Berita Jepang | Japanesestation.com

Penduduk Tokyo semakin risih karena es krim gratis, yang dimaksudkan sebagai promosi yang menyenangkan, diserbu oleh turis asing. Apa yang seharusnya menjadi suguhan sederhana bagi masyarakat telah berubah menjadi pemandangan yang kacau, dengan antrean panjang, kepadatan, dan keluhan dari para turis yang mengambil keuntungan dari hadiah tersebut.

Morinaga, produsen makanan Jepang yang terkenal, mengadakan acara bagi-bagi es krim Choco Monaka Jumbo yang populer di Kuil Sensoji, Distrik Asakusa, Tokyo pada tanggal 29 dan 30 Maret. Perusahaan ini membagikan total 25.000 es krim, dengan hadiah terakhir dibagikan di siang harinya pada hari minggu.

Event bagi-bagi es krim gratis di Kuil Sensoji (X/MorinagaIce)
Event bagi-bagi es krim gratis di Kuil Sensoji (X/MorinagaIce)

Acara ini bertepatan dengan dimulainya musim bunga sakura di Tokyo dan cuaca yang cerah, sehingga menarik banyak orang ke Kuil Sensoji yang sudah sangat populer. Promosi Morinaga, yang bertujuan untuk mendorong pengunjung untuk mampir, secara tidak sengaja membuat daerah tersebut menjadi sesak.

Sementara beberapa pengguna media sosial memuji kemurahan hati perusahaan, seperti “Turis asing akan senang!” dan "Morinaga sangat dermawan," hingga menyatakan frustasinya atas kerumunan yang berlebihan dengan komentar seperti “Menjijikkan, ada begitu banyak orang...”.

Destinasi populer seperti Kuil Sensoji sering mengalami kepadatan wisatawan asing, terutama selama musim puncak.

Karena Jepang terus menarik lebih banyak pengunjung internasional, menemukan keseimbangan antara promosi pariwisata dan kesejahteraan masyarakat lokal tetaplah penting.