SHARE THIS ARTICLE

Petani, pengusaha, nelayan, penjual barang, adalah beberapa jenis profesi bisnis yang umum kita ketahui. Namun ternyata banyak bisnis unik lainnya yang mungkin tidak terbayangkan sebelumnya oleh kita semua. Dalam bukunya Ooedo Omoshiro Shobai, penulis Hirotoshi Kitajima mengenalkan pada kita beberapa bisnis unik di kota Edo (kini Tokyo) Jepang pada jaman Edo [1603 – 1868]. Beberapa bisnis unik itu di antaranya :

“Pengambil kutu kucing”

Tugasnya hanyalah untuk mengambil dan membunuhi kutu-kutu yang ada pada tubuh kucing hingga seekor kucing bersih dari kutu. Untungnya saat ini kita memiliki sisir khusus untuk kebutuhan tersebut.

“Mendaur ulang sampah kertas”

Para pendaur ulang ini membeli sampah-sampah kertas untuk didaur ulang menjadi kertas toilet dan tisu.

“Mendaur ulang lilin”

Mereka membeli tetesan lilin dari rumah-rumah dan kembali membuat lilin dari tetesan-tetesan itu.

“Pembeli abu”

Abu merupakan benda yang sangat penting pada saat itu, karena memiliki banyak kegunaan seperti menjadi pupuk, sabun pencuci piring, pelapis keramik dan masih banyak lainnya.

“Toko serba 19 mon”

Seperti kita sekarang memiliki toko serba Rp 5000,- atau toko serba Rp 10.000,-, mereka pun memiliki toko serba 19 mon (pecahan mata uang saat itu) yang menjual semua barang di tokonya dengan harga 19 mon.

Adakah dari bisnis-bisnis tersebut yang memberi kita ide?

 

sumber : japanstyle.info

COMMENT