Berita Jepang | Japanesestation.com

Beberapa waktu lalu, JS sempat menjelaskan tentang berbagai panggilan bagi ayah. Nah, bagaimana kalau kali ini JS menjelaskan tentang panggilan untuk ibu? Ternyata, panggilan untuk ibu juga gak cuma “okaa-san” seperti yang sering kita saksikan di anime atau dorama lho! Penasaran apa saja sebutan bagi ibu dalam bahasa Jepang? Inilah dia!

1. お母さん (Okaasan)

ibu dalam bahasa jepang japanesestation.com
Hana, tokoh utama Wolf Children dan anak-anaknya. (sgcafe.com)

お母さん (Okaasan) berarti “ibu” dalam bahasa Jepang dan merupakan sebutan bagi ibu yang paling sering digunakan. Nah, sebenarnya ada 2 momen dimana sebutan お母さん ini digunakan, yaitu saat kita membicarakan atau berbicara pada ibu kita sendiri dan saat kita membicarakan ibu orang lain.

Anak-anak biasanya akan menanggalkan お(o) dari kata okaasan dan memanggil ibu mereka dengan 母さ(kaasan) atau 母ちゃん(kaachan). Orang dewasa juga terkadang menggunakan kata ini saat mereka ingin menunjukkan rasa sayang mereka pada ibunya.

Misalnya:

  • Bu! Apakah ibu tahu sepatuku ada di mana? – お母さん!俺の靴はどこにあるか知ってる? (Okaasan! Ore no kutsu wa doko ni aru ka shitteru?)
  • Bagaimana kabar ibumu? – あなたのお母さん、元気にしてる? (Anata no okaasan, genki ni shiteru?

 2. 母 (Haha)

ibu dalam bahasa jepang japanesestation.com
Ibu Jepang (thetruejapan.com)

母 (haha) adalah kata paling sopan untuk ibu dalam bahasa Jepang. Jika kita ingin membicarakan tentang ibu kita di depan orang lain yang bukan anggota keluarga kita dalam situasi formal, kata inilah yang harus digunakan. Nah, karena kata ini termasuk kenjougo  (謙譲語), di mana kita menunjukkan kerendahan hati dan cenderung “merendahkan posisi kita di depan orang lain, akan terasa kasar jika kita menggunakannya untuk menyebut ibu orang lain. Jadi, gunakan kata ini hanya saat berbicara tentang ibu kita sendiri ya!

Contoh:

  • Ibuku senang memasak masakan Jepang. – 私の母は和食を作るのが好きです。(Watashi no haha wa washoku o tsukuru no ga suki desu.

3. お袋 (Ofukuro)

Kata お袋 (ofukuro) adalah salah satu panggilan tidak formal untuk menyebut ibu sendiri saat berbicara pada orang lain. Beberapa orang juga menempatkan ofukuro sebagai kata yang “kurang tepat” secara budaya dan gramatikal. Namun, kata ini tetap umum lho. Bahkan, kita bisa menggunakan ofukuro untuk ibu orang lain lho, asal kita menambahkan ”-san” di belakangnya. 

Contoh:

  • Apakah ibumu yang membuat onigiri ini? Rasanya enak banget! – このおにぎり、お袋さん作ったの?めっちゃ美味しい! (Kono onigiri, ofukuro-san tsukutta no? Meccha oishii!

4. 母親 (Haha Oya)

母親 (haha oya) adalah istilah lebih luas bagi ibu dalam bahasa Jepang jika dibandingkan dengan kata-kata yang te;ah kita pelajari sebelumnya. Haha oya menunjukkan semua perempuan yang memiliki anak. Jadi, bisa saja seorang ibu manusia atau hewan! Namun, sebaiknya istilah ini tidak digunakan saat memanggil ibu sendiri karena akan terasa “dingin.” Kita juga harus menghindari untuk menyebut ibu orang lain saat berbicara dengan lawan bicara. Intinya, haha oya hanya bisa digunakan sebagai kata ganti orang ketiga saja.

Misalnya:

  • Anak bertopi merah itu baru saja dimarahi oleh ibunya.  – あの赤い帽子を被っている子、母親に叱られたね。(Ano akai boushi o kabutteiru ko, haha oy ani shikarareta ne.)
  • Bayi beuang memang imut, tapi induknya berbahaya. – 小熊はかわいいけど、母親は危険だ。 (Koguma wa kawaii kedo, haha oya wa kiken da.