Share on

Empat pemain basket Jepang yang dikirim pulang dari Asian Games karena menyewa PSK di Jakarta telah diskors untuk bermain dalam kompetisi resmi selama satu tahun.

Advertise With Us

Yuko Mitsuya, kepala Asosiasi Bola Basket Jepang, membungkuk dan meminta maaf sebelum membuat pengumuman pada konferensi pers Rabu di Tokyo.

"Mereka tidak memiliki rasa bangga dan tanggung jawab yang seharusnya dimiliki oleh para pemain di delegasi Jepang," katanya.

Mitsuya, seorang mantan pemain bola voli Olimpiade, mengatakan gajinya akan dipotong 10 persen selama tiga bulan, dan bahwa gaji tiga pejabat JBA lainnya akan dipotong dengan jumlah yang sama selama dua bulan.

Keempat pemain, Yuya Nagayoshi, Takuya Hashimoto, Takuma Sato, dan Keita Imamura ditendang dari tim Asian Games Jepang dan dikirim pulang dari Indonesia pada 20 Agustus.

Mereka mengenakan seragam resmi Jepang ketika mereka menyewa PSK setelah makan dan minum di sebuah distrik hiburan. Insiden itu terungkap setelah surat kabar menerbitkan foto-foto para pemain tersebut di Indonesia.

"Ini adalah masalah yang sangat bodoh dan mengecewakan, tetapi kebenaran tidak bisa diubah," kata Mitsuya. "Jadi saya pikir itu adalah tantangan utama kami untuk belajar dan tumbuh dari masalah ini."

Delapan pemain yang tersisa di skuad Jepang terus bersaing di Asian Games. Setelah kehilangan putaran medali, Jepang kalah 113-80 dari Filipina.

Pelatih Jepang Herman Mandole mengatakan bermain dengan dua pertiga dari anggota reguler adalah hal yang sulit, tetapi delapan pemain yang tersisa tetap berjuang dengan kuat.

(featured image: Japan Today)