buah dan latihan ringan dapat meningkatkan kecerahan kulit.

Minum jus hijau dan berjalan-jalan atau latihan ringan, vitamin segar, dan vitamin D akan meningkatkan mood dan sirkulasi kulit. Pertahankan kegiatan positif maka Anda akan tampak lebih muda,” kata Harold.

Source : dream.co.id
COMMENT