Share on

Pasca melakukan tindak pidana pelecehan seksual terhadap seorang gadis berusia 16 tahun, salah seorang anggota grup band terkenal TOKIO, Tatsuya Yamaguchi kembali tinggal ke salah satu Rumah Sakit di Jepang karena karena kondisi mentalnya yang tidak stabil. Dilansir dari berbagai sumber, ini merupakan kali kedua pria berusia 46 tahun yang kini berada di bawah naungan agensi Johnny & Associates tersebut masuk ke rumah sakit di tahun 2018, setelah sebelumnya menerima perawatan karena keadaan livernya.

Advertise With Us

Menurut laporan, Yamaguchi kembali tinggal di rumah sakit setelah konferensi pers selesai digelar. Stres dan beban yang berasal dari kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh dirinya membuat kondisi mentalnya tidak stabil, sehingga orang-orang terdekatnya merasa cemas jika Tatsuya Yamaguchi berada di rumah sendirian. Meskipun tidak secara eksplisit menjalani proses rehabilitasi, namun dengan membawa ke rumah sakit akan menjauhkan dirinya dari minuman beralkohol, hal itulah yang jadi pertimbangan dari orang-orang terdekatnya.

Selama konferensi pers mengenai kasus kekerasan seksualnya dilakukan pada tanggal 26 April lalu, Tatsuya Yamaguchi mengungkapkan bahwa antara tanggal 15 Januari dan 12 Februari tahun ini, dia telah tinggal di rumah sakit karena masalah dengan livernya. Riwayat penyalahgunaan alkohol tampaknya telah menjadi penyebabnya harus di rawat inap, meski begitu Yamaguchi justru membantah bahwa dirinya memiliki masalah ketergantungan terhadap minuman tersebut.

Alkohol juga memainkan peran utama dalam kasus pelecehan seksual Yamaguchi terhadap seorang gadis berusia 16 tahun, di mana ia telah meminum sebotol alkohol sebelum mengundang gadis itu ke rumahnya, dan memberi sang gadis alkohol sebelum memaksa untuk menciumnya. Tidak diketahui kapan korban melaporkan kejadian serangan seksual ke pihak polisian, laporan tersebut kini telah ditarik, dan akan diselesaikan secara pribadi dengan Tatsuya Yamaguchi. Namun, akibat kejadian tersebut, segala aktivitasnya pun dihentikan sementara oleh agensi Johnny & Associates hingga waktu yang belum ditentukan.