SHARE THIS ARTICLE

Legenda Momotaro, yang terlahir dari buah persik dan berhasil membasmi oni setelah dewasa dengan dibantu kera, anjing, dan burung pegar yang menjadi temannya, mungkin adalah salah satu legenda Jepang yang paling dikenal di dunia. Di Jepang sendiri, legenda ini sangat terkenal, sampai-sampai ada beberapa daerah yang memperebutkan klaim sebagai tempat kelahiran Momotaro, salah satunya adalah Kota Inuyama, di prefektur Aichi, yang memiliki Momotaro Jinja, sebuah kuil Shinto yang didedikasikan untuk tokoh legenda yang satu ini.

Patung Momotaro di Momotaro Jinja(image: ja.japantravel.com)

Di pintu masuk jinja dan taman ini, terdapat Sentaku Ishi, batu untuk mencuci, tempat wanita tua yang menjadi ibu Momotaro menemukan buah persik raksasa yang hanyut di sungai. Sepanjang jalan menuju kuil utama jinja ini, terdapat berbagai macam patung yang menggambarkan Momotaro keluar dari buah persik, kera, anjing, dan burung pegar yang menjadi sahabatnya, patung orangtuanya, dan tentunya, patung para oni.

Patung Momotaro, ketiga rekannya, dan para oni di Momotaro Jinja (image: japandaily.com)

Kuil utama jinja ini terletak di puncak sebuah tanjakan, dan di sebelah jinja ini terdapat sebuah ruangan harta, di mana di dalamnya dipamerkan buah persik dan senjata para oni. Sebelumnya, di tempat ini juga terdapat mumi dan tulang belulang oni, namun kini yang tersisa hanya fotonya, setelah keduanya lenyap dilalap kebakaran.

Torii berbentuk persik di jinja ini .(image: japandaily.com)

Jinja ini sendiri dipenuhi berbagai bentuk yang menggambarkan buah persik, mulai dari gerbang torii yang berbentuk buah persik, sampai ke motif permukaan atapnya. Di sebelah gerbang torii yang berbentuk buah persik tersebut, terdapat sebuah pelesetan yang menggambarkan khasiat jinja tersebut sekaligus menggambarkan rekan-rekan Momotaro. Tulisannya tersebut berbunyi “Momo gata tori o kugureba (jika melewati tori berbentuk buah persik,…) aku ga saru (Ketidakberuntungan akan terlewat – “saru” juga berarti monyet), yamai ga inu (penyakit akan meninggalkanmu,… – “inu” juga berarti anjing), wazawai ga kiji (bencana tidak akan mendatangimu  – “kiji” juga berarti burung pegar).

Salah satu patung oni di jinja ini.(image: japandaily.com)

Momotaro jinja merupakan sebuah jinja yang populer untuk perayaan Hari Anak Laki-laki, yang jatuh pada 5 Mei tiap tahunnya, dan juga populer untuk Shichi-go-san, sebuah ritual untuk anak berusia 3,5, dan 7 tahun. Di jinja ini juga terdapat sebuah toko oleh-oleh yang menjual kibidango, kue yang diberikan Momotaro untuk meyakinkan hewan yang menjadi rekannya agar mau membantunya melawan oni. Di seberang taman ini sendiri terdapat sebuah taman bernama Momotaro Koen, yang juga populer sebagai tempat untuk barbeque dan camping yang murah meriah.

(Featured image: ja.japantravel.com)

Sources :
COMMENT