Share on

Pasca bencana angin topan yang melanda wilayah Miyagi dan Fukushima pihak istana menyatakan bahwa Kaisar Naruhito beserta Permaisuri Masako akan mengunjungi ke dua wilayah tersebut untuk memberikan dukungan moral kepada warga yang terkena dampak Topan Hagibis pada pertengahan Oktober lalu.

Advertise With Us

Kunjungan ini merupakan kali pertama bagi kedua pasangan tersebut untuk mengunjungi daerah yang dilanda bencana selepas diangkatnya sang pangeran menjadi kaisarpada 1 Mei yang lalu.

Kejadian bencana alam ini setidaknya telah menyebabkan 90 orang kehilangan nyawa. Topan ini juga menjadi satu-satunya gejala alam yang terbesar selama satu dekade. Layanan umum pun selebihnya terhenti, seperti jadwal perjalanan kereta Shinkasen, kereta api dan jalur serta jadwal penerbangan ditundah selama waktu yang telah ditentukan.

Banjir bandang pun tak terelakkan di wilayah Nagano yang menjadi dampak dari Angin Thopan ini. Persediaan makanan yang dijual diberbagai toko swalayan pun ikut ludes terjual oleh para warga yang mempersiapkan diri dalam menghadapi badai tersebut.

Pasangan kerajaan ini nantinya akan terbang ke Miyagi menggunakan pesawat khusus dari bandara Haneda Tokyo pada Kamis pagi dan dilanjut berpindah ke Kota Marumori menggunakan helikopter untuk menemui para korban bencana disana sore hari.

Agenda selajutnya yakni mengunjungi Motomiya, Pangeran dan Permaisuri akan terbang ke wilayah Motomiya, Prefektur Fukushima menggunakan helikopter. Disana mereka akan berdialog dan melakukan audiensi bersama para korban. Marumori dan Motomiya menjadi wilayah yang hancur karena diterjang banjir dan menimbulkan korban sebanyak sepuluh dan tujuh orang.

Pasangan kekaisaran Jepang akan bertolak kembali ke Tokyo dari bandara Fukushima utuk meninjau sungai-sungai yang meluap di Jepang.

Menurut penuturan, kaisar dan Permaisuri sudah dari lama ingin mengunjungi daerah tersebut, namun banyaknya agenda upacara penobatan sebagai kaisar yang anyar baru saja rampung di bulan Desember ini. Kemudaian pihak istana menjadwalkan perjalanan keduanya untuk berkunjung sebagai sikap simpati mereka kepada para korban bencana.

  feature image: asia nikkei