Share on

Kasus pelecehan seksual yang sering terjadi di Jepang, tampaknya perlu mendapat perhatian serius, pasalnya kejadian seperti tak hanya terjadi di transportasi umum, tapi juga kerap ditemukan di jalanan dan menyasar korban pria dan wanita. Setelah berhasil meringkus seorang dokter gigi karena dugaan mencabuli mahasiswi berusia 20 tahun di awal tahun ini, Polisi Metropolitan Tokyo kembali menangkap dokter pria karena diduga melakukan pelecahan terhadap wanita.

Advertise With Us

Menurut laporan Nippon News Network pada tanggal 27 September kemarin, tindak kejahatan tersebut terjadi setelah pelaku menonton video dewasa (AV).

Pada tanggal 14 Agustus dini hari waktu setempat, Li Hongyu, warga negara asal Cina, diduga telah membelai tubuh wanita yang merupakan seorang karyawan salah satu perusahaan berusia 30-an, dari bagian belakang tepat di pintu masuk kediamannya di Toshima Ward, Tokyo ketika pulang ke rumah.

Mencabuli Wanita Setelah Menonton Film Porno, Doktor Asal Cina Ditangkap Polisi Tokyo

"Saat minum alkohol di kediaman saya, saya menonton film dewasa (AV)," ucap polisi mengutip perkataan tersangka, yang dituduh telah melakukan tindakan tidak senonoh. "Setelah itu, saya pergi keluar, dan melihat wanita itu, lalu membelai dadanya," tambahnya.

Dilansir dari berbagai sumber, menurut pihak kepolisiam setempat, Li Hongyu, yang umurnya tidak diberitahukan, datang berkunjung ke Jepang untuk cuti panjang. Sejak kedatangannya pada bulan Mei lalu, polisi telah menerima banyak laporan tentang kasus serupa yang terjadi di Toshima dan daerah - daerah sekitarnya. Saat ini, polisi pun berencana menganalisisa lebih lanjut dengan melihat rekaman kamera keamanan di sekitar tempat tinggal pelaku untuk mengetahui apakah tersangka juga berada di balik kasus - kasus lain.

Akhir bulan Juli lalu, kasus pencabulan juga terjadi di wilayah Nagoya, di mana  pihak Kepolisian Prefektur Aichi kemudian menangkap seorang laki-laki pekerja paruh waktu berusia 25 tahun karena diduga menelanjangi seorang pria bersama dengan celana dalamnya, saat korban tengah tidur karena mabuk di sebuah trotoar di daerah Sakae di Naka Ward dan menyerangnya secara seksual.