Berita Jepang | Japanesestation.com

Jepang seringkali terkena bencana gempa bumi. Tidak tanggung-tanggung gempa yang terjadi pun selalu di atas 5,0 skala richter (SR).

ringoffire Berdasarkan catatan Okezone, Senin (5/5/2014), Jepang merupakan salah satu negara yang berada di wilayah zona cincin api pasifik (The Ring of Fire). Negara yang berada di cincin api pasifik ini akan sering mengalami gempa bumi dan letusan gunung berapi yang mengelilingi cekungan Samudera Pasifik. Cincin api ini berbentuk seperti tapal kuda, dengan panjang 40 ribu kilometer (km). Sekira 90 persen dari gempa bumi yang terjadi, 81 persen gempa bumi terjadi di sepanjang cincin api. Hal itulah yang menjadi alasan Jepang sering terjadi gempa dalam jangka waktu yang cukup dekat. Mengutip Red Orbit, ring of fire ini berisi sebanyak 452 gunung berapi dan merupakan rumah bagi lebih dari 75 persen gunung berapi aktif dan tidak aktif di dunia. Terkadang, cincin pasifik ini disebut sabuk sirkum Pasifik atau sabuk seismik sirkum Pasifik. Wilayah ini bersinggungan langsung dengan lempeng tektonik dan gerakan serta tabrakan lempeng litosfer. Bagian timur cincin adalah hasil dari Lempeng Nazca dan Lempeng Cocos, yang tersubduksi di bawah Lempeng Amerika Selatan yang bergerak ke arah barat. Lempeng Cocos bersubduksi di bawah Lempeng Karibia yang terletak di Amerika Tengah. Sebagian dari Lempeng Pasifik ini terletak di samping Lempeng Juan de Fuca, yang bersubduksi di bawah Lempeng Amerika Utara. Sepanjang bagian utara, lempeng Pasifik bergerak ke arah barat laut, sedang subduksi di bawah Kepulauan Aleutian. Lebih jauh ke arah barat, lempeng Pasifik subduksi sedang di sepanjang busur Kamchatka Peninsula di selatan melewati Jepang. Sementara bagian selatan lebih rumit, dengan banyaknya lempeng tektonik yang lebih kecil sehingga sering bertabrakan dengan lempeng Pasifik dari Kepulauan Mariana, Filipina, Tonga, Bougainville, dan Selandia Baru, namun tidak termasuk Australia, karena posisi yang berada di tengah lempeng tektonik tersebut. Sementara Indonesia, terletak di antara cincin api sepanjang kepulauan timur laut yang berbatasan dengan dan termasuk New Guinea dan Alpide sepanjang selatan dan barat dari Sumatera, Bali, Jawa, dan Flores. Yang terkenal, dan sangat aktif adalah zona San Andreas Fault di California yang berada di Rise Pasifik Timur, di bawah barat daya Amerika Serikat dan Meksiko. Jika ada pergerakan, maka akan menciptakan sejumlah gempa kecil, beberapa kali sehari, sebagian besar bahkan terlalu kecil untuk dirasakan. Adapun patahan aktif Queen Charlotte, yang terletak di pantai barat Haida Gwaii, British Columbia, dan Kanada, telah menciptakan tiga gempa bumi besar pada abad ke-20 . Sekadar informasi, hari ini wilayah Tokyo kembali diguncang gempa dengan kekuatan 6,0 skala ritcher. Akibatnya gempa tersebut melukai sekira 17 warga Jepang. Pusat gempa Jepang berpusat di 160 kilometer dekat Pulau Izu Oshima, Selatan Tokyo.