Share on

Pada hari Rabu (29/3) lalu, pihak penyelenggara Olimpiade Tokyo 2020 menyatakan bahwa perekrutan 80.000 orang relawan yang diperlukan untuk bekerja di Olimpiade dan Paralimpiade 2020 di Tokyo akan dimulai melalui internet pada musim gugur ini. Individu yang berusia 18 tahun atau lebih pada tanggal 1 April 2020, dapat bekerja selama 10 hari atau lebih dan mengambil bagian dalam semua sesi pelatihan , serta memenuhi syarat berlaku selama periode pertengahan September hingga awal Desember dapat mengajukan diri.

Panduan umum diumumkan pada rapat dewan kemarin, dan penyelenggara mengatakan pengumuman resmi untuk persyaratan dan ketentuan aplikasi akan dibuat pada akhir Juli. Calon yang berhasil akan diberi seragam, makanan, dan asuransi, tetapi mereka harus membayar akomodasi dan transportasi mereka sendiri ke Tokyo jika mereka tinggal di luar Tokyo.

Jepang Akan Merekrut 80.000 Orang Relawan Untuk Olimpiade Tokyo 2020 September Mendatang
Toshiro Muto, Ketua Dewan Tokyo 2020 (image : Japan Times)

Mereka akan dialokasikan ke salah satu dari sejumlah peran di berbagai departemen, termasuk medis, manajemen di lapangan, dukungan operasi acara, juga sebagai attendant bagi para atlet dan tamu internasional. Relawan potensial akan diizinkan untuk memiilih hingga tiga preferensi, namun mereka bisa saja diberi peran yang tidak mereka minta.

Mereka yang lulus proses penyaringan akan diberitahukan melalui pos pada Maret 2020.

"Ini adalah acara dan kesempatan sekali seumur hidup. Saya mengundang semua orang untuk mengajukan pendaftaran," kata Wakil Direktur Jenderal Tokyo 2020, Yusuke Sakaue.

Sementara itu, pemerintah metropolitan Tokyo juga mengumumkan pedoman untuk 30.000 orang relawan yang dicari untuk bekerja di bandara, stasiun kereta api dan tempat-tempat wisata, dan mengatakan pendaftaran akan diterima dari September hingga Desember melalui faks, surat atau secara online.

"Sukarelawan kota" yang akan ditempatkan di sekitar Tokyo dengan seragam khusus akan bekerja lima jam atau lebih setiap hari dan setidaknya selama lima hari. Mereka akan memberikan informasi pariwisata bagi pengunjung sambil memandu penonton dalam memilih transportasi di dekat tempat-tempat perlombaan. Program pelatihan dimulai pada bulan Oktober 2019.

(featured image : Olympic)