Share on
Merasa lebih dekat dengan anggota idol group merupakan salah satu impian bagi sebagian besar fans, tidak terkecuali para fans idol group di Jepang. Bahkan beberapa diantara mereka melakukan berbagai cara untuk mendapatkan kesempatan berbicara atau sekedar menyentuh idola favorit mereka. Sayangnya, tidak jarang penggemar yang terlalu bersemangat dan mencoba berbagai hal untuk mendekati anggota idol group yang mereka sukai. Hal ini membuat salah satu agen bakat terbesar di Jepang, Johnny & Associates merasa ‘risih’ dan menayangkan kekhawatiran tentang beberapa perilaku fans yang mengganggu di situs resmi mereka. “Kami telah memohon kepada penggemar untuk tidak mengejar selebritis kami ketika mereka bepergian, tetapi kami telah menyaksikan aksi-aksi yang mengganggu ini berkali-kali. Tidak hanya perilaku seperti itu yang menghalangi mereka, itu juga akan mengganggu lalu lintas dan mempengaruhi orang lain. Kami telah menerima peringatan berulang untuk memperbaiki situasi dari organisasi yang relevan.” Tulis Johnny & Associate dalam rilis resminya.
Frustrasi pada Agresivitas Fans, Talent Agent Di Jepang Rilis Kecaman Di Website Mereka
Rilis Johnny & Associates Atas Agresivitas Fans
Lebih lanjut lagi, Johnny & Associate merinci beberapa insiden yang dianggap agresif dari fans kepada idola mereka. Beberapa insiden yang dilaporkan oleh talent agent tersebut diantaranya:
  • Mengambil kursi pesawat atau shinkansen dekat anggota kami dan berdiri untuk mengintip mereka.
  • Memblokir perjalanan orang ke kabin Shinkansen di mana para anggota beristirahat.
  • Terus mengambil gambar atau merekam film dari anggota kami.
  • Menghambat pergerakan anggota kami.
  • Secara sengaja menabrak atau memeluk anggota kami.
  • Mengejar anggota meskipun ada peringatan dari manajer, petugas keamanan, dan staf pendukung JFC.
  • Menembak staf dengan senapan angin.
  • Menyebabkan masalah bagi sesama penumpang.
  • Mengejar anggota dalam mobil.
  • Kemacetan ekstrim semacam ini jelas berbahaya dan dapat menyebabkan kecelakaan.
Selain itu, Johnny & Associates juga menyampaikan bahwa apabila agresivitas tersebut tidak dihentikan, beberapa talent di bawah naungan mereka merasa sangat tidak aman saat berpergian. Selain itu, Johnny & Associates juga beranggapan hal tersebut cukup mengganggu masyarakat kebayakan dan para fans akan dianggap negatif. “Jika tidak ada perbaikan yang diamati, organisasi yang terkena dampak dapat mengajukan banding untuk menghentikan konser, dan anggota kami dapat kehilangan akses ke transportasi umum. Tindakan dari orang-orang ekstrim akan menghancurkan semua kepercayaan dan niat baik yang ditetapkan oleh idola dan penggemar.” Terang Johnny & Associates.