Share on

Meski sudah banyak cara yang dilakukan untuk mencegah pelecehan seksual dengan cara meraba-raba bagian tubuh perempuan di kereta alias chikan, pelaku chikan di Jepang tetap saja membandel layaknya penyakit. Bahkan, chikan masih mejadi salah satu masalah kejahatan serius di Jepang hingga sekarang.

Advertise With Us

Nah, baru-baru ini, ada seorang pengguna akun twitter Jepang yang mendadak viral karena dia mengatakan pernah menggagalkan salah satu kasus chikan. Bahkan, akun twitter bernama @keizi666 itu membuat utas (thread) yang berisi tips-tips untuk menggagalkan dan membuat pelaku chikan jera. Berikut adalah awal utas tersebut berikut terjemahannya:

Bagaimana cara agar tetap tenang dan bisa menangkap pelaku chikan saat melihat mereka menjalankan aksinya: - Memotret atau merekam video kejadian secara diam-diam. - Pastikan muka pelaku terekam jelas. - Pastikan ada banyak orang untuk membantumu menangkap pelaku.

- Cengkram sabuk dan lengan si pelaku dari belakang saat menangkapnya. - Ambil handphone-nya dan jangan dikembalikan. - Karena suatu kasus tidak lengkap tanpa korban, mintalah korban untuk tetap bersamamu. Akan lebih baik jika ada perempuan yang membantu menemani korban. - Panggil petugas stasiun dan polisi. - Pastikan serahkan pelaku pada petugas polisi agar pelaku jera.

- Tegur pelaku dengan suara keras. - Jangan dengarkan alasan si pelaku. - Lupakan sementara tentang telat ke sekolah dan sebagainya. - Tahan mereka dengan pegangan kencang, antisipasi jika pelaku berusaha kabur. - Tepuk sakunya, untuk mengecek apakah  berisi senjata atau tidak .

Di penghujung utasnya, Keizi666 meminta agar semua yang membaca utasnya untuk mengingat dan mempraktikkan semua tips tersebut. Dia juga mengingatkan semua orang untuk bekerja sama jika melihat kasus chikan dan membagikan informasi tersebut ke orang lain.

Utas tersbut mendapat respon positif dari netizen Jepang dan telah mendapat lebih dari 100.000 like dan 50.000 retweet. Topik itu mendapat perhatian besar dengan beberapa komentar menyiratkan bahwa chikan memang masalah besar di Jepang.