SHARE THIS ARTICLE

Industri hiburan di Jepang telah dipenuhi dengan berbagai grup idola sehingga beberapa orang menyebut zaman ini sebagai “perang idola.”

Para anggota The Margarines berpose untuk sebuah konferensi pers di Tokyo, Rabu. | MARGARINE BANK MAIN OFFICE
Para anggota The Margarines berpose untuk sebuah konferensi pers di Tokyo, Rabu. | MARGARINE BANK MAIN OFFICE

Menemukan kesuksesan di tengah persaingan sengit ini bisa jadi sulit, tetapi sebuah grup idola yang memulai debutnya pekan lalu tidak merahasiakan tentang tujuan mereka sebenarnya.

Para anggota grup ini, yang disebut The Margarines, kehabisan uang, murni dan sederhana. Gimmick (perangkat, strategi, siasat, cara, trik)-nya adalah mereka mengejar impian idola tersebut untuk melunasi utang mereka.

Sembilan anggotanya, yang berumur mulai 19 hinga 30 tahun, berutang total sekitar 127.000.000 yen.

Mereka memiliki alasan yang berbeda karena memiliki utang mereka, seperti mengambil pinjaman pelajar, membeli produk dari pelaku usaha penipuan atau hanya sekedar menghabiskan terlalu banyak uang pada berbagai kegiatan rekreasi.

Mami Nishida, 30 tahun, adalah anggota yang memiliki utang terbesar, ia berutang sekitar 100.000.000 yen karena bisnis keluarganya, yang menjalankan pabrik, dan merugi. Nishida mengatakan ia ingin berpikir bahwa “masa-masa sulit membawa peluang.”

Ketika saya akan melihatnya kembali (hidup saya suatu hari nanti), saya ingin bisa mengatakan bahwa kesempatan ini adalah suatu harta,” katanya pada konferensi pers hari Rabu di mana sembilan anggotanya secara resmi diperkenalkan.

Grup ini juga memiliki satu anggota non-Jepang, Marie Christine Krause, 22 tahun, dari Jerman yang berutang sekitar 2.200.000 yen karena berbagai biaya pendidikan.

Konsep untuk The Margarines telah diumumkan pada bulan Juli lalu dan audisi diadakan untuk memilih anggotanya.

Grup idola ini diawasi oleh Maccoi Saito, yang telah mengarahkan sejumlah program TV populer dan menghasilkan grup idola yang kini telah bubar Ebisu Muscats, yang menampilkan para bintang porno.

Banyak orang menyerahkan impian mereka karena utang, tapi itu memalukan! Apa yang salah dengan para idola yang memiliki utang?” Ujar Saito dalam sebuah pernyataan yang dibacakan dalam konferensi pers pada bulan Juli.

The Margarines akan merilis CD pertama mereka, “Goodbye Shakkin Tengoku” (“Goodbye Debt Heaven),” pada tanggal 17 Desember. Mereka juga akan menggelar acara live pada bulan itu.

Sementara para anggota beberapa grup idola seperti AKB48 tidak diperbolehkan untuk berkencan, The Margarines tidak harus mematuhi peraturan serupa.

Sources :
COMMENT