SHARE THIS ARTICLE

Mary KitagawaDalam sebuah wawancara yang terang-terangan dengan Shuukan Bunshun, wakil presiden Johnny’s & Associates saat ini, Mary Kitagawa, telah mengkonfirmasi bahwa putri sulungnya Julie Keiko Fujishima akan menjadi presiden berikutnya dari perusahaan tersebut.

Dalam penyelidikan awal yang telah dikirim oleh majalah tersebut sebelum mewawancarainya, Shuukan Bunshun menyebut Fujishima sebagai calon presidennya. Kitagawa tersinggung dengan penggunaan kata “calon”, dengan alasan bahwa putrinya adalah satu-satunya orang yang akan mengambil alih perusahaan tersebut.

Saya pikir pertanyaan dalam surat Anda itu begitu kasar. Surat itu tertulis, ‘Menurut suatu laporan tertentu, Julie Keiko Fujishima, calon presiden berikutnya…’. Dia adalah presiden berikutnya! Apa yang salah dengan itu? Dia putri saya. Jelas-jelas dia akan mewarisi seluruh perusahaan. Betapa kasar menyebutnya sebagai “calon”. Dia adalah presiden berikutnya,” kata Kitagawa.

Hal ini secara luas telah dikabarkan bahwa Michi Iijima, manajer dari salah satu grup Johnny’s yang paling sukses, SMAP, juga dalam perjalanan untuk menjadi presiden berikutnya dari perusahaan itu. Kitagawa menepis rumor-rumor tersebut dan menyatakan tidak ada perselisihan atau persaingan dalam perusahaan tersebut.

Jika Iijima telah membuat suatu faksi untuk melawan putri saya, tentu saja saya akan memarahinya. Ini akan menjadi hal yang memalukan jika memiliki hal-hal seperti faksi dalam perusahaan kami. Bagaimana jika ada faksi dalam Bunshun? Itu akan memalukan, kan?… Anda bertanya tentang faksi, tetapi saya belum pernah mendengar hal seperti itu. Itu hanya sesuatu yang Anda baca di internet,” kata Kitagawa.

Johnny’s & Associates didirikan pada tahun 1962 oleh Johnny Kitagawa. Mary Kitagawa adalah adik Johnny, dan Julie Keiko Fujishima adalah keponakan Johnny. Karena usia tua Johnny (ia saat ini berusia 83 tahun), spekulasi tentang siapa yang akan menggantikannya sebagai presiden perusahaannya telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Source : jpopasia.com
COMMENT