Berita Jepang | Japanesestation.com

Industri restoran yakiniku di Jepang menghadapi tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya, dengan jumlah restoran yang tutup di tahun fiskal 2024 mencapai rekor tertinggi.

Data awal menunjukkan bahwa 55 restoran yakiniku mengalami kebangkrutan dari 1 April 2024 hingga 31 Maret 2025. Angka ini merupakan dua kali lipat dari kasus yang dilaporkan pada tahun sebelumnya yang berjumlah 27 restora, sekaligus menandai jumlah tertinggi yang pernah tercatat di sektor ini.

Meningkatnya Biaya Operasional

Yakiniku Like
Ilustrai Yakiniku (Photo:Yakiniku Like)

Beberapa faktor telah berkontribusi terhadap lonjakan penutupan ini. Namun faktor utamanya disbabkan oleh meningkatnya biaya daging sapi impor.

Depresiasi yen yang berkepanjangan telah menyebabkan kenaikan harga daging yang signifikan, dengan harga daging sapi impor naik rata-rata 1,7 kali lipat dibandingkan empat tahun lalu.

Selain itu, harga sayuran yang biasa digunakan dalam hidangan yakiniku, seperti kubis, telah meningkat sekitar 20% dibandingkan tahun 2020.

Biaya operasional juga melonjak, dengan biaya listrik, gas, dan tenaga kerja yang semakin membebani bisnis. Perusahaan yang lebih kecil, khususnya, telah berjuang untuk menyerap peningkatan biaya ini tanpa menaikkan harga, karena takut kehilangan pelanggan di pasar yang sudah kompetitif.

Dampak pada Usaha Kecil dan Menengah

Yakiniku Like
Ilustrasi. memanggang yakiniku (Photo: Dining Innovation Ltd.)

Tekanan keuangan sangat terasa di kalangan restoran yakiniku kecil dan menengah. Tidak seperti jaringan restoran yang lebih besar yang dapat memanfaatkan pembelian dalam jumlah besar dan menawarkan promosi yang hemat biaya seperti menu makan sepuasnya, bisnis yang lebih kecil ini sering kali tidak memiliki sumber daya untuk menerapkan penyesuaian harga atau strategi pemasaran yang signifikan. 

Ke depannya, proyeksi menunjukkan bahwa harga bahan baku dan biaya operasional akan tetap tinggi, sehingga menimbulkan kekhawatiran bahwa jumlah kebangkrutan restoran yakiniku akan terus meningkat di tahun mendatang.

Jumlah aktual restoran yakiniku yang mengalami kebangkrutan kemungkinan besar lebih tinggi daripada angka yang dilaporkan, mengingat penutupan restoran kecil yang dikelola secara pribadi yang mungkin tidak tercatat dalam statistik resmi.