Share on

Sumitomo Riko Co Ltd telah mengembangkan bantal yang memungkinkan untuk mendeteksi pengemudi mobil yang kelelahan dan mengantuk. Perusahaan yang berurusan dengan karet penyerap getaran otomotif ini mengatakan bahwa mereka mengharapkan agar bantal ini dapat mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas ketika dikombinasikan dengan perangkat peringatan.

Bantal yang baru dikembangkan ini dapat mengukur distribusi dan perubahan tekanan yang diterapkan padanya. Berdasarkan distribusi tekanan, hal ini memungkinkan untuk memperkirakan perubahan postur dan fisik pengemudi. Selain itu, laju pernapasan, denyut jantung dan keadaan pengemudi lainnya dapat diperkirakan berdasarkan perubahan tekanan.

Menurut Sumitomo Riko, dengan menganalisis data yang dikumpulkan oleh bantalan tersebut, kita dapat mendeteksi keadaan pengemudi yang dapat menyebabkan kecelakaan seperti kelelahan dan mengantuk.

Bantalan terdiri dari tiga lapisan karet: lapisan karet yang berbentuk tempat duduk yang diapit di antara lapisan karet konduktif (elektroda). Ketika jarak antara elektroda atas dan bawah berubah karena pergerakan pengemudi, kapasitansi antara elektroda pun berubah. Berdasarkan jumlah perubahan tersebut, tekanan yang diterapkan pada bantalan tersebut dapat diukur.

"Butuh beberapa detik untuk memproses perhitungan laju pernapasan, detak jantung dan sebagainya dari tekanan," kata Sumitomo Riko.

Sehingga pengurangan waktu pemrosesan perhitungan itu menjadi subjek pengembangan selanjutnya.

Elektroda yang dikembangkan oleh Sumitomo Riko memiliki fleksibilitas. Hal itu dikarenakan oleh bahan dasar karet yang disebut "SR (karet pintar)",  dapat menjaga konduktivitasnya hingga saat membentang sekitar 100%. Pengemudi punakan merasa nyaman dan tidak terganggu ketika mendudukinya. Selain dijadikan bantalan untuk duduk, bantan ini juga bisa diterapkan pada sandaran.

(featured image: Japan Today)