SHARE THIS ARTICLE

Daun yang satu ini cantik bentuknya, mirip tanaman hias. Berlekuk, bergerigi dengan bentuk oval dan sangat sexy. Daun yang cantik ini banyak dipakai dalam hidangan Jepang dan Korea. Aromanya yang wangi unik membuat daun ini disukai banyak orang.

Foto: koppertcress.com
Foto: koppertcress.com

Daun yang satu ini dikenal dengan nama Shiso. Meskipun begitu di beberapa negara seperti India daun ini dikenal dengan sebutan Bhanjira, China (Chi su), Jerman (Melisse), Indonesia (daun Shiso, daun wijen/ daun mint), Vietnam (Perilla), Japanese (Green Shiso). Sedangkan di Negara Korea sendiri daun ini lebih akrab di sebut beefsteak plant, karena daun sering dipakai sebagai pembungkus daging panggang.

Daun shiso ada dua jenis, shiso merah dan shiso hijau. Shiso merah memiliki rasa pedas dan berukuran lebih kecil dari shiso hijau, sedangkan shiso hijau rasanya seperti kayu manis. Shiso adalah genus atau jenis dedaunan yang merupakan keluarga mint. Daun yang kaya akan kalsium dan zat besi ini digunakan sebagai bumbu pewarna, acar dan hiasan.

Paling sering daun ini dipakai sebagai pembungkus atau campuran salad. Bisa dipakai dalam keadaan utuh atau dipotong dua. Orang Jepang biasanya mempergunakan daun shiso merah sebagai pewarna untuk umeboshi dan acar jahe. Selain daunnya yang dapat dipergunakan, biji shiso pun juga sangat terkenal di negara Jepang sebagai salah satu bumbu untuk memperlezat makanan.Â

Pemakaian lainnya, daun hijau shiso biasanya dipakai untuk melilit sushi atau disajikan dengan sashimi sebagai hiasannya. Daun ini juga sangat enak jika sajikan dengan sup, tempura atau sekedar menjadi taburan di atas nasi.

Orang Korea biasa memakai daun ini sebagai pembungkus daging panggang. Bersama dengan daun selada, daging panggang di taruh di tengah ditambah irisan bawang putih dan cabai hijau. Setelah dibungkus barulah daging dikunyah bersama. Daun ini bisa mengurangi aroma anyir dari daging atau seafood karena aroma wanginya yang unik.

Daun shiso ini bisa anda dapatkan di supermarket makanan Jepang atau Asia dan pasar swalayan besar. Biasanya dijual dalam bungkus plastik per 20 lembar.

Source : food.detik.com
COMMENT