Berita Jepang | Japanesestation.com

Biasanya, merchandise bootleg alias kw-an itu menguntungkan kedua belah pihak, baik si penjual maupun pembeli. Penjual akan lebih untung karena dapat menjual barang dengan tanpa perlu repot-repot membayar biaya lisensi, sementara pembeli dapat mendapatkan item yang mereka inginkan (kw-an, tentu) dengan harga yang lebih murah dibandingkan produk resmi. Karena itulah, insiden merchandise Evangalion kw-an ini sedikit unik.

Jadi,seorang wanita berusia 45 tahun asal Tokyo yang bekerja sebagai office lady, berhasil merayu pria berusia 60 tahunan untuk membeli sebuah poster Evangelion bootleg dengan harga 7.900 yen (sekitar 1 juta yen). Dan kini, ia harus berhadapan dengan hukum karenanya.

Menurut Kepolisian Yokosuka dari Departemen Kepolisian Prefektur Kanagawa, penjualan berlangsung pada 12 September, dan melibatkan poster Asuka Soryu Langley dari Evangelion tanpa izin. Pada akhir November, penggeledahan di rumah wanita  itu di Setagaya Ward Tokyo menemukan 52 poster bajakan lainnya, yang sebagian besar menampilkan berbagai karakter Eva.

Dan dibandingkan duplikasi dari poster-poster resmi, beberapa item terlihat seperti gabungan dari beberapa artwork resmi di atas background baru, sementara yang lainnya terlihat seperti fan art dari para karakter. Tuntutan atas pelanggaran hak cipta pun telah dilayangkan pada wanita itu dan ia pun mengakuinya.  

“Aku menjualnya untuk mendapatkan uang ekstra,” ujarnya mengakui.

Penyidik mengatakan bahwa wanita itu membeli poster-poster itu secara massal dari seorang “seniman Amerika” yang mencetaknya dan menjualnya kembali dengan harga tinggi dan menghasilkan keuntungan sekitar 1,2 juta yen (sekitar 161 jua rupiah) sejak musim panas tahun lalu.

Tentu netizen gak ingin  ketinggalan dong dalam berkomentar. Nah, berikut komentarnya:

“Tunggu, benar-benar ada orang yang menghabiskan 7.900 yen untuk selembar poster itu?”

“[45 adan 60-an.] Bukankah mereka sedikit terlalu tua untuk terlibat dalam masalah ini?”

“Mungkin pria itu membelinya untuk cucu-cucunya.”

“Style poster-poster itu tidak cocok dengan Evangelion.”

“Uuh, kenapa dengan bunga-bunga yang menjadi background di poster Rei itu?”

Ya, jika kamu merasa tak asing dengan bunga-bunga itu, itu adalah karena mereka merupakan versi kw dari motif signature milik seorang seniman Jepang, Takashi Murakami, karena mengapa harus mengopi satu seniman jika bisa mengopi dua seniman?

evangelion poster japanesestation.com
Bunga ciri khas Murakami seperti terlihat dalam afternoon tea-set (PR Times)

Industri anime di Jepang sendiri sebenarnya cukup longgar dan mengizinkan adanya fan artist, terbukti dengan adanya even doujinshi besar seperti Comiket di mana ilustrasi dan komik dari karakter-karakter yang memiliki hak cipta dijual bebas. Namun, tetap saja ada syaratnya, seperti hanya boleh menjual karya yang mereka buat sendiri, menjualnya hanya dalam waktu terbatas dan pendapatan yang tak terlalu tinggi. Jika tidak mematuhinya, bisa masuk pelanggaran hak cipta!