Berita Jepang | Japanesestation.com

Departemen Kepolisian Metropolitan Tokyo telah mengirimkan berkas enam komedian dari agensi Yoshimoto Kogyo kepada pihak kejaksaan pada Kamis (03/04) atas dugaan judi online. Keenam komedian tersebut diduga menggunakan ponsel pintar dan komputer untuk mengakses situs judi online dan terlibat dalam permainan pada rentang 20 Januari 2023 dan 29 Desember 2024.

Melansir dari Mainichi, keenam komedian dari Yoshimoto Kogyo tersebut adalah Dai Yoshimoto (40), Shun Nakamura (31), Yuichi Ohara (35), Ryudai (31), Saikyo no Shoda (35), dan Hayate Sasamoto (33). Salah satu di antara mereka bahkan dilaporkan telah menyetor uang senilai 51 juta yen dengan kerugian sekitar 12 juta yen.

“Saya tertarik melakukannya sekitar tahun 2022. Biasanya saya melakukannya saat bepergian ke tempat kerja atau di waktu senggang, dan ketika ketagihan saya melakukannya setiap hari,” ujar Yoshimoto. Keenamnya telah mengakui tuduhan tersebut.

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Badan Kepolisian Jepang, terdapat 75,2% pengguna ponsel pintar yang mengakses situs judi online dan terdapat uang senilai 1,24 triliun yen yang ditemukan di situs judi online setiap tahunnya.

Sejak bulan Februari lalu, pihak kepolisian telah melakukan wawancara terhadap sepuluh komedian yang diduga terlibat untuk menentukan waktu dan frekuensi kegiatan perjudian mereka. Melakukan judi online di Jepang merupakan tindakan yang melanggar hukum meski situs tersebut berada di luar negeri.