Share on

Pada hari Senin (23/03/2020) lalu, Menteri Luar Negeri Indonesia Retno L. P. Marsudi mengadakan pembicaraan via telepon dengan Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi. Indonesia dan Jepang berkomitmen untuk menghadapi penyebaran virus corona (COVID-19).

Advertise With Us

Dilansir dari Jakarta Post, Retno juga menggunakan kesempatan tersebut untuk menyampaikan apresiasi Indonesia terhadap bantuan Jepang dalam mengevakuasi para warga Indonesia yang bekerja sebagai awak kapal Diamond Princess, kapal pesiar yang terkena virus corona, dari pelabuhan di Yokohama.

Indonesia dan Jepang akan terus berkomitmen untuk makin mempererat kerja sama bilateral, regional, dan juga internasional melalui mekanisme G-20 untuk melawan COVID-19, ucap Retno lewat akun Twitter resminya.

Sementara, pada hari Senin lalu Motegi juga mengeluarkan pernyataan melalui Kedutaan Besar Jepang di Jakarta yang mengatakan bahwa sudah saatnya komunitas internasional bersama-sama menahan penyebaran COVID-19 di seluruh dunia.

Dia juga mengatakan bahwa Jepang memutuskan untuk menyumbang 1,5 miliar yen (USD 13,6 juta) dalam bentuk bantuan darurat untuk didistribusikan ke negara-negara yang terkena dampak melalui Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan UNICEF.

Pembicaraan via telepon antara kedua menteri luar negeri ini memang merupakan pengganti pertemuan bilateral yang telah dijadwalkan sebelum wabah COVID-19 menyebar.

Hingga Rabu ini, di Indonesia terdapat 790 kasus COVID-19 yang telah dikonfirmasi. Jepang sendiri telah menunda Olimpiade Tokyo hingga musim panas 2021