Berita Jepang | Japanesestation.com

Siapa sangka, seorang biksu di Jepang malah tersandung kasus hukum gara-gara hal yang kelihatannya “sepele”, tapi ternyata memiliki dampak yang serius.

Seorang biksu Buddha bernama Terukazu Hirokaga (55 tahun) ditangkap polisi di Jepang setelah ketahuan menggunakan kartu asuransi kesehatan milik orang lain yang ia temukan di jalan. Ia memakai kartu tersebut untuk berobat di berbagai rumah sakit, seolah-olah dirinya adalah pemilik asli kartu itu.

Kartu tersebut awalnya ia temukan di area Tokyo sekitar tahun 2024. Karena tidak memiliki asuransi sendiri, ia memutuskan untuk memanfaatkannya. Yang bikin kasus ini makin parah, ternyata ia tidak hanya menggunakan sekali atau dua kali—melainkan sampai sekitar 115 kali di berbagai kota seperti Osaka, Kyoto, dan Okayama.

Ia juga sengaja berpindah-pindah lokasi rumah sakit agar tidak mudah terdeteksi. Namun, sistem administrasi medis di Jepang yang rapi justru membuat jejaknya mudah dilacak. Akhirnya, aksinya terbongkar ketika ia menggunakan kartu tersebut di sebuah fasilitas medis di Osaka.

Saat ditangkap, Hirokaga mengakui perbuatannya. Ia mengatakan bahwa dirinya sadar risiko ketahuan jika terus memakai di tempat yang sama, sehingga memilih berpindah-pindah lokasi. Kasus ini pun dikategorikan sebagai penipuan karena ia secara sengaja menyamar untuk mendapatkan layanan medis dan obat-obatan.