Berita Jepang | Japanesestation.com
Ular

Tato ular memiliki berbagai arti di Jepang, salah satunya dianggap sebagai perwujudan kekuatan regeneratif dan tanda kesehatan yang baik. Dalam cerita rakyat Jepang, ular dikaitkan dengan kebijaksanaan, ramalan, dan kekuatan bumi, mereka juga dapat menjadi simbol perlindungan dari penyakit dan nasib buruk.

Samurai

Tato Samurai mewakili Bushido, kode etik keksatriaan golongan Samurai dalam feodalisme Jepang, dan yakuza telah mengadopsi banyak ajaran dari Bushido, serta menganggap diri mereka pelindung tradisi Jepang kuno. Meski begitu, awalnya yakuza adalah musuh bagi para samurai, atau setidaknya memiliki hubungan yang sangat tidak baik, namun pada periode Edo dan Meiji, beberapa Samurai bergabung dengan yakuza, dan mendapatkan tato sebagai tanda identitas dan warisan mereka.

Bunga Sakura

Bunga sakura sangat erat kaitannya dengan masyarakat Jepang, sifat mereka yang tidak abadi dan berumur pendek melambangkan kehidupan itu sendiri. Setelah sakura jatuh dari pohon, mereka tersebar oleh angin dan hujan, kemudian menghilang dari bumi. Setiap tahun, orang Jepang merayakan hanami bersama teman dan keluarga dengan mengadakan pesta kecil sambil mengagumi keindahan sakura musim semi. Bagi yakuza, tato sakura sendiri mewakili bahwa hidup itu singkat tetapi penuh warna dan keindahan.

Huawei MatePad Pro

Topeng Oni

Oni adalah raksasa atau setan dalam mitologi Jepang, yang memberikan hukuman mengerikan kepada orang-orang jahat. Mereka tinggi dan menakutkan, biasanya digambarkan dengan kulit merah atau biru, rambut putih, dan taring, serta dapat mengubah bentuk sesuka hati, menimbulkan penyakit, kegilaan, dan kematian. Oni dikenal kerap meneror desa-desa, maka tato bergambar topeng oni ini dianggap sebagai reinkarnasi dari orang-orang yang sangat jahat, yang cocok dengan gaya hidup yakuza.

Harimau

Harimau dalam budaya tato Jepang digunakan sebagai perlindungan terhadap setan, penyakit, dan nasib yang buruk. Dalam cerita rakyat Jepang, harimau melambangkan musim gugur, dan dapat mengendalikan angin sebagai salah satu dari empat hewan unsur suci, dan juga mewakili keberanian serta kekuatan.

(Featured Image : wadaphoto.jp)